Jakarta, Itech – Nvidia menghentikan uji coba mobil tanpa sopir, menyusul kecelakaan mobil tanpa sopir Uber di Arizona, Amerika Serikat. Uber akan menginvestigasi penyebab kecelakaan mobil tanpa sopir Uber karena mobil tanpa sopir Uber menggunakan platform komputasi Nvidia.
Nvidia tetap melakukan pengumpulan data dari armada mobil tanpa sopirnya di seluruh dunia dan Nvidia terus mengembangkan pelatihan mobil tanpa sopir.
“Tragedi ini akan memotivasi kami menyempurnakan teknologi keselamatan mobil tanpa sopir. Mobil tanpa sopir Nvidia akan jauh lebih aman daripada mobil konvensional yang dikemudikan manusia,” tulis juru bicara Nvidia dalam pernyataan resminya seperti dikutip The Verge.
Nvidia sudah menjual chip Nvidia Xavier sebagai platform komputasi mobil tanpa sopir dan saat ini Nvidia mempunyai 320 klien di ranah otomotif. Uber adalah salah satu klien dari NVIDIA.
“Ini adalah pengingat betapa sulitnya teknologi SDC dan teknologi tersebut harus dikembangkan dengan sangat hati-hati, dilengkapi dengan teknologi pengaman terbaik,” ujarnya.
Uber sendiri sudah menggunakan teknologi mobil tanpa sopir Nvidia untuk armada Volvo XC90-nya dan truk otonom. Namun kini Uber sudah menghentikan semua pengujian mobil tanpa sopirnya di jalan umum, menyusul kecelakaan fatal di Arizona. Kecelakaan itu menewaskan seorang pejalan kaki di Arizona.
Toyota juga mengatakan bahwa mereka akan menghentikan sementara pengujian mobil otonom yang mereka lakukan di seluruh dunia.
Sejauh ini NVIDIA telah menguji mobil tanpa sopirnya di New Jersey, California, Jepang dan Jerman.
Mobil tanpa sopir Nvidia menggunakan sensor-sensor canggih untuk mengambil gambar, data pemetaan dan audio serta akan diproses komputer untuk menentukan langkah yang diambil mobil tanpa sopir.














