Setiap orang tua yang mencoba menyeret anak atau remaja dari smartphone atau tablet tahu betapa sulitnya untuk memisahkan anak-anak dari media sosial, aplikasi pengiriman pesan, atau game dan video online. Anak-anak muda tidak memiliki kematangan untuk membatasi penggunaan smartphone mereka sendiri, tetapi hanya menyita perangkat, sering akhirnya menjadi bumerang, menciptakan kecemasan dan gejala ‘penarikan diri’ pada anak Anda. Sebaliknya, ada banyak cara lain untuk membantu anak Anda menemukan keseimbangan yang lebih sehat:
Jadilah teladan yang baik. Anak-anak memiliki dorongan kuat untuk meniru, jadi penting Anda mengelola smartphone dan penggunaan Internet Anda sendiri. Tidak ada gunanya meminta anak Anda untuk mencabut kabel di meja makan, padahal Anda sedang menatap ponsel atau tablet Anda sendiri. Jangan biarkan smartphone Anda jadi pengalih perhatian dari interaksi orang tua-anak.
Gunakan aplikasi untuk memantau dan membatasi penggunaan smartphone anak Anda. Ada sejumlah aplikasi yang tersedia yang dapat membatasi penggunaan data anak Anda atau membatasi texting dan penjelajahan web pada waktu-waktu tertentu dalam sehari. Aplikasi lain dapat menghilangkan kemampuan pengiriman pesan saat sedang bergerak, sehingga Anda dapat mencegah anak remaja Anda menggunakan ponsel pintar saat mengemudi.
Buat zona “bebas pulsa”. Batasi penggunaan ponsel cerdas atau tablet di area umum rumah tempat Anda dapat mengawasi aktivitas anak Anda dan membatasi waktu online. Larang penggunaan ponsel di meja makan dan kamar tidur dan tegaskan bahwa mereka telah dimatikan setelah waktu tertentu di malam hari.
Dorong minat dan kegiatan sosial lainnya. Jauhkan anak Anda dari layar dengan memperkenalkan mereka ke hobi dan kegiatan lain, seperti olahraga tim, Pramuka, dan klub sepulang sekolah. Habiskan waktu bersama keluarga.
Bicaralah dengan anak Anda tentang masalah yang dihadapinya. Penggunaan smartphone kompulsif bisa menjadi pertanda masalah yang lebih dalam. Apakah anak Anda mengalami masalah yang harus dihadapi? Apakah ada perubahan besar baru-baru ini, seperti pindah atau perceraian, yang menyebabkan stres? Apakah anak Anda menderita masalah lain di sekolah atau di rumah?
Mendapatkan bantuan. Remaja sering memberontak terhadap orang tua mereka, tetapi jika mereka mendengar informasi yang sama dari figur otoritas yang berbeda, mereka mungkin lebih cenderung mendengarkan. Cobalah minta bantuan pelatih olahraga, dokter, atau teman keluarga yang dihormati. Jangan takut untuk mencari konseling profesional jika Anda khawatir tentang penggunaan ponsel cerdas oleh anak Anda.
Tulisan ini diambil dari helpguide.org














