ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Inilah Alasan Microsoft Tenggelamkan Pusat Data di Bawah Laut

adam
12 June 2018 | 16:35
rubrik: Digital
Inilah Alasan Microsoft Tenggelamkan Pusat Data di Bawah Laut

Pusat Data Mirosoft di Bawah Laut

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Biasanya, data center (DC) atau pusat data berada di gedung yang didiami puluhan bahkan ratusan server yang terhubung ke Internet dan mengkonsumsi energi yang sangat besar.

Sebagian besar energi digunakan untuk menjalankan (menghidupkan) server-server yang ada dan mendinginkan server supaya berjalan dengan lancar (tidak crash) karena mengalami kepanasan (overheat) pada sistem.

Beragam teknologi sistem pendinginan data center sudah cukup banyak, mulai dari pemilihan lokasinya di daerah yang tidak panas (cool), hingga memakai cairan pendingin (liquid coolant) di area panas server.

Microsoft melakukan eksperimen baru dengan menenggelamkan server atau pusat datanya ke bawah laut selama lima tahun. Terobosan itu terbukti dapat mengurangi biaya pendinginan sehingga lebih efisien dan menghemat keuangan perusahaan, mengingat salah satu komponen biaya terbesar untuk menjalankan pusat data adalah biaya pendinginan.

Server-server membutuhkan pendingin yang stabil supaya sistem dapat bekerja lebih optimal, mengingat server-server mengeluarkan suhu yang panas ketika bekerja. Tentunya, air laut dapat mendinginkan server-server tersebut.

“Kami pikir sistem pendinginan akan lebih baik di bawah laut dari pada di darat,” kata Ben Cutler yang bertugas untuk pusat data bawah laut bernama Project Natick seperti dikutip Gizmodo dan News.Microsoft.

Microsoft menempatkan 12 rak server ke dalam sebuah silinder besi raksasa berwarna putih. Jumlah server itu cukup untuk menyimpan lima juta film. Tentu saja, pusat data itu terhitung kecil ketimbang kebanyakan pusat data Microsoft lainnya.

Microsoft akan menghubungkan data center itu ke kabel data bawah laut dan membangun pusat data di bawah laut jauh lebih cepat ketimbang membangunnya di darat. Kerugiannya, server-sever yang berada di dalam laut itu tidak dapat diperbaiki jika rusak.

BACA JUGA:  Perkuat Pertanian Digital, Kementerian Pertanian Mengembangkan Ekosistem Agrikultur Berbasis Data

Jika proyek Natick itu berhasil, maka Microsoft akan menenggelamkan lima silinder serupa lainnya dan Microsoft membutuhkan waktu selama 90 hari untuk membangun lima silinder tersebut.

Sebagai perbandingan, Microsoft membutuhkan waktu setahun untuk membangun pusat data di darat.

Setengah populasi manusia (3,5 miliar) yang bermukim di sekitar 200 km laut juga menjadikan DC di laut menjadi semakin dekat menjangkau mereka.

Terakhir, manfaat yang tidak kalah pentingnya adalah pusat data bisa dihadirkan di daerah yang sedang tertimpa bencana alam, seperti gempa bumi yang merusak infrastruktur Internet di daratan.

Tags: MicrosoftPusat Data
Previous Post

Canon EOS 1500D dan EOS 3000D Tawarkan Jepretan Profesional dengan Harga Terjangkau

Next Post

Asus Luncurkan ASUS VivoWatch BP dengan Fitur Pengukur Tekanan Darah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASUS Hadirkan ExpertBook P5 G2, Laptop Berteknologi AI untuk Dukung Kerja Profesional Hybrid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2024: BLUD UPTD PALD Kota Bekasi Terapkan Digitalisasi Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto