ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Xynexis- Kominfo Jaring Talent Cyber Security

Ahmad Churi
3 February 2017 | 23:49
rubrik: Digital, Indeks
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- PT Xynexis International bekerjasama dengan Kementerian Informasi dan Telekomunikasi Indonesia (Kominfo) menggelar kegiatan Born to Control yang bertujuan menjaring dan mencetak para tenaga ahli di bidang cyber security.

Hingga saat ini, Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian dan bakat bidang cyber security, baik untuk memenuhi kebutuhan kalangan industri, bidang pertahanan, serta berbagai institusi dan lembaga kepemerintahan. Padahal seiring meningkatnya penggunaan teknologi internet di Indonesia, ancaman cyber crime (kejahatan dunia maya)  juga makin besar. Tak hanya menyasar pengguna perseorangan, namun juga mengincar jaringan infrastruktur teknologi informasi para pelaku usaha (industri) hingga institusi dan lembaga pemerintah. Sehingga  jika tidak dilakukan sistem proteksi keamanannya, bisa menimbulkan kerugian besar secara ekonomi.

“Sejalan dengan makin pesatnya penggunaan teknologi informasi dan internet di Indonesia, tantangan di bidang penanganan security ini juga makin kompleks. Baik di kalangan perusahaan, industri, serta berbagai institusi lainya. Apalagi hampir semua bidang, kini sudah memanfaatkan TI dan internet. Sehingga ke depan kebutuhan tenaga ahli cyber security ini juga akan terus meningkat. Sayang, hingga saat ini masih sedikit sekali SDM yang memiliki talent (bakat) dan minat bidang cyber security. Padahal prospeknya sangat besar. Nah, melalui  kegiatan Born to Control, kita ingin menjembatani gap (kesenjangan) ini dengan mendorong para talent bidang cyber security untuk dididik menjadi tenaga yang exspert di bidang ini,”  ungkap Eva Noor, CEO PT Xynexis International dalam acara launching kegiatan Born to Control (30/1), yang dibuka resmi oleh Menteri  Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di Jakarta.

Menkominfo Rudiantara dalam sambutannya mengungkapkan,  atas nama pemeritah pihaknya sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi  di tengah makin tingginya ancaman keamanan cyber yang juga terus meningkat.  Diakui di era internet (internet of thing), ancaman kejahatan cyber juga makin tinggi dengan berbagai modus dan varian serangan yang juga beragam. Sehingga untuk mengantisipasi hal itu, diperlukan suatu keahlian tersendiri untuk menanganinya.
“Kita akui ancaman serangan cyber ini memang makin luar biasa yang bisa
menimbulkan kerugian ekonomi besar jika tidak dilakukan proteksi dengan baik. Dari data yang kami dapat,  serangan cyber di Indonesia tahun 2015 mencapai 28 juta, atau 75 ribu per hari. Tahun lalu, angkanya masih di atas 28 juta. Ini menunjukkan ancaman keamanan cyber memang makin luar biasa. Sementara SDM cyber security di kita masih sangat terbatas, padahal kebutuhan semakin tinggi. Karena itu, saya sangat mendukung kegiatan Born to Control untuk mencari talent baru di bidang cyber security ini,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini hampir semua industri di Indonesia khususnya yang telah menggunakan Sistem Informasi, membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang menguasai Cyber Security atau keamanan informasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan juga bisa meningkatkan tingkat awarness dan kesadaran di kalangan masyarakat dan pelaku usaha maupun berbagai institusi lain, mengenai pentingnya cyber security ini.

BACA JUGA:  Kalahkan Apple Music, Jumlah Pengguna Spotify Capai 83 Juta Orang

“Saya kira bukan untuk mengkontrol, tapi lebih pada upaya menjaga dan menghindari ancaman kejahatan dan ini diperlukan SDM yang mengerti akan cyber security,” tambahnya.

Dalam paparanya, Eva Noor yang juga penggagas kegiatan ini menyatakan Born to control adalah program untuk pencarian bakat cyber security di Indonesia. Ini juga menjadi satu-satunya di Asia yang bertujuan menciptakan keseimbangan SDM yang ada, agar dapat mengatasi permasalahan kemajuan teknologi informatika. Terutama dari aspek keamanannya. Dalam dunia IT, unsur sumber daya manusia (SDM) memegang peranan utama, termasuk mencegah ketimpangan pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi.

“Dari survei yang pernah saya baca, dunia butuh 15 juta tenaga expertis untuk cyber security. Indonesia juga banyak mebutuhkan tenaga ini, karena itu dari kegiatan ini kami mentargetkan bisa menjaring 1000 tenaga ahli yang kami didik menjadi expert di bidang  cyber security untuk berbagai kebutuhan instansi pemerintah, dunia industri, perbankan, telko dan lain sebagainya,” ujar Eva Noor.

Guna menjaring para talent di bidang ini, pihaknya menggandeng Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (APTIKOM) yang akan membantu menyediakan 10 Universitas di 10 kota secara roadshow yang akan mulai  April-Mei 2017. Kegiatan awarnes roadshow ke 10 kota di Indonesia meliputi : Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali, Samarinda, Makasar dan Manado.  Informasi perihal Born To Control bisa dilihat lewat situs resminya https://www.borntocontrol.id/registration atau https  //www.borntocontrol.com/registration.

Jika  terpilih menjadi kandidat  Gladiator Cyber Security Indonesia (GCSI) dalam acara roadshow BTC di 10 kota di Indonesia, maka peserta masuk kedalam talent pool Born to control. Dimana semua yang daftar walaupun tidak menang akan mendapatkan kesempatan online training secara gratis. Seluruh peserta berhak menjadi anggota BTC yang akan mengasah kemampuan cyber security menjadi lebih baik. Pemenang akan mendapatkan Beasiswa  dan hadiah-hadiah menarik serta mendapat kesempatan magang di perusahaan ternama di Indonesia serta mendapat kesempatan kerja dan bertemu dengan pimpinan perusahaan-perusahaan ternama.

BACA JUGA:  Pungut Pajak Netflix Cs, Kemenkeu Tunjuk 6 Perusahaan Luar Negeri

“Khusus program pencarian bakat di cyber security ini, tidaklah harus mengerti IT. Karena dengan memiliki ketertarikan saja sudah cukup yang kemudian akan dihimpun dan diberikan training khusus di bootcamp yang akan di selenggarakan 2 minggu pada tahapan kedua setelah lolos seleksi awal dalam menjaring para kandidat,” ujar Eva Noor.

Dari 1.000 peserta dalam tiap kota, diharapkan  dapat terseleksi 100 orang terbaik dalam tiap daerah dan diberi pembinaan character building serta training khusus dengan standar internasional . Pembinaan bertujuan agar menciptakan tenaga yang baik bukan hanya keahlian IT-nya saja, namun juga menghasilkan sebuah mindset yang baik pula dari seseorang kandidat yang terpilih kelak. (AC)

Previous Post

AppsFlayer Raih Pendanaan USD 56 juta

Next Post

BSN : SNI Pelumas Lindungi Konsumen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluas Program Apresiasi Mitra, Gojek Suguhkan 7 Manfaat Baru Bagi Driver

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Lonjakan Perdagangan Digital Berbasis AI Picu Lonjakan Serangan Bot dan API

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Layanan, IPC TPK Teluk Bayur Teken Kontrak Pelayanan dengan 4 Shipping Lines

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto