ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dewan TIK Minta BRTI Jadi Badan Independen

adam
29 October 2019 | 16:00
rubrik: Digital
Komisioner BRTI: “Perlu Badan Khusus untuk Lindungi Transaksi Digital”

Komisioner BRTI: “Perlu Badan Khusus untuk Lindungi Transaksi Digital”

Share on FacebookShare on Twitter

Dewan TIK Nasional (Detiknas) Garuda Sugardo menyarankan agar Menteri Komunikasi Informatika (Menkominfo) Kabinet Indonesia Maju Johnny G. Plate mengubah Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) agar menjadi badan yang beroperasi independen.

Sebab, menurut Garuda BRTI punya fungsi berbeda dari Kemenkominfo. BRTI memiliki fungsi untuk pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan hukum. Sementara itu, Kemenkominfo berfungsi untuk perencanaan dan mengeluarkan kebijakan.

BRTI sendiri menjadi badan yang mengatur pemanfaatan Palapa Ring, perizinan telekomunikasi, biaya interkoneksi, persaingan usaha, penetapan standar kualitas layanan.

“BRTI ke depan harus(-nya) memberikan penguatan terhadap kebijakan yang dibuat Kemenkominfo. Pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian ada di BRTI. Tetapi (saat ini BRTI juga diisi oleh) orang-orang yang ada di Kemenkominfo,” kata Garuda, Senin (28/10).

Saat ini Dirjen SDPPI Kemenkominfo Ismail rangkap jabatan sebagai Ketua BRTI. Sementara Dirjen Aptika Semuel Abrijani juga merangkap sebagai Wakil Ketua periode 2018-2022. Rangkap jabatan seperti ini dikhawatirkan Garuda mengganggu independensi pengawasan dan pengaturan telekomunikasi oleh BRTI.

Padahal ia berharap BRTI tidak berpihak pada pemain atau penyedia jasa telekomunikasi tertentu di bidang telekomunikasi. Tujuan akhirnya adalah untuk pemerataan standar pelayanan dan jaringan yang sama.

“Jadi BRTI harus di transformasi menjadi regulatory yang independen. Seluruh pemain harus sejajar penuhi lisensi dan tidak boleh ada diskriminasi antara yang kuat dengan yang lemah. Level playing of field (kesetaraan) harus dijaga,” ujar Garuda.

BRTI dibuat sebagai lembaga yang berfungsi sebagai badan pengatur telekomunikasi di Indonesia. BRTI sendiri terbentuk melalui UU 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi.
BRTI terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai unsur pemerintah dan Komite Regulasi Telekomunikasi sebagai unsur masyarakat.

“Dulu BRTI itu waktu lahir, ‘I’ nya itu bukan Indonesia tapi lebih kepada independen. Jadi fungsi dan tugas BRTI dulu adalah semacam Komisi Penyiaran Independen (KPI) yang bisa menilai industri,” kata Garuda.

BACA JUGA:  Indonesia Susul China Terapkan Sensor Wajah Aktifkan Nomor Hape

Garuda juga meminta agar Johnny bisa merevisi UU 36 tahun 1999 yang dianggap sudah usang. Telah berusia hampir 20 tahun, aturan ini dianggap sudah tidak relevan menghadapi perubahan teknologi yang nyaris tak bertepi.

Garuda mengatakan perubahan industri sektor teknologi lebih kencang berlari dibandingkan sektor industri lainnya.

“Sayangnya regulasi di telko ini masih gunakan UU 36 tahun 1996. Jadi artinya sudah 20 tahun. KPK saja 17 tahun sudah ribut minta ampun bilang ketinggalan,” ujarnya.

Garuda meminta agar Johnny bisa memprioritaskan UU Telekomunikasi yang baru. Ia menyerahkan ke Johnny terkait pembahasan UU Telekomunikasi akan fokus membahas telekomunikasi atau juga membahas TIK secara keseluruhan.

Ia berharap Johnny bisa memuluskan UU Telekomunikasi mengingat latar belakang Johnny sebagai politisi.

“Apakah jadi UU Telekomunikasi baru apakah konvergensi karena dunia sudah beda. Dulu cuma telekomunikasi, sekarang konvergensi, telekomunikasi, komputer, teknologi informatika, over the top, multimedia sampai siber. Pertumbuhan jauh meningkat, tetapi instrumen hukum masih konservatif,” kata Garuda.

Tags: BRTIdewan tik
Previous Post

TOP DIGITAL Awards 2019: Inilah Tiga Program Kota Denpasar Yang Sukses Dengan Dukungan TI

Next Post

TOP DIGITAL Awards 2019: Solusi CDMS Jadi Andalan PT Pertamina Hulu Energi Untuk Mengelola Data Migas Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

    Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan GT NX Series, Hadirkan Mobile Gaming Presisi di Kelas Sejutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Priority Consultants Gelar Client, Media, and Partners Networking Evening

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Respons Pengaduan Publik, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto