ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Jasa Raharja Gunakan Riverbed SteelConnect untuk mempercepat pelayanan masyarakat

Teguh Imam Suyudi
6 June 2018 | 16:15
rubrik: Business Solution, Forti, Product
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/06/Jasa-Raharja.jpg

Kantor pusat Jasa Raharja (jasaraharja.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak 2017, Jasa Raharja sedang melakukan transformasi digital dengan tujuan mempercepat pelayanan kepada masyarakat, melakukan efisiensi pengeluaran perusahaan, dan melakukan integrasi sistem mereka karena memiliki banyak kantor cabang di seluruh Indonesia, termasuk di daerah terpencil.

Seiring perkembangan zaman, Jasa Raharja kini membutuhkan suatu model bisnis yang lebih fleksibel dan tangkas untuk mengelola perubahan sesuai dengan kapasitasnya sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh infrastruktur jaringan yang lama. Perusahaan ini membutuhkan suatu modernisasi infrastruktur TI, yang memungkinkan mereka untuk memaksimalkan sumber daya TI yang ada, memusatkan, dan menyederhanakan pengelolaan jaringan dan menghemat biaya dengan memindahkan lebih banyak aliran dari MPLS ke Internet. Menyederhanakan pengelolaan TI secara remote, serta memastikan kinerja digital di cabang-cabang yang jauh juga menjadi perhatian utama manajemen Jasa Raharja.

Pada saat yang sama, juga melakukan pengenalan layanan digital terbaru bekerjasama dengan kantor-kantor pemerintahan lain yang membutuhkan ketangkasan bisnis level baru. Termasuk rencana untuk memfasilitasi e-payment atau pembayaran elektronik melalui e-Samsat, suatu sistem administrasi online yang terintegrasi antara pihak kepolisian, asuransi, Samsat dan Dinas Pendapatan Daerah, yang bekerjasama dengan bank swasta dan pemerintah.

Tri Haryanto, Head of OCT PT Jasa Raharja di Jakarta, Selasa (5/6) menjelaskan transformasi digital ini sangat penting, sebab ini adalah solusi Jasa Raharja dalam melayani seluruh masyarakat Indonesia secara efisien. Misalkan, dalam memberikan layanan klaim ganti rugi bagi korban kecelakaan transportasi di darat, laut dan udara yang  menjadi bisnis inti Jasa Raharja. Terlebih lagi data menunjukan bahwa kecelakaan di Indonesia terjadi tiga kali dalam satu jam. Maka pembayaran klaim itu harus dilakukan dengan cepat dengan dukungan data-data yang akurat. Sehingga diperlukan jaringan konektivitas yang handal sebagai salah satu syaratnya namun sederhana dalam pengelolaannya.

Mengutip laman Jasa Rahaja disebutkan, perusahaan ini didirikan untuk membantu korban kecelakaan transportasi di darat, laut, dan udara. Perusahaan ini mengelola jaringan yang tersebar luas pada lebih dari 150 cabang, kantor perwakilan, dan loket pelayanan, serta hampir 1.300 lokasi Samsat (DMV) di seluruh Indonesia. Cabang Jasa Raharja banyak yang berlokasi di daerah terpencil di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:  HDS Rilis Hyper-converged untuk Big Data

Riverbed SteelConnect

 Transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja salah satunya adalah dalam pengelolaan jaringan yang digunakannya. Selama ini, Jasa Raharja menggunakan berbagai jaringan berbeda-beda yang sangat rumit, istilahnya jaringan hibrida, termasuk pilihan konektivitas yang bervariasi seperti VSAT, MPLS, Internet, dan selular.

