ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Badan Litbang Perhubungan Gelar FGD Optimalisasi Transportasi Laut Bersubsidi

Ahmad Churi
28 November 2019 | 22:48
rubrik: Event
Badan Litbang Perhubungan Gelar FGD Optimalisasi Transportasi Laut Bersubsidi

Pembukaan

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itwork-Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan RI, menggelar Focus group discussion (FGD) dengan mengusung tema “Strategi Penyelenggaraan Transportasi Laut Bersubsidi bagi Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP).

FGD ini menghadirkan pembicara dan pembahas dari Ditjen Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan Maluku, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, STIP, ALFI, DPP Pelra, pelaku usaha, dan praktisi pelayaran. Program ini juga untuk mendukung optimalisasi jariangan tol laut yang telah dicanangkan pemerintah sejak lima tahun lalu.

Kegiatan FGD ini dibuka Kepala Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balitbanghub, Capt. Sahattua Simatupang, dan dihadiri Kepala Puslitbang Transportasi antar Moda, M Yugi Hartiman, serta Sekbalitbanghub Rosita Sinaga. FGD yang diikuti sekitar 40 peserta ini menghadirkan enam hasil penelitian lapangan di antaranya disampaikan Frits Blessing, Johny Malisan, Edward Marpaung, Paulus Raga, Dedy Arianto, serta Syafril KA.

“Kegiatan ini diadakan antara lain untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak (stake holder) untuk mendukung pengembangan penyelenggaraan angkutan tol laut agar bisa makin efektif dan efisien. Terutama dalam upaya meningkatkan konektivitas jariangan tol laut ini untuk menjangkau daerah pelosok (pulau terpencil, terluar dan terbelakang). Sehingga bisa mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat,” ungkap Capt. Sahattua Simatupang saat pembukaan FGD yang berlangsung (28/11), di Ruang Garuda, Kantor Balitbanghub, Jalan Merdeka Timur, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Johny Malisan dari Puslitang Transportasi Laut Sungai Danau dan Penyeberangan menyatakan, akibat belum optimalnya jaringan angkutan tol laut, saat ini kondisinya masih nabyak diwarnai tantangan. Pertama terkait konektivitas pelabuhan TP3 dan pengumpul yang belum optimal terwujud. Kedua, biaya transportasi laut dan logistik masih tinggi, dan ketiga adanya disparitas harga masih besar antara wilayah Barat dan Timur.

BACA JUGA:  Ini Penyedia TI yang Sudah 25 Tahun Berperan Mengembangkan Ekonomi Digital Indonesia

“Program angkutan laut bersubsidi dalam program tol laut, harus lebih difokuskan untuk mengatasi kesenjangan itu, termasuk dalam menjangkau daerah-daerah 3T. Sehingga disparitas harga antara wilayah barat dan timur bias makin dikurangi,” ujarnya.

Peserta FGD

Tol laut adalah konektivitas laut yang efektif berupa adanya kapal yang melayari secara rutin dan terjadwal dari Barat sampai ke Timur Indonesia. Tujuannya untuk menjangkau dan mendistribusikan logistik ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan. Selain itu juga untuk menjamin ketersediaan barang dan mengurangi disparitas harga guna menigkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pembicara Frits Blessing ekspatriat asal Belanada yang sudah lama tinggal di Indonesia menyampaikan pendapatnya tentang pentingnya memberdayakan armada kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) agar bisa terkoneksi dengan jaringan tol laut ini. Terutama untuk mengambil peran angkutan laut untuk muatan barang strategis untuk melayani daerah-daerah terpencil perbatasan, dan pedalaman. Dia menyarankan perlunya dilakukan kajian mendalam terutama terkait armada dari aspek pengembangannya, baik ukuran dan bentuk dengan disesuikan kebutuhan melalui pemanfaatan teknologi.

Hal senada disampaikan Syafril KA yang memaparkan hasil penelitiannya bertema Pemberdayaan Pelayaran Rakyat. Pemberdayaan Pelra tetap harus dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip keekonomian, keselamatan dan keamanan, serta kemampuan dan kapasitas kapal Pelra. Hal ini mengingat keberadaannya yang masih sangat diperlukan untuk mengangkut barang-barang maupun penumpang di daerah 3T. “Kita akui penyusutan jumlah armada Pelra selama ini dipengaruhi oleh kesulitan mendapatkan muatan. Pemilik kapal harus menunggu satu hingga dua bulan agar muatan penuh untuk menutup biaya pengangkutan. Nah ini yang perlu dibantu bersama untuk mencarikan solusinya,” kata Safril.

Tercatat untuk program sejak pertama digulirkan program tol laut memang juga terus mengalamai peningkatan. Tahun 2016 terdapat enam (6) kapal dengan melayani enam (60) trayek. Tahun 2019 naik menjadi sebanyak 19 Kapal dengan 20 trayek. Tahun 2020 ditargetkan 26 kapal 14 kapal negara 4 kapal milik PT. Pelni 5 Kapal PT. ASDP 26 Trayek dengan pagu anggaran sebesar Rp. 439.837.173.000.

BACA JUGA:  Pemkot Tangerang Kembali Raih Predikat Kota Layak Anak

Terkait angkutan di daerah 3T, Kementerian Perhubungan, melalui Ditjen Perhubungan Laut menyediakan angkutan laut bersubsidi yang meliputi subsidi angkutan barang tol laut, kapal perintis, dan kapal ternak. Dalam rangka mendukung angkutan laut bersubsidi ini, pada tahun 2019 subsidi yang diberikan mencapai Rp1,2 triliun, untuk melayani luas wilayah layanan yang cukup luas dan banyaknya jumlah kapal yang mengoperasikan pelayanan subsidi. Anggaran subsidi angkutan laut perintis Rp943 miliar, tol laut Rp222 miliar, dan angkutan kapal ternak Rp40 miliar.

Saat ini tercatat total 138 kapal yang melayani trayek subsidi, yang terdiri atas 19 kapal tol laut, 113 kapal perintis, dan 6 kapal ternak. Jumlah tersebut di luar 26 kapal PT. Pelni yang memperoleh tugas untuk mengangkut penumpang dengan skema public service obligation (PSO). Sedangkan, pada 2018, banyaknya kapal yang melayani pelayanan bersubsidi sekitar 120 unit. Kegiatan angkutan laut yang bersubsidi ini, kapal-kapal yang melayani tersebar di seluruh pangkal-pangkalan dan bergerak ke rute-rute atau jaringan yang dilayani.

Dari FGD di antara disimpulkan, bahwa konektivitas jariangan tol laut perlu ditingkatkan untuk menjangkau daerah pelosok (pulau terpencil, terluar dan terbelakang). Kapal yang dapat diupayakan untuk memperlancar konektivitas pelabuhan pengumpul dan pelabuhan di daerah gugus kepulauan dapat berupa kapal motorized barge atau landing craft cargo. Dengan adanya kapal feeder yang melayani daerah pelosok diharapkan dapat mengurangi biaya transportasi laut dan logistic yang tinggi. Juga perlu mendesain kebutuhan kapal motorized barge dan landing craft cargo dengan mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri, serta memberdayakan kembali keberadaan kapal Pelra. (AC)

Previous Post

SDM Indonesia Terancam oleh Robotisasi, Ini Solusinya

Next Post

Hape Realme 5s Resmi Dijual di Indonesia, Harganya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agoda Ungkap Tren Liburan Kalangan Gen Z di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto