ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28
rubrik: Digital, TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus melakukan akselerasi transformasi digital guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Langkah ini dilakukan melalui penguatan infrastruktur teknologi informasi, integrasi data, keamanan informasi, pengembangan aplikasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Transformasi digital tersebut tidak sekadar diarahkan untuk memperbanyak aplikasi, tetapi membangun ekosistem layanan pemerintahan yang terintegrasi, mudah diakses, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pranata Komputer Ahli Pertama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Niluh Sari Kurnia Pratiwi, menjelaskan bahwa digitalisasi di Banyuwangi telah dijalankan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi geografis daerah.

“Pemerintah Kabupaten Banyuwangi itu telah menjalankan transformasi digital secara bertahap, bukan hanya melalui pembangunan aplikasi tapi melalui tata kelola, infrastruktur, keamanan informasi, integrasi data, dan pengembangan inovasi yang berorientasi pada masyarakat,” ujar Niluh saat sesi penjurian TOP Digital Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah ItWorks, Jumat (30/10/2026).

Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur dengan luas wilayah sekitar 3.592 kilometer persegi dan populasi 1,7 juta jiwa. Kondisi geografis tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan publik. Perjalanan dari pusat pemerintahan menuju sejumlah wilayah terjauh bahkan membutuhkan waktu hingga tiga jam.

“Dengan jarak segitu besar, jadi apa yang menjadi kendala kami dalam melakukan pelayanan salah satunya adalah jarak. Bisa dilihat di ujung itu kita kalau misalnya dari pemerintah kota ke ujung itu bisa makan waktu tiga jam perjalanan,” ungkap Niluh.

Karena itu, transformasi digital menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Agenda tersebut juga sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi untuk memantapkan transformasi reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis digital.

Membangun Ekosistem Digital Terintegrasi
Perjalanan digitalisasi Banyuwangi telah dimulai sejak 2009–2011 melalui pemasangan sekitar 1.000 titik Wi-Fi. Pengembangan berlanjut pada 2013 dengan penambahan sekitar 1.400 titik Wi-Fi.

Selanjutnya, pemerintah daerah mengembangkan Smart Kampung sebagai inovasi pelayanan publik berbasis desa. Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengakses layanan pemerintahan tanpa harus datang ke pusat kota.

BACA JUGA:  Segera Hadir di Indonesia, Infinix XBOOK 14 NEO Tawarkan Ketangguhan US Military Grade

Pada 2017, Banyuwangi menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan konsep one stop service yang mengintegrasikan berbagai layanan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam satu lokasi. Setahun kemudian, Banyuwangi bergabung dengan ASEAN Smart City.

Pengembangan berlanjut melalui Smart Kampung Mobile pada 2019, penerapan tanda tangan elektronik (TTE) pada 2020, Super App pada 2021, serta MPP Digital pada 2022.

Pada 2023, MPP Digital Banyuwangi diadopsi Kementerian PANRB menjadi MPP Digital Nasional. Salah satu pemanfaatannya saat ini adalah pelayanan perizinan tenaga kesehatan melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Pemkab Banyuwangi juga telah menghubungkan seluruh 217 desa dan kelurahan dengan jaringan internet berbasis fiber optik. Dengan demikian, masyarakat di wilayah terjauh setidaknya dapat mengakses internet melalui kantor desa.

Pengembangan infrastruktur tersebut didukung kebijakan pengelolaan teknologi informasi secara terpusat. Diskominfo bersama Bappeda melakukan verifikasi terhadap usulan belanja TIK dari OPD agar pengadaan infrastruktur dan aplikasi tidak berjalan sendiri-sendiri.

Pengelolaan server dipusatkan di Diskominfo. Sementara itu, setiap OPD yang ingin mengembangkan aplikasi harus berkonsultasi terlebih dahulu agar sistem yang dibangun sesuai standar teknis pemerintah daerah. Aplikasi juga harus melalui kajian dan pengujian sebelum diterapkan.

Di sisi integrasi layanan, Banyuwangi tengah mengembangkan B-One ID sebagai fondasi integrasi identitas dan data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sistem ini diharapkan menjadi dasar pengembangan ekosistem layanan digital yang saling terhubung.

Adapun Smart Kampung, baik versi web maupun mobile, menyediakan berbagai layanan seperti administrasi kependudukan, perizinan, riset, dan pengaduan masyarakat.

Keamanan Siber dan Tata Kelola Data
Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi, keamanan informasi menjadi salah satu prioritas Pemkab Banyuwangi. Pemerintah daerah telah menerapkan sistem manajemen keamanan informasi berbasis ISO 27001 yang sertifikasinya masih aktif hingga 2028.

BACA JUGA:  Ini Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan Perusahaan versi Mendikbud Ristek

Pengamanan dilakukan melalui berbagai lapisan, mulai dari pengendalian akses, autentikasi pengguna, enkripsi data, perlindungan jaringan, hingga pengamanan fisik data center.

Pada layanan SSO Smart Kampung, misalnya, diterapkan kode One-Time Password (OTP) untuk memperkuat autentikasi pengguna. Perlindungan data juga menggunakan enkripsi AES-256-CBC, sedangkan keamanan jaringan didukung firewall dan pemeriksaan antivirus secara berkala.