Dengan jumlah SDM engineering yang terbatas namun memiliki kewajiban mengelola kurang lebih 860 titik jaringan di seluruh tanah air, dan sering di daerah terpencil, maka Jasa Raharja memerlukan sebuah solusi IT yang handal untuk digunakan mengelola seluruh jaringannya itu. Solusi IT itu haruslah efisien dari segi biaya terutama dalam pengadaan, penggunaan dan perawatannya. Solusi IT itu juga harus efektif dalam arti mudah digunakan, tidak memerlukan SDM yang besar jumlahnya dalam penggunaannya, dan dapat dengan cepat memenuhi kebutuhan perusahaan misalkan, dalam pembukaan kantor cabang dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah melakukan evaluasi kepada sejumlah solusi IT yang sudah dikenal untuk mengelola jaringan, seperti Cisco dan Citrix, akhirnya manajemen Jasa Raharja memutuskan untuk menggunakan solusi dari Riverbed yaitu SteelConnect, sebuah solusi cloud networking dan software-defined wide-area networking (SD-WAN) untuk pengelolaan jaringannya di 860 lokasi di Tanah Air.

Dengan menggunakan Riverbed SteelConnect maka kini Jasa Raharja dapat memberikan pelayanan asuransi di seluruh pelosok Indonesia semakin cepat dan efisien.  Sebagai contoh, misalkan ada peristiwa kecelakaan, dalam satu hari asuransi sudah harus dibayarkan, setelah berkas dilengkapi, bisa dibayarkan satu jam. Padahal sebelumnya butuh sampai lima hari,” ungkap Tri Haryanto.

Manfaat lainnya dari solusi IT SteelConnect adalah membantu kantor-kantor lokal Jasa Raharja di daerah mendapatkan akses yang cepat dan aman ke aplikasi bisnis terpusat untuk mengurangi ketergantungan pada MPLS sehingga dapat menghemat biaya dan memungkinkan layanan digital baru untuk segera dinikmati sesuai kapasitasnya.

SteelConnect juga telah membantu Jasa Raharja membangun 32 cabang di seluruh pelosok Indonesia hanya dalam waktu dua minggu, sambil beradaptasi terhadap perubahan yang lebih cepat seiring peningkatan pengalaman pengguna melalui pengadopsian teknologi digital.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2022: Transformasi Digital PT Jasa Raharja Dorong Efisiensi dan Percepat Layanan

“Kini, kami dapat mengelola jaringan hibrida yang sangat rumit termasuk pilihan konektivitas yang bervariasi seperti VSAT, MPLS, Internet, dan selular. Kami melakukan semua itu secara sentralisasi, dengan satu tim TI yang kecil di kantor pusat,” kata Tri Haryanto.

“Riverbed SteelConnect tak tertandingi dalam hal kesederhanaan yang ditawarkannya. Dengan Riverbed, sekarang saya dapat memonitor jaringan, mengelola policy, dan menjalankan layanan digital baru dari satu layar saja ini dapat membantu mendorong produktivitas dan kinerja digital serta ketangkasan bisnis,” tambah Haryanto.

Dia mencontohkan, dapat membangun 32 cabang pertama hanya dalam waktu dua minggu. “Dengan adanya support yang didedikasikan khusus selama 24×7, kami yakin dapat menjalankan program ini dengan satu tim TI yang kecil saja,” lanjutnya.

Andri Firtiyan, Country Director, Indonesia, Riverbed Technology menyatakan,  SteelConnect merupakan produk pertama dan satu-satunya di industri ini yang menyediakan konektivitas terpadu dan pengaturan berbasis policy pada keseluruhan jaringan. Baik itu jaringan LAN/WLAN (termasuk Riverbed Xirrus Wi-Fi yang berbasis cloud), WAN, pusat data, dan cloud, dengan konektivitas satu-klik dan pengoptimalan ke AWS dan Microsoft Azure.

“SteelConnect memungkinkan untuk melakukan provisi tanpa sentuh (zero touch provisioning), mengizinkan suatu perusahaan untuk membuat sebuah jaringan global dan terhubung ke cloud hanya dalam hitungan menit,”  kata Andri.

Benny Lim, Vice President ASEAN, Riverbed Technology menyatakan, sejak peluncuran awal SteelConnect, Riverbed terus meningkatkan inovasinya, dengan memperkenalkan satu set kemampuan yang unik, termasuk kemampuan integrasi dengan SteelCentral.

“Ini untuk visibilitas dan insight, integrasi dengan solusi terbaik WAN Optimization (Riverbed SteelHead SD), serta akuisisi strategis terhadap  Xirrus (pemimpin di sektor Wi-Fi berbasis cloud) pada Mei 2017, Wi-Fi kelas enterprise – yang membawa kekuatan manajemen jaringan berbasis policy ke jaringan nirkabel,”kata Benny.

