Gara-gara Millennial, Implementasi BI QRIS Sesuai Ekspektasi

Penulis adam

Bank Indonesia menggelar Netizen Festival (Netifest) 2020 untuk mempromosikan kebijakan Standard QR Code Indonesia (QRIS). Ajang tersebut merupakan perlombaan membuat video dan menulis blog, dengan mengangkat tema