Pemkab Banyuwangi juga memiliki Computer Security Incident Response Team (CSIRT) yang bertugas mengidentifikasi, memitigasi, memulihkan, dan mengevaluasi insiden keamanan siber.

“Deteksi ancaman didukung pemantauan log, analisis trafik, dan pencatatan kejadian keamanan. Jadi pemantauan keamanan terpusat, di dashboard yang tadi itu, menampilkan log peringatan keamanan. Itu akan terlihat mana yang kira-kira dalam kondisi tidak aman, itu bisa kami deteksi terlebih dahulu,” papar Niluh yang pada sesi penjurian ini juga ditemani sejumlah rekan, di antaranya Hendra Irawan Atuqo (Pranata Komputer Ahli Pertama), Fahmi Masulun Zellyan (Pengolah Data dan Informasi), M. Alvian Iqbal (Sandiman Terampil), dan Anang Vidhianto (Pengolah Data dan Informasi).

Untuk menjaga keberlangsungan layanan, pemerintah daerah menerapkan kebijakan Business Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP), termasuk pencadangan data serta pengujian pemulihan sistem.

Dari sisi evaluasi, audit keamanan aplikasi dilakukan pada aplikasi Banyuwangi Tanggap Stunting pada 2025. Selain itu, terdapat asesmen keamanan terhadap SSO Smart Kampung serta evaluasi oleh BSSN melalui Indeks KAMI 5.0 dan verifikasi IKASANDI pada 2026.

Sementara itu, tata kelola data dilakukan melalui proses pengumpulan, validasi, pengolahan, dan diseminasi data dari masing-masing OPD melalui Portal Satu Data Banyuwangi. Data yang belum sesuai dikembalikan kepada OPD untuk diperbaiki sebelum dipublikasikan.

Upaya tersebut turut mendukung capaian indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Banyuwangi yang mencapai 4,87 pada 2025. Capaian ini menempatkan Banyuwangi sebagai salah satu pemerintah kabupaten dengan nilai SPBE terbaik di Indonesia.

BACA JUGA:  Ini Vacuum Cleaner Berteknologi AI Terbaru dari Samsung

AI Dukung Evaluasi Kinerja dan Pemantauan Lingkungan
Tidak berhenti pada digitalisasi layanan, Pemkab Banyuwangi mulai memanfaatkan AI untuk mendukung pekerjaan pemerintahan dan pengambilan keputusan.

Salah satu penerapannya terdapat pada aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). AI digunakan untuk membantu menganalisis hasil evaluasi kinerja sekaligus memberikan rekomendasi terhadap aspek-aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

“AI itu akan membantu bagaimana hasil kinerja dan AI memberikan rekomendasi-rekomendasi apa saja kinerja yang dianggap kira-kira kurang dilakukan,” jelas Niluh.

Selain itu, AI mulai dimanfaatkan untuk mendukung pemantauan lingkungan melalui CCTV. Teknologi tersebut dikembangkan untuk mendeteksi penumpukan sampah serta memantau peningkatan volume debit air sungai, terutama ketika terjadi hujan deras.

Pemanfaatan AI juga mulai diperkenalkan dalam proses pengembangan aplikasi di lingkungan pemerintah daerah. Penerapannya dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan kesiapan sistem.

Menurut Niluh, keberhasilan transformasi digital tidak cukup diukur dari jumlah aplikasi yang dimiliki pemerintah daerah. Hal yang lebih penting adalah kemampuan teknologi dalam menyederhanakan proses birokrasi, mengintegrasikan layanan, serta menjaga keamanan data masyarakat.

“Jadi bagi Banyuwangi transformasi digital itu bukan hanya tentang seberapa aplikasi yang dimiliki oleh pemerintah, tetapi bagaimana teknologi mampu menyederhanakan proses, mengintegrasikan layanan, menjaga keamanan data, dan pada akhirnya memberikan pelayanan yang semakin mudah kepada masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Banyuwangi akan terus mengembangkan integrasi layanan melalui B-One ID, Smart Kampung, serta pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung pelayanan dan evaluasi pemerintahan.

“Ke depan termasuk pelayanan AI ini, prinsip kami tetap sama, yaitu teknologi menjadi alat bantu untuk memperkuat pelayanan, pengambilan keputusan yang tetap bertanggung jawab,” pungkas Niluh.

Melalui pengembangan infrastruktur, integrasi data, penguatan keamanan siber, dan pemanfaatan AI, Banyuwangi berupaya membangun pemerintahan digital yang tidak hanya modern secara teknologi, tetapi juga semakin responsif dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat hingga wilayah terjauh.

Tags: AIPemdiPemkab BanyuwangiSPBETOP Digital Awards 2026Transformasi Digital
Previous Post

Dukung AI Factory di Mana Saja, Cloudera Perluas Enterprise AI Ecosystem

Next Post

Semarak PEVS 2026: Promo Kendaraan Listrik Akhir Tahun Hingga Keseruan Test Drive Indoor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

pengadilan-agama-tuban-transformasi-digital-ai-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

Teguh Imam Suyudi
29 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarak PEVS 2026: Promo Kendaraan Listrik Akhir Tahun Hingga Keseruan Test Drive Indoor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Perkuat Keamanan Pelabuhan, Jalani Asesmen Sistem Manajemen Pengamanan BNPT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto