ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Petinggi Fortinet Bagi Tips Jaga Anak dari Penjahat Siber

Ahmad Churi
14 January 2020 | 17:04
rubrik: Tips & Trick
Maingame.com dan Bukalapak Gelar Turnamen Asik untuk Dukung Industri Gaming Tanah Air

Maingame.com dan Bukalapak Gelar Turnamen Asik untuk Dukung Industri Gaming Tanah Air

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,ItWorks- Berkat kemajuan internet, saat ini permainan (game) yang menyenangkan, bahkan juga materi pendidikan yang digemari anak, kian mudah diakses hanya dengan sekali klik di computer atau perangkat mobile. Sayangnya, kemudahan akses permainan dan materi pembelajaran di internet juga rawan penjahat siber.


Dalam upaya menghindari serangan yang dilakukan oleh penjahat siber, sekaligus memastikan agar anak terlindungi secara online, Vice President Information Security, Fortinet, Renee Tarun berbagi tips yang bisa diterapkan, agar anak tetap terjaga privasi dan keamanan perangkatnya. “Tips ini saya dapat dari penyelenggaraan National Cyber Security Awareness Month, Oktober 2019 lalu dengan tema Own it, Secure It, and Protect IT,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima ItWorks (14/1), di Jakarta.

Berikut enam 6 tips yang bisa diterapkan untuk menjaga keamanan siber anak ketika menggunakan perangkatnya untuk terhubung atau online dengan jaringan internet.

  1. Ajari Anak Mengenali Perangkat dan Aplikasi yang Digunakan
    Banyak sekali aspek kehidupan anak, termasuk sekolah hingga berkomunikasi dengan teman-temannya bergantung pada perangkat yang terhubung ke internet. Memang benar perangkat berbasis internet ini menawarkan banyak peluang untuk bantu perkembangan mereka. Namun perlu ingat kalau hal ini juga menempatkan anak Anda dalam risiko diserang oleh penjahat siber. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk membuat mereka mengenali dan memahami perangkat serta aplikasi yang digunakan. Dengan begitu, anak bisa mengetahui jika ada hal-hal yang mencurigakan di perangkat atau aplikasi secara online.
  2. Jelaskan Anak Jika Privasi Online Sangat Penting

Setelah mengajari mereka untuk pahami dan kenali perangkat serta aplikasi secara baik, saatnya jelaskan tentang betapa pentingnya privasi mereka di online. Buatlah anak paham kalau profil digital mereka dan informasi keluarga harus dijaga sebaik mungkin. Banyak kegiatan online yang meminta data pribadi seperti ketika akan mendaftar sebuah aplikasi, anak-anak harus tahu apa dan kapan informasi tersebut bisa diberikan. Terutama untuk anak yang sudah dewasa, ingatkan mereka untuk sangat berhati-hati dalam memberikan akun perbankan atau mengunggah informasi pribadi. Gunakan data pribadi seminim mungkin.

BACA JUGA:  Fortinet Perluas Penawaran Layanan, Dukung Tim SOC Lawan Ancaman Siber


3.Jika Perlu, Buatlah Pedoman Ketika Online
Anda tidak selalu dapat mengontrol apa yang anak-anak Anda lakukan secara online, namun, menetapkan seperangkat aturan untuk diikuti ketika online akan membantu melindungi mereka. Seperti membuat daftar situs website yang harus mereka hindari, bisa mereka akses, hingga ciri-ciri kejahatan siber yang harus hindari. Bahkan saat ini Anda juga sudah bisa mengatur perangkat untuk menentukan bagaimana anak bisa mengakses internet secara aman. Pedoman ini juga dapat dibuat untuk anak saat ber-media sosial. Anda bisa tuliskan informasi pribadi atau keluarga seperti apa yang boleh diunggah oleh mereka.

4. Terapkan Keamanan Tambahan

Penjahat siber selalu memiliki cara untuk dapat menyerang target mereka. Dengan membuat anak Anda paham dan mengerti tentang perangkat mereka serta dunia online, hal tersebut tentu meminimalisirnya terkena serangan siber. Namun, tidak ada jaminan secara 100% mereka sudah aman. Anda perlu juga mempelajari fitur keamanan yang terdapat di setiap situs serta aplikasi yang diakses oleh anak, dan menerapkan lapisan keamanan tambahan ke perangkat mereka. Hal ini akan membuat penjahat siber lebih sulit untuk menyerang.

5. Bentuk Pertahanan Terhadap Ancaman Siber

Orang-orang yang berada di online, perangkat pribadi meraka, dan akun online-nya telah menjadi target utama bagi penjahat siber yang bertujuan mencuri informasi pribadi. Karena alasan ini, sangat penting bagi orang tua untuk memastikan perangkat mereka sendiri, dan perangkat anak mereka, aman. Juga, anak mereka memahami sepenuhnya perangkat dan aplikasi yang digunakan. Ini adalah pertahanan pertama.

Selanjutnya, untuk akun online, pertahanan untuk keamanan dimulai dengan menggunakan kata sandi yang kuat. Hindari penggunaan frasa umum atau informasi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir. Sangat dianjurkan untuk mengganti kata sandi secara berkala untuk setiap akun.

BACA JUGA:  Fortinet Luncurkan Solusi Secure AI Data Center

Kemudian aktifkanlah Multi-Factor Authentication (MFA) agar akun anak semakin aman. MFA bekerja dengan cara menambahkan langkah ekstra ke proses login untuk memverifikasi identitas. Bentuk MFA biasanya berupa kode unik yang dikirim ke email atau pesan singkat melalu nomor yang didaftarkan di awal. Login dapat berhasil hanya jika kode tersebut sudah dimasukkan. MFA sangat penting terutama untuk akun perbankan.

Jika bicara soal perangkat, ancaman signifikan dapat berasal dari jaringan yang terhubung dengan anak Anda. Jaringan yang dimaksud contohnya adalah Wi-Fi publik yang saat ini dapat sangat mudah untuk ditemui dan diakses. Wi-Fi publik sering digunakan oleh penjahat siber sebagai jembatan untuk mendapat akses ke perangkat yang terhubung dengannya. Pastikan ketika anak atau keluarga Anda ingin menggunakan Wi-Fi publik seperti di restauran, perhatikan dan konfirmasi kembali nama jaringan dengan menanyakannya kepada staff.

6. Monitor Kegiatan
Hal ini penting dilakukan apalagi jika Anda telah melihat tanda-tanda serangan siber di perangkat mereka. Letakanlah perangkat seperti komputer di tempat yang mudah untuk dipantau atau temani mereka ketika sedang online dengan perangkat lainnya.

Bagi Anda yang telah memiliki anak dewasa, pantaulah kegiatan belanja online mereka. Pastikan mereka belanja dari situs yang aman. Pasalnya, penelitian ancaman terbaru dari FortiGuard Labs menunjukkan bahwa platform e-commerce telah mengalami peningkatan serangan, juga peningkatan penipuan skimming kartu untuk mencuri data keuangan. (AC)

Tags: Fortinet
Previous Post

Pemkot Medan Luncurkan Aplikasi Smart City

Next Post

Pemkot Tegal Belajar ke Telkom untuk Kembangkan Smart City

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agoda Ungkap Tren Liburan Kalangan Gen Z di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto