Jakarta, Itech – JD.id perusahaan e-commerce, bertekad meningkatkan segmentasi konsumen perempuan dengan mengusung tema “Urban Sisterhood”, di antaranya dengan menghadirkan beragam kategori produk yang erat kaitannya dengan keseharian kaum perempuan. Strategi ini dilakukan terkait riset yang dilakukan Juli lalu, di mana perempuan yang belanja di JD.ID cenderung meningkat dengan nilai transaksi di keranjang belanja rata-rata mencapai Rp 2,1 juta per bulan.
Berdasarkan data internal konsumen DJ.ID yang diamati sepanjang 2017, dari sisi jender, hari Jumat adalah hari favorit pelanggan wanita untuk berbelanja aneka kebutuhan. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, personal care, hingga aksesoris pelengkap lainnya. Biasa mereka melakukan shopping online ini sekitar jam 12 hingga 1 siang dengan nilai transaksi di JD. ID dengan nilai rata-rata di keranjang belanja sebesar Rp 2,1 juta per bulan pada Juli lalu, atau rata-rata sekitar 2,4 juta sepanjang tahun hingga Juli lalu.
“Di JD.ID selama ini perbandingan pelanggan antara pria dan wanita, hampir 2 berbanding 1. Sementara di saat ang sama ada tren peningkatan pelanggan perempuan seiring dengan bertambah dan bertumbuhnya kategoti produk yang kami punya. Ini sesuai tren yang berkembang di dunia yang mencatat adanya peningkatan peranan perempuan yang makin berkembang dalam hal belanja, terutama di kawasan urban. Bagi kami ini menjadi momentum yang baik untuk memberikan pelayanan dan focus pada kebutuhan kaum perempuan sebagai new on line shopping destination bagi perempuan urban dengan menghadirkan produk yang makin beragam,” ujar Teddy Arifianto, Head of Corporate Communications and Public Affairs JD.ID, dalam jumpa pers (3/8), di Jakarta.
Terdapat lima kategori di JD.ID yang dihadirkan khusus untuk konsumen perempuan , yaitu moms (ibu), baby and toys (bayi dan mainan), fashion, home living, household, dan virtual voucher. Alasan JD.ID untuk lebih memperkaya lima kategori ini melalui program “Urban Sisterhood”, karena selama ini kelimanya memiliki pertumbuhan yang kian signifikan, terutama dari sisi volume dan transaksi penjualan.
Melalui “Urban Sisterhood”, pihaknya juga mengajak konsumen untuk berbagi dan bertukar informasi seputar hal pengambilan keputusan sebagai agen perubahan ke arah lebih baik. Konsep sisterhood mengusung empat tahapan, yakni Inspire – Involve – Engage dan Empower. “Jadi, para perempuan bisa lebih saling berbagi informasi mengenai tren, aneka kebutuhan yang dekat dengan kesehariannya, dan bisa berperan lebih baik lagi mengawal dan menghadirkan generasi berkualitas,” ujarnya.
Acara peluncuran layanan terbaru bertajuk “Urban Sisterhood” ini juga dihadiri jajaran manager JD.ID, di antaranya Grace Juli, Head of Home Living, Stephanie susilo, Head of Fashion, Sport and Lifestyle, Eunike Adelia, manager of Partnership, serta Justine Adelia, Manager of Partnership, yang berbagi tentang tren pertumbuhan dari divisi yang dipegang yang kian meningkat signifikan. Kategori Home Living dan Household juga menawarkan berbagai produk pilihan dalam brand premium seperti King Koil dan Luminarc. “Selama Quartal – Quartal II tahun ini, untuk penjualan produk home living mengalami pertumbuah hingga 50%,” ujar Grace Juli.
Stephanie Susilo, dalam kesempatan itu menyatakan, kategori fashion yang diluncurkan sejak Februari 2017 juga tumbuh signifikan di mana saat ini sudaha da 100 ribu lebih kategori produk dari berbagai brand,. Pihaknya juga berkolaborasi dengan beberapa desainer ternama seperti Itang Yunasz dan Rani Hatta dengan harga kompetitif.
Salah satu kategori produk terbaru yang dihadirkan Virtual Voucher juga terus meningkat. Di antaranya menyediakan beragam voucher diskon, layanan pembelian tiket pesawat, tiket bioskop, tiket konser, dan masih banyak lagi. Saat ini, kategori tersebut sudah menyediakan voucher lebih dari 200 tenant favorit di seluruh Tanah Air.
JD.id merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia (JD.com). JD.id menawarkan harga yang kompetitif dari sejumlah produk dalam kategori yang berbeda di mana sebagian dilakukan melalui parterships langsung dengan pabrikan atau produsen, sehingga harga lebih kompetitif. Berbagai metode pembayaran dapat dipilih sehingga konsumen dapat menikmati kenyamanan berbelanja on line dengan lebih mudah. (Red-AC)













