Jakarta, Itech – Google akan meluncurkan sistem operasi Android Go dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2018, Barcelona, Spanyol. Google sendiri telah memperkenalkan Android Go pada Desember tahun lalu dan akan menyasar pasar low-end.
Sesuai fungsinya, sistem operasi itu akan menyasar perangkat dengan spesifikasi rendah seperti perangkat dengan sertifikasi RAM 512MB atau 1GB. Aplikasi untuk Android Go itu didesain dengan ukuran yang lebih kecil ketimbang versi reguler, sehingga tak banyak menghabiskan memori perangkat. Namun, Google menyebut tetap melakukan peningkatan performa agar aplikasi bisa berjalan optimal.
“Mulai minggu depan, kalian akan melihat smartphone pertama dari Android Oreo (edisi Android Go), bisa membelinya,” tulis Hiroshi Lockheimer (SVP of Platform & Ecosystem Google) seperti dikutip dari blog Google.
Selain Android Go, Google dan mitranya akan memperkenalkan Android One.
Saat ini sistem operasi Android go telah aktif di dua miliar perangkat dari 1.300 merek dengan 24 ribu produk.
“Android telah mencapai skala yang belum pernah terpikirkan sebelumnya hanya dalam waktu 10 tahun, tapi akan ada pasar baru yang muncul sehingga memberikan pengalaman yang konsisten semakin penting,” tulis Lockheimer.
Google juga sudah mendukung kehadiran sistem operasi ini dengan menyiapkan versi ringan dari aplikasi besutannya, seperti YouTube, Gmail, Google Assistant, dan Google Maps.
Harganya sendiri dibanderol 100 euro atau sekitar Rp 1,6 juta. Rencananya ponsel ini akan dirilis bulan April secara global.














