Kita berbicara banyak tentang perangkat lunak yang dirancang untuk menyerang ponsel cerdas dan komputer kita, tetapi ternyata router kita juga berisiko mengalami hal yang sama. Beberapa malware berbahaya baru akan muncul dari kotak yang kita gunakan untuk memancarkan internet di sekitar rumah atau kantor kita.
Risikonya
VPNFilter adalah jenis malware baru yang dirancang khusus untuk menargetkan router internet. Malware ini mampu mengumpulkan informasi komunikasi dari router Anda, menyerang komputer lain, dan menghancurkan perangkat Anda dari jarak jauh. Menurut Cisco, malware tersebut telah menginfeksi lebih dari 500.000 router di seluruh dunia.
Tidak semua router rentan terhadap VPNFilter, tetapi beberapa merek utama beresiko. Berikut daftar lengkap perangkat tersebut (menurut Ars Technica):
- Linksys E1200
- Linksys E2500
- Linksys WRVS4400N
- Mikrotik RouterOS for Cloud Core Routers: Versions 1016, 1036, and 1072
- Netgear DGN2200
- Netgear R6400
- Netgear R7000
- Netgear R8000
- Netgear WNR1000
- Netgear WNR2000
- QNAP TS251
- QNAP TS439 Pro
- Other QNAP NAS devices running QTS software
- TP-Link R600VPN
Bagaimana cara menghapusnya
Tidak ada cara mudah untuk memeriksa apakah router Anda sudah terinfeksi, tetapi jika model Anda termasuk dalam daftar di atas, Anda tidak perlu mengambil risiko apa pun. Cara termudah (dan satu-satunya) untuk sepenuhnya menghapus VPNFilter adalah dengan melakukan reset pabrik. Biasanya, itu dengan melibatkan menekan tombol daya selama 5-10 detik.
Jika Anda tidak ingin melakukan penyetelan ulang pabrik secara lengkap (yang dapat menghapus data penting dari perangkat), Anda juga dapat melakukan reboot router. Ini tidak akan membunuh VPNFilter sepenuhnya, tetapi ini akan menghapus malware kembali ke tahap awal dan memberi Anda waktu.
Router adalah perangkat jaringan yang meneruskan paket data antar jaringan komputer. Fungsinya mengarahkan lalu lintas di Internet. Sebuah paket data biasanya diteruskan dari satu router ke router lain melalui jaringan yang membentuk sebuah internetwork hingga mencapai node tujuan.
Berita ini diambil dari: lifehacker.com














