Pengembangan nanoteknologi di berbagai bidang begitu pesat terutama di bidang kesehatan, pertanian dan kimia serta energi. Khusus bidang pertanian, nanoteknologi berguna untuk meningkatkan produksi, efesiensi, dan mampu mengurangi limbah.
Apalagi Nanomaterial memiliki sifat unik karena perbandingan permukaan yang luas terhadap rasio volumenya dan adanya efek kuantum. “Hal tersebut menumbuhkan aplikasi material nano pada berbagai bidang sains dan teknologi seperti sel surya, reaksi katalistik, biologi, dan sebagainya,” ungkap Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot S Wisnubroto, di sela International Symposium on Nanotechnology and Nano-Biotechnology, dan Symposium On MOLINA for Green Energy, di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Tangerang. Batan memiliki fasilitas yang dapat berperan penting dalam pengembangan nanoteknologi. Teknik iradiasi dan fasilitas hamburan neutron adalah contoh penting yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan dan karakterisasi nanomaterial.
Djarot menambahkan, penggunaan nanoteknologi bisa meningkatkatkan efisiensi baterai lithium pada mobil listrik. Dengan kata lain, pengembangan nanoteknologi erat kaitannya dengan program Mobil Listrik karena baterei yang digunakan melalui pengembangan nanoteknologi, dapat meningkatkan efesiensi energi. Batan sendiri telah mempelajari nanoteknologi sejak 10 tahun lalu, terutama pada bidang bahan, farmasi, dan lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Bambang Prihandoko, Ketua Konsorsium Batere Lithium, mengatakan baterai salah satu komponen utama mobil listrik. Karenanya, jika Indonesia ingin mengembangkan mobil listrik nasional harus dapat memproduksi baterai sendiri. Berdasar roadmap baterai lithium, ditargetkan pada 2014 konsorsium bisa memroduksi baterai berkapasitas 200 wh/kg dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 20 persen. Diharapkan pada 2018 kandungan lokalnya sudah bisa mencapai 70 persen. “Pada 2014 akan dibangun pabrik di kawasan Puspiptek yang dapat memproduksi 3 baterai lithium dalam satu bulan untuk berdaya 20Kw. Satu baterai ini untuk satu mobil. Jadi 3 baterai untuk tiga mobil,” katanya. (ju/HT)