SteelConnect juga dengan lancar mengintegrasikan layanan keamanan jaringan pihak ketiga, seperti cloud security platform dari Zscaler, untuk membantu profesional TI mencapai agilitas, kinerja, dan keamanan di perusahaan.

Riverbed adalah salah satu pabrikan yang memiliki spesialisasi pada jaringan infrastruktur termasuk dengan implementasi teknologi cloud. Sebagai salah satu pemimpin pasar WAN optimization, Riverbed meluncurkan seri Riverbed SD-WAN yang terdiri dari beberapa komponen seperti Riverbed SteelConnect Manager, Riverbed SteelConnect Gateway, Riverbed SteelConnect Switch dan Riverbed SteelConnect Access Point. Riverbed SD-WAN sendiri merupakan sebuah konsep yang mengadopsi terminologi SDN (Software Defined Networking) dimana jaringan IT infrastruktur mampu beradaptasi secara cepat terhadap kebutuhan aplikasi yang digunakan untuk mendukung operasional bisnis. Berangkat dari terminologi SDN tersebut maka Riverbed mengembangkan teknologi SD-WAN (Software Defined Wide Area Network) yang merupakan keahliannya sejak dulu.

BACA JUGA:  Fortinet SD-WAN Solusi Keamanan Jaringan Di Tengah Pandemi

Riverbed SD-WAN sendiri merupakan evolusi dari perangkat WAN optimization yang sudah dimilikinya. Jika pada era sebelum cloud, semua aplikasi akan dihost pada private data center, dan network administrator hanya cukup mengkhawatirkan koneksi WAN ke cabang cabang agar aplikasi tersebut dapat diakses dengan baik. Pada kondisi saat ini, network administrator tetap harus memikirkan koneksi WAN yang mengarah kepada cabang cabang organisasi, dan disaat bersamaan memikirkan koneksi dari end user kepada aplikasi berbasiskan cloud dan on premises. Riverbed SD-WAN dirancang terhadap perubahan yang terjadi dengan masifnya penggunaan aplikasi berbasiskan cloud yang berdampingan dengan aplikasi ataupun layanan yang masih bersifat on premises. Riverbed SD-WAN sendiri memiliki beberapa kemampuan dimana salah satunya adalah dari sisi security seperti kemampuan untuk mengenali aplikasi sampai dengan level deep inspection dan memberlakukan policy berbasiskan aplikasi – baik dari sisi performa maupun keamanan.

Salah satu kemampuan Riverbed SD-WAN lainnya adalah kemampuan centralized network management, network administrator cukup melakukan konfigurasi pada perangkat Riverbed SteelConnect Manager – dan jika terjadi perubahan maka Riverbed SteelConnect Manager tersebut akan mendistribusikan semua perubahan konfigurasi tersebut kepada perangkat perangkat yang ada dibawahnya. Bagaimana dengan ekspansi? Dengan aplikasi teknologi Riverbed SD-WAN maka semua tambahan perangkat akan bersifat zero configuration dimana orang awam mampu melakukan deployment perangkat tambahan ini dengan mudah. Kemampuan WAN optimization tentu saja terdapat pada Riverbed SD-WAN ini, dimana kemampuan ini telah di enhance untuk mendukung hybrid WAN yang merupakan kombinasi antara WAN dan cloud.

Tags: Jasa RaharjaRiverbedSteelConnect
Previous Post

Kominfo Sederhanakan Izin Penyiaran Melalui Sistem Online

Next Post

Astragraphia Hadirkan Printer Multifungsi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi: 80% Masyarakat Rasakan Tekanan Biaya Hidup, Literasi Keuangan Jadi Kunci Ketahanan Finansial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OECD Apresiasi Reformasi OJK di Sektor Asuransi dan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ekosistem Esport, IESPA Umumkan Pengurus Nasional Periode 2026-2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UniPin Series Road to FFNS 2026 Fall Diwarnai Semangat Kolaborasi Antar Industri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto