Pemkot Tegal Belajar ke Telkom untuk Kembangkan Smart City

Penulis adam

Dalam mewujudkan The Real Smart City, sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Telkom dan Kominfo dibutuhkan. Kolaborasi ini dipertegas dengan kunjungan Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi ke Telkom Land Mark Tower, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Menurut Jumadi, infrastruktur Telkom perlu ditingkatkan sesuai standar internasional.

“Kita bicara di versi atas, aplikasi dan lainnya. Namun, ducting, cabling dan broadbandnya [perlu] dibereskan. Secara infrastruktur sudah bagus, tetapi perlu ditingkatkan lagi agar sesuai dengan standar internasional yang bisa dijadikan acuan Telkom, Kominfo kemudian Pemerintah Kota Tegal,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (14/1).

Ia menambahkan, upaya mewujudkan The Real Smart City selaras dengan harapan Presiden Joko Widodo karena mempercepat realisasi Indonesia sebagai Smart Nation.
Pemaparan digital experience yang dapat diterapkan untuk realisasi Tegal sebagai Smart City. (9/1/2020)

Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin mengatakan diperlukannya blueprint untuk bisa mewujudkan Smart City yang terdiri dari tiga pilar.

“Kita perlu blueprint bersama yang terdiri dari 3 pilar. Pertama, smart infrastructure jadi bagaimana kita menyiapkan connectivity data center, server, storage. Keduanya, smart untuk platform khususnya pelayanan apa yang dapat diberikan, sehingga dapat dicustomize. Ketiga adalah digital service yang diberikan pada masyarakat,” ujar Zulhelfi.

Dengan ini, baik rencana jangka pendek maupun jangka panjang dapat disiapkan. Sementara itu Komisaris Telkom, Ismail berharap infrastruktur dan device lengkap agar mendorong dan mendukung Pemkot Tegal untuk menjadi percontohan smart city.

“Kalau bisa, Kota Tegal menjadi showcase di Indonesia dengan pendekatan yang berbeda terkait smart city secara utuh. IT dapat melakukan apa saja baik kebutuhan Pemda maupun masyarakat,” ujar Ismail.

Dalam kunjungan ini, Jumadi diajak untuk mencoba Telkom Digital Experience yang memperlihatkan teknologi yang ada serta mungkin diterapkan di masa depan. Di antaranya adalah implementasi teknologi virtual reality (VR) dalam game maupun artificial intelligence (AI) seperti voice control yang dapat membantu dalam hal sehari-hari seperti berkebun.

BACA JUGA

Leave a Comment