Sistem teknologi berbasis internet diharapkan mampu mengangkat ekonomi masyarakat. Itulah yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berbicara di sesi Presentasi dan Wawancara di hadapan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019, Kepala Diskominfo Kelik Yuniantoro, menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah mengembangkan marketplace yang diperuntukkan bagi usaha kecil dan menengah yang memiliki potensi produk berdaya saing tinggi.
“Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kami telah mempunyai marketplace, dengan membuat 100 website UKM. Kemudian kami mendampingi terkait pengisian kontensnya, setelah itu kita munculkan di portal Smart City,” kata Kelik, di Jakarta, Selasa (15/10).
Untuk melengkapi data base jumlah UKM yang berada di wilayah Gunung Kidul yaitu dengan meminta data dari Dinas Perindag dengan syarat bahwa UKM dimaksud sudah beroperasi. “Kita mencari (UKM) yang sudah jalan, karena takutnya di posting di sini besok mati,” ujarnya.
Tak berhenti di situ saja, pihaknya juga turut mempromosikan produk-produk UKM yang telah masuk marketplace melalui media sosial, instagram bahkan hingga penayangan di youtube. “Semua free sebab ini masalah layanan. Kemudian kami bikinkan promo-promo,” katanya.
Untuk mensosialisasikan produk binaan UKM dengan promosi pihaknya mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) Diskominfo. “Saya sudah membuat satu landasan, teman-teman saya minta buat sebanyak-banyaknya untuk mempromosikan kuliner, dan UMK di daerah Gunung Kidul. Ada marketplace, ada promosi yang kita support nanti bisa melalui IG (Instagram) Pemkab,” ungkapnya.
Ditambahkannya, terkait dengan maintenance (pemeliharaan) diserahkan kepada masing-masing UKM untuk mengelola dan mengisi kontensnya. “Maintence di mereka. Kita bantu sosialisasi lewat instagram, media sosial dan youtube. Youtube kita kumpulannya konten-konten promo dari UKM dan kegiatan-kegiatan masyarakat yang kita support,” pungkasnya.
Penulis: Agus Haryanto














