Jakarta, Itech – Grid Story Factory dan Grid Voice sukses menggelar ajang penghargaan bergengsi Indonesia Content Marketing Awards (ICMA) 2018 di Ballroom Djakarta Theater pada Rabu 11 April 2018.
Ajang penghargaan itu dihadiri oleh 350 perwakilan pelaku pemasaran dari beragam industri hadir. Ajang ICMA 2018 dibuka oleh Andy Budiman (CEO Kompas Gramedia) dan Junior Respati Eko Putro (Chairman ICMA 2018).
Salah satu sesi ICMA 2018, adalah sesi “Content Marketing Talk” yang menceritakan cara optimalisasi media sosial.
Britanny Bott (Social Bakers) menceritakan cara mengelola media sosial harus kreatif dan fleksibel mengikuti tren dan kebutuhan pasar. “Faktanya, strategi hari ini belum tentu akan relevan di waktu besok. Jadi kita harus kreatif dan fleksibel serta tetaplah bereksperimen,” katanya.
Muhammad Faisal (Youth Laboratory Indonesia) memaparkan saat ini generasi muda telah mengalami perubahan tren yang sebelumnya pasif menjadi konsumtif. “Kini anak muda mulai mencari sosok yang memiliki kesamaan cara berpikir dan ingin menjadi bagian dari komunitas,” ujarnya.
Hal itu senada dengan Dani Satrio dan Reiza Maspaitella (Dua Presenter) yang tampil di awal sesi menjelang awarding. Kedua presenter itu mengungkapkan pentingnya perubahan perilaku audiens dalam penyusunan strategi konten untuk mendekati mereka.
“Brand harus senantiasa menyesuaikan konten yang diberikan dengan perubahan-perubahan dalam audiens, termasuk pemilihan saluran distribusi konten di customer journey mereka,” kata Dani Satrio.
“Sebuah brand harus cermat dalam pemilihan influencer karena audiens tidak terlalu fokus dengan jumlah follower tetapi lebih mementingkan relevansi konten yang disiarkan seorang influencer dengan dirinya,” ujar Reize.














