Jakarta,Itech- Schneider Electric ditetapkan sebagai leader (pemimpin) di dalam laporan Green Quadrant® Facility Optimisation di industri bangunan secara global. Green Quadrant® Facility Optimisation merupakan laporan yang dianggap sebagai salah satu tolok ukur utama dalam memverifikasi kualitas software pengoptimalan fasilitas bangunan karena metodologinya yang unik dan menyeluruh.
Schneider Electric, perusahaan spesialis global dalam hal transformasi digital di bidang manajemen energi dan otomasi, mengumumkan bahwa badan analis independen Verdantix telah memposisikan Schneider Electric sebagai pemimpin di dalam laporan Green Quadrant® Facility Optimisation. Schneider Electric berada di kuadran “pemimpin” setelah dilakukan pengujian berbagai kemampuan software yang dimiliki, berkaitan software pengoptimalan fasilitas bangunan.
“Kami sangat bangga karena Verdantix telah menempatkan kami pada posisi pemimpin di bidang software pengoptimalan fasilitas gedung. Analisis independen mereka telah memvalidasi upaya yang kami lakukan untuk menjadikan EcoStruxure sebagai tulang punggung strategi pengelolaan bangunan para klien kami,” ujar Laurent Bataille, selaku Executive Vice President, EcoBuilding, Schneider Electric, dalam siaran pers (28/2), di Jakarta.
Dalam merilis laporan ini, Verdantix menganalisa 14 pemain terkuat di pasar global, termasuk Schneider Electric. Analisa ini melibatkan perbandingan aplikasi software berdasarkan 11 demonstrasi produk secara langsung, tanggapan terhadap kuesioner yang berisi 135 pertanyaan tentang produk, dan wawancara dengan 14 perusahaan di tujuh industri yang sedang ataupun akan menggunakan software pengoptimalan fasilitas bangunan untuk gedung yang mereka miliki.
Melalui penggabungan data dari demonstrasi produk, kuesioner dan juga wawancara dengan konsumen independen tadi, tahun ini laporan Green Quadrant® Facility Optimisation melihat adanya perubahan di pasar. Pengadministrasian fasilitas bangunan telah berevolusi dari pengelolaan energi yang bersifat reaktif menuju penggunaan solusi pengoptimalan fasilitas yang dapat membantu menghemat biaya, menurunkan risiko dan meningkatkan efisiensi. Evolusi ini didukung oleh kebangkitan Internet of Things (IoT), yang kini memungkinkan konektivitas yang lebih besar antar sistem. “Schneider Electric jelas menempati posisi terdepan di laporan Facility Optimisation Software kami,” jelas Derrek Clarke, selaku analis industri dari Verdantix.
Sebagai bagian dari analisis laporannya, Verdantix menguji kemampuan rangkaian solusi Schneider Electric EcoStruxure Building dan melihat tiga kekuatan yang menonjol. Pertama manajemen risiko energi dan pengelolaan biaya utilitas: EcoStruxure Resource Advisor mendapatkan nilai tinggi untuk pengadaan energi dan kemampuan manajemen risikonya.
Kedua, penggambaran data fasilitas bangunan: software manajemen bangunan bernama EcoStruxure Building Operation menerima nilai tertinggi atas kemampuannya untuk menggambarkan data performa fasilitas bangunan dari meteran energi, sensor, HVAC dan sistem pencahayaan, peralatan serta sumber eksternal seperti data cuaca.
Ketiga, pemantauan dan pelacakan terhadap proyek pengelolaan energi: EcoStruxure Building Advisor diakui keunggulannya karena mampu mengidentifikasi peluang efisiensi energi, dan juga mendapatkan pujian atas kemampuannya untuk memberikan masukan terhadap performa dan kesalahan pada sistem HVAC. (Red-AC)














