Oppo resmi meluncurkan Oppo F11 Pro ke pasar Indonesia. Ponsel ini mengunggulkan kamera selfie “naik-turun” alias pop-up atau diistilahkan Oppo sebagai “rising selfie”. Kamera ini hanya akan muncul dari sisi atas ponsel saat dibutuhkan saja.
“Untuk memaksimalkan layar depan kita sembunyikan kamera depan dalam kerangka body yang kami namakan rising camera,” jelas Suwanto, Marketing Plan Manager Oppo Indonesia dalam acara peluncuran Oppo F11 dan F11 Pro di Jakarta beberapa waktu lalu.
Layar Oppo F11 Pro memiliki diagonal 6,53 inci. Panel layar IPS LCD ini memiliki resolusi full HD Plus 1.080 x 2.340 piksel. Oppo membekali Oppo F11 Pro dengan desain layar penuh atau yang disebut panoramic screen.
Tidak ada “notch” yang ditemui, sehingga permukaan layar tampak lebih luas. Inilah yang membedakan versi “Pro” dengan Oppo F11 versi reguler. Kamera depan Oppo F11 Pro yang memiliki mekanisme pop-up mengusung resolusi 16 megapiksel dengan bukaan f/2.0.
Fitur yang diunggulkan kamera depan ini adalah “low light portrait” yang diklaim akan menggantikan jargon selfie expert Oppo selama ini menjadi portrait master.
“Namun seri F bukan menjadi selfie expert saja, fokus yang ada di produk kami akan menjadi brilliant potrait”, jelas Alina Wen, Marketing Director Oppo Indonesia.
Di Indonesia, Oppo F11 Pro ketersediaannya di toko-toko ritel akan dimulai pada 19 April.
Baca: Oppo Resmi Luncurkan Duet Maut Oppo F11 dan F11 Pro
Spesifikasi Oppo F11 Pro
Di bagian belakang Oppo F11 Pro tersemat kamera ganda yang tersusun vertikal, di mana kamera utamanya beresolusi 48 megapiksel dengan bukaan f/1.8. Sementara kamera sekundernya yang berfungsi sebagai depth sensor beresolusi 5 megapiksel berbukaan f/2.4, ditemani LED flash.
Selain kamera ganda, di bagian punggung juga tersemat sensor pemidai sidik jari yang berlokasi tepat di bawah susunan kamera. Oppo F11 Pro diotaki chip MediaTek Helio P70 yang dipadu RAM 6 GB dan memori internal 64 GB.
Terdapat slot dual kartu SIM yang bersifat hybrid dan ada dua kamera di punggung Oppo F11 Pro. Kamera utamanya memiliki resolusi 48 megapiksel dengan lensa berbukaan f/1.8. Kamera kedua dengan resolusi 5 megapiksel (f/2.4) hanya berfungsi sebagai depth sensor untuk mengukur jarak subyek foto ke perangkat.
Di bagian punggung ini juga terdapat pemindai sidik jari berbentuk bundar. Terdapat dua kamera di punggung Oppo F11 Pro. Kamera utamanya memiliki resolusi 48 megapiksel dengan lensa berbukaan f/1.8.
Kamera kedua dengan resolusi 5 megapiksel (f/2.4) hanya berfungsi sebagai depth sensor untuk mengukur jarak subyek foto ke perangkat. Di bagian punggung ini juga terdapat pemindai sidik jari berbentuk bundar.
Apabila ingin memperbesar ukuran memori internal, pengguna harus mengorbankan salah satu kartu SIM untuk dipasang kartu memori microSD hingga kapasitas 256 GB.
Di bawah cangkang Oppo F11 Pro terbenam baterai berkapasitas 4.000 mAh yang didukung pengisian daya super cepat VOOC 3.0. Oppo mengklaim hanya dibutuhkan waktu 80 menit untuk mengisi baterai dari nol hingga penuh.
Oppo mengklaim daya tahan baterai bisa sampai 15,5 jam dalam mode standby. Oppo F11 Pro menjalankan sistem operasi Android 9 Pie yang dilapis dengan antarmuka ColorOS 6.
Ada dua varian warna yang bisa dipilih yakni Thunder Black dan Green Aurora. Desain warna yang digunakan masih bernuansa gradasi, di mana Thunder Black memadukan warna hitam, ungu dan biru. Sementara,Green Aurora memadukan waena biru dan hijau.
Oppo F11
Tak hanya Oppo F11 Pro, Oppo juga menjual Oppo F11 reguler. Sebagian besar spesifikasinya sama dengan versi Oppo F11 Pro. Hanya saja letak kameranya berbeda, di mana kamera depan Oppo F11 terletak di takik berbentuk waterdrop. Layar Oppo F11 sedikit lebih kecil, yakni 6,5 inci.
Perbedaan lain terdapat pada konfigurasi memori yakni RAM 4GB dan media internal 128 GB. Oppo F11 rencananya mulai dijual di toko-toko pada 19 April.
Spesifikasi Ponsel Oppo F11 dan Oppo F11 Pro
Secara umum, spesifikasi keduanya tampak sama, yang membedakan letak kamera depan, resolusi kamera, besaran memori, dan tentu saja harga.
Oppo F11 Pro telah mengadopsi mekanisme pop-up untuk kamera depan, sementara di Oppo F11, kamera selfie bertumpu pada takik waterdrop screen. Perbedaan lain terdapat pada konfigurasi memori, di mana Oppo F11 Pro memiliki kapasitas RAM 6 GB dan internal 64 GB, sedangkan Oppo F11 berbekal RAM 4 GB dan internal lebih besar yakni 128 GB.
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, mengapa versi Pro tidak memiliki besaran internal seperti Oppo F11 yang notabene merupakan versi di bawahnya. Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, pihaknya sengaja membedakan produknya dengan penyesuaian target pasar.
“Kebutuhannya beda antara Oppo F11 dan Pro. Targetnya juga beda,” kata Aryo di Jakarta.
Ia mengklaim, target pasar Oppo F11 Pro adalah mereka yang telah matang secara finansial. Sehingga jika ingin menambah memori internal, mereka bisa membeli microSD dengan maksimal kapasitas 256 GB ke slot hybrid.
“Kalau F11 tipikalnya ya orang yang pakai ponsel apa adanya aja, bukan yang ingin nambah microSD,” klaim Aryo.
Ia juga mengatakan, hardware yang terpasang di Oppo F11 Pro sudah disesuaikan dengan harga yang dibanderol. “Nanti kalau (F11) Pro pakai itu (internal 128 GB) harganya bisa lebih tinggi. Kita telah melakukan diferensiasi antara Oppo F11 dan Oppo F11 Pro,” ujarnya.















