ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

B.J Habibie Paparkan Strategi Riset & Inovasi ke Depan

Ahmad Churi
9 August 2018 | 21:21
rubrik: E-Gov
B.J Habibie Paparkan Strategi Riset & Inovasi ke Depan
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Presiden RI ketiga B.J Habibie yang menjadi keynote speaker pada  kegiatan Ilmiah Nasional dengan tema “Riset dan Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0”  di Grand Hotel Labersa, Riau, Pekanbaru (9/8), menyampaikan perspektifnya berkenaan dengan strategi dan kebijakan pengembangan riset dan inovasi nasional ke depan.

Mantan Presiden Habibie mengatakan riset dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dan lembaga litbang harus sesuai dengan kebutuhan industri. Lebih jauh Habibie menerangkan bahwa kemampuan anak bangsa dalam penguasaan teknologi telah terkonfirmasi oleh keberhasilan penerbangan perdana pesawat N-250 Gatotkaca produksi di IPTN Bandung pada tanggal 10 Agustus 1995 dan dibuat anak bangsa.

B.J Habibie berpesan kepada pemuda untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan kerja nyata yang inovatif. “N-250 adalah hadiah saya untuk ulang tahun Indonesia yang ke-50 waktu itu. Anak muda Indonesia sekarang harus lebih hebat dari Habibie, karena segala fasilitas untuk berinovasi saat ini sangat lengkap,” tuturnya.

Pemuda juga diharapkan bekerja sama membangun bangsa. “Kita konsolidasi, lebih kerja sama, bekerja sebagai satu tim, dari Sabang sampai Merauke, Kita arahkan kepada kebutuhan rakyat itu akan berkembang jikalau Kita mengembangkan dasar-dasar pemikiran dari ekonomi pasar Pancasila,” pungkasnya.

Sementara itu, Menristekdikti  Mohamad Nasir mengajak peneliti dan perekayasa untuk mengembangkan kapasitas dalam menginisiasi, menerapkan dan mengembangkan fokus riset. Mereka juga dituntut lebih kreatif berinovasi sebagai kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0. dan memperkuat struktur industri nasional. Mereka juga diharapkan cermat memahami karakteristik arah transformasi struktur ekonomi Indonesia yang berpola agraris menuju industri berteknologi tinggi, hingga creative innovation. Menteri Nasir optimis bangsa Indonesia dapat mencapai kemandirian dan meningkatkan daya saing.

BACA JUGA:  Ristekdikti Gelar Lomba Penulisan, Foto & Vlog Inovasi

Nasir mengungkapkan tujuan utama penyelenggaraan Hakteknas adalah memperkenalkan inovasi anak bangsa kepada dunia. Inovator Indonesia telah menciptakan berbagai macam inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menteri Nasir juga menghimbau para periset untuk menghasilkan lebih banyak inovasi. “Inovasi yang lahir dari riset adalah kunci menjadi negara pemenang. Oleh karena itu, sudah ada 10 roadmap penelitian yang menjadi fokus pemerintah, dalam rangka Making Indonesia 4.0,” ucapnya.

Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe selaku Ketua Umum Hakteknas ke-23 mengungkapkan ada tiga kegiatan ilmiah yang diselenggarakan hari ini, yaitu Sidang Paripurna DRN dan DRD dengan tema: “Membangun Ekosistem Pangan dan Energi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”, Forum Dekan Fakultas Teknik Indonesia dengan tema: “Kiprah Fakultas Teknik dalam Memasuki Revolusi Industri 4.0.” dan Rapat Kerja Nasional Bidang Riset Tahunan 2018. Kegiatan Ilmiah Nasional dan Internasional ini diisi dengan 84 kegiatan berupa workshop, simposium, seminar, sarasehan, temu tahunan, rapat paripurna tahunan, serta pertemuan asosiasi profesi/praktisi, dengan 45 kegiatan dilaksanakan di Riau dan 39 di luar Riau.

Serangkaian acara ini juga menjadi ajang penyampaian produk kebijakan, antara lain Perpres 106 Tahun 2017 tentang Kawasan Sains dan Teknologi dan Pedoman Maturitas Kawasan Sains dan Teknologi, oleh Menristekdikti kepada Pemda yang diwakili Sekda Riau; perguruan tinggi yang diwakili oleh Rektor Universitas Riau; dan dunia usaha yang diwakili oleh Direktur dan Kepala Kantor PT. Indosat Tbk; dan Perpres No. 38 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Riset Nasional Tahun 2017-2045, oleh Menristekdikti kepada Ketua DRN dan Kepala Balitbang Daerah.

Pada kesempatan ini dilaksanakan pula Penandatanganan Nota Kesepahaman berupa MoU Kemenristekdikti dengan BPS tentang Penyediaan, Pemanfaatan, Pengembangan Data dan Informasi Statistik dalam Bidang Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang ditandai dengan pembubuhan paraf oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im dan Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Habibullah. Selain itu juga ada MoU Kemenristekdikti dengan BPOM tentang Percepatan Penelitian dan Pengembangan Sediaan Farmasi di Indonesia dan MoU Ristekdikti dengan Indosat Tbk tentang Kerjasama Penyediaan Fasilitas Telekomunikasi untuk Indonesia Research and Education Networks.

BACA JUGA:  Indonesia dan Republik Irlandia Jalin Kerjasama Riset

Ke depan, Indonesia menghadapi era industri 4.0, dimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin mengglobal, sehingga prioritas kebijakan pendidikan tinggi harus direformulasi secara cepat, tepat, dan relevan sesuai dengan tren perkembangan global. Kualitas pendidikan tinggi dan lembaga litbang dituntut secara aktif beradaptasi, mampu menggagas dan inovatif dalam memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan di era industri 4.0, khususnya dalam menopang penguatan struktur industri kita sebagaimana 10 strategi roadmap “Making Indonesia 4.0.” yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo

Program riset dan pengembangan sepatutnya diarahkan pada penciptaan teknologi-teknologi masa depan yang mendukung revolusi industri 4.0, yang bertujuan mempercepat hilirisasi dan komersialisasi hasil riset untuk memenuhi kebutuhan industri. Pemerintah juga mendorong kontribusi riset sektor privat dengan berbagai stimulus dan insentif, hingga anggaran riset pemerintah dan swasta secara proporsional.

Saat ini, Kemenristekdikti terus berupaya menata kebijakan yang menjadi bagian peta jalan (roadmap) pengembangan iptek dan inovasi nasional, antara lain meningkatkan tenaga terdidik, terampil dan berpendidikan tinggi; meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan lembaga litbang; meningkatkan sumber daya litbang dan mutu pendidikan tinggi; meningkatkan produktivitas penelitian dan pengembangan, serta meningkatkan inovasi bangsa.

Selanjutnya, Pemerintah secara bertahap akan meningkatkan jumlah anggaran penelitian dari 0,9 % hingga mencapai lebih dari 1% dari APBN. Pemerintah akan terus menata anggaran dan kinerja riset dan pengembangan yang terintegrasi dan bersinergi agar lembaga riset di kementerian dan lembaga tidak berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah akan menata anggaran dan kinerja riset dan pengembangan yang terintegrasi dan bersinergi antar kementerian dan lembaga sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri. Hal ini terangkum dalam Rencana Induk Riset Nasional Tahun 2017-2045 yang disusun untuk menyelaraskan kebutuhan riset jangka panjang dengan arah pembangunan nasional terkait ilmu pengetahuan dan teknologi.

BACA JUGA:  Digitalisasi Terus Didorong Untuk Kualitas Pelayanan Publik

Kesempatan yang sama, Direktur Pusat Peragaan Iptek ( PP-IPTEK), M.Syachrial Annas Fasihu menyampaikan,bahwa demi menunjang Industri 4.0 Peran PP-Iptek sangat tepat untuk memperkenalkan sains kepada anak mulai usia dini ( PAUD, SD, SMP, SMA/SMK ), agar anak-anak lebih mudah memahami dan mencintai sains.

Lanjutnya “Di Indonesia saat ini kami, sudah memiliki 23 science center yang tersebar di 10 provinsi sejak tahun 2001 dan pada tahun 2018 ini akan diresmikan 2 science center lagi, yakni di provinsi Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Barat, dan apabila tidak ada hambatan science center di provinsi Riau akan resmi dibuka pada tahun 2019 mendatang”.tuturnya. (red)

 

 

Tags: HakteknasKemenristekdikti
Previous Post

Inilah Vendor Smartphone yang Pertama Kali Kebagian Pie

Next Post

Ritech Expo 2018, Stand BSN Pamerkan Produk Tisu Ber-SNI & Halal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Kelas Kr3asi, Tri dan Adobe Express Ajak Pelajar Bikin Konten Naik Level

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto