Jakarta, Itech – Netizen kembali digegerkan dengan penipuan panggilan telepon misterius dari nomor luar negeri dengan kode panggilan +242. Kode panggilan +242 itu sendiri
berasal dari Republik Kongo, Afrika
Bahkan, nomor panggilan yang sama bisa menelepon sebanyak dua kali bahkan lebih. Anehnya, nomor itu hanya melakukan missed call dan akhirnya dimatikan.
Sebenarnya modus itu sudah ketinggalan zaman dan tidak ada canggih-canggihnya karena hanya mengharapkan korban melakukan telepon balik dan setelah itu bakal mendapatkan uang dari korban yang pulsanya tersedot.
Taufik Hasan (Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Bidang Kebijakan Publik) mengatakan panggilan telepon misterius dari nomor luar negeri dengan kode panggilan +242 adalah modus lama penipuan dengan metode premium call internasional.
“Kemungkinan panggilan itu akan menguras pulsa. Semakin lama panggilan dilakukan, maka semakin besar jumlah pulsa yang terpangkas dan dari sinilah pelaku penipuan mendapatkan uang dari aksinya,” ujarnya.
Taufik pun mengimbau masyarakat untuk mengabaikan panggilan semacam dan jangan melakukan panggilan balik serta tidak mengirim SMS. “Jika tidak ada keluarga atau kenalan dari negara terkait dalam hal ini Republik Kongo. Sebaiknya, abaikan saja,” ujarnya.
BRTI telah menghubungi operator seluler besar di Indonesia, termasuk Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata, agar membantu publik menangani isu penipuan premium call internasional ini.
Sebelumnya, modus penipuan panggilan telepon dari nomor luar negeri telah menyerbu sejumlah pelanggan operator seluler pada akhir 2016.
Operator seluler pun langsung bergerak cepat memblokir nomor awalan +77 yang teridentifikasi berasal dari Rusia atau Kazakhstan tetapi sambungannya terlacak berasal dari operator seluler Shinetown dari Hong Kong.
Berikut beberapa tips untuk menghindari kasus penipuan panggilan telepon yang berasal dari luar negeri.
Pertama, Anda bisa mematikan fitur telepon internasional jika tidak terpakai untuk mengurangi risiko sambungan ke luar negeri dengan biaya selangit. Kedua, jangan kamu angkat dan menelepon balik apabila ada nomor panggilan internasional yang tidak kamu kenal.
Ketiga, Anda sebaiknya berhati-hati ketika bermain Internet atau media sosial, seperti Facebook, Twitter dan lainnya. Karena biasanya terdapat nomor telepon kamu yang tercantum dan dapat disalahgunakan.
Selain itu, Anda harus waspada ketika menerima link atau tautan yang tidak jelas karena itu bisa menjadi modus pencurian data pribadi termasuk nomor telepon kamu. Terakhir, Anda harus waspada dan jangan sembarangan memberikan nomor telepon pribadi kamu ke orang lain yang belum dikenal.














