Home Indeks E-Gov Apa saja Terobosan Inovasi Smart City Pemda Jember?

Apa saja Terobosan Inovasi Smart City Pemda Jember?

Apa saja Terobosan Inovasi Smart City Pemda Jember?
Booth Pemda Jember di Ajang Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, Balai Sudirman, Jakarta, 6 November 2019 (Foto: Dokumentasi Pemda Jember)

Jember menjelma menjadi kabupaten termaju di ujung Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir, menyusul peresmian Bandara Noto Hadinegoro dan pembangunan properti yang sangat masif. Sebut saja, mal terbesar di karesidenan Besuki Lippo Mal Plaza, Rumah Sakit Siloam dan Transmart Jember yang menandakan peningkatan daya beli masyarakat Jember.

Bupati Jember Faida MMR mengakui selama ini kelemahan kabupaten Jember adalah kekurangan data-data yang siap dan akurat. Misal, pemerintah kabupaten Jember tidak memiliki data-data akurat tentang jumlah orang miskin dan anak yatim. Kelemahan data itu membuat pemeberitah kabupaten Jember kesulitan untuk memberikan dana bantuan.

“Jadi ketika masyarakat Jember memerlukan data, kita belum siap dan ada. Kuncinya, Jember harus adopsi smart city untuk mengatasi masalah ini,” katanya.

Karena itu, Jember memiliki program smart city jangka panjang yaitu Jember Satu Data yang akan mengumpulkan semua data dari setiap kantor dinas di Jember dan organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi satu platform. Hal itu akan memudahkan masyarakat Jember yang menginginkan informasi data.

“Adanya data-data yang baik akan menghadirkan analisa yang baik, analisa yang baik dan bermutu akan berdampak kepada satu pengambilan keputusan yang tepat,” ucapnya.

Jember pun telah meluncurkan peraturan bupati untuk menunjang berjalannya road map masterplan di Jember.

Terobosan lainnya, Pemkab Jember menghadirkan layanan Jember Safety Center (JSC) yang akan menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang tinggi di Jember.

Faida mengakui angka kematian ibu melahirkan di Jember sangat tinggi di Jawa Timur dan saat ini ada sekitar 10.600 yang hamil di Jember. Karena itu, pemerintah Jember harus memunculkan inovasi smart city untuk menekan angka tersebut.

“Jember Safety Center akan mendata seluruh data tentang ibu hamil yang beresiko tinggi. Data-data ibu hampil itu akan terintegrasi ke dalam suatu sistem JSC yang bisa diakses oleh para dokter dan bidan bahkan pegawai desa dan kecamatan lewat smartphone android,” katanya.

Nantinya, aplikasi JSC akan memberikan notifikasi kepada dokter atau para bidan bahwa di daerah sekitarnya ada ibu hamil beresiko tinggi yang butuh pertolongan. JSC pun membuat dokter kandungan dan bidan untuk segera mengambil keputusan dan langkah-langkah untuk menangani ibu hamil.

“Aplikasi JSC ini sangat penting karena menyangkut jiwa dan JSC bisa menjadi pencegahan dini untuk menyelamatkan ibu-ibu yang melahirkan. Jika ibu-ibu terlambat kontrol waktu bersalin, maka sistem ini akan memberikan notifikasi kepada dokter bersangkutan,” kata Faida.

“Bagaimana kondisi ibu hamil yang ada di wilayah masing-masing. Melalui aplikasi ini, para ibu hamil akan terkontrol oleh tenaga bidan dan terkoneksi kepada kepala desa, camat, juga Babinsa dan Babinkamtibmas setempat,” ujarnya Faida.

Melalui pengontrolan sejak awal, JSC mampu menekan AKI dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Jember, sehingga bisa berkontribusi menekan AKI dan AKB di Jatim.

Pentingnya Smart City

Bupat Jember Faida MMR mengatakan Jember membutuhkan teknologi smart city untuk menjawab segala tantangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Jember. “Semua progam smart city ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyrakat karena kesejahateraan masyarakat adalah prioritas utama,” kata Bupati Jember Faida.

“Semua program yang dibuat bersama dalam smart city bertujuan agar kehidupan di Jember, baik di bidang pemerintahan maupun kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah dan menjadi lebih ringkas, sehingga program itu ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

“Intinya smart city itu adalah untuk memudahkan. Tidak harus penggunanya secara langsung, tetapi yang membantu bisa juga yang menggunakan smart city,” ujarnya.

Ia pun mengajak kepada seluruh kepala daerah di seluruh Indonesia yang belum mengadopsi smart city untuk segera mengadopsinya demi kemajuan Indonesia di masa depan.

6 Strategi Smart City

Pemerintah Kabupaten Jember memiliki enam strategi penting untuk mewujudkan smart city di Jember yaitu smart government, smart branding, smart farmer, smart living, smart society, dan smart environment.

Solusi smart government melahirkan ide Sijiae yang merupakan kepanjangan dari sistem informasi perizinan dalam jaringan (online). Sistem itu akan mengelola layanan perizinan di Kabupaten Jember, sehingga masyarakat bisa mendaftar secara daring dan juga mengontrol pendaftaran perizinan yang diajukannya melalui program Sijiae.

“Meskipun tidak bertemu orangnya, teknologi informasi tidak membatasi komunikasi tanya jawab antara pemohon izin dan pihak yang memproses izin,” ucap bupati perempuan pertama di Jember itu.

Selain pelayanan, Jember juga memiliki sistem pintar pertanian dan peternakan atau smart farmer yang dapat membantu petani mengklasifikasi data tanaman dan ternak sehingga memudahkan Pemkab Jember memberikan bantuan.

“Pertanian yang modern perlu diukur dengan basis data dan perlu didukung dengan pengelolaan informasi melalui smart technology, yang diberi nama smart farmer pada bidang smart economy,” katanya.

Kemudian, ada smart living, yang fokus pada anak dan ibu untuk mendata ibu hamil sehingga bisa dipantau perkembangannya sampai saat bersalin tiba. Selain itu, Progam Smart Living menghadirkan layanan Jember Safety Center (JSC) yang akan menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang tinggi di Jember.

“Jember Safety Center akan mendata seluruh data tentang ibu hamil yang beresiko tinggi. Data-data ibu hampil itu akan terintegrasi ke dalam suatu sistem JSC yang bisa diakses oleh para dokter dan bidan bahkan pegawai desa dan kecamatan lewat smartphone android,” katanya dalam ajang bimbingan teknis keempat di Jember.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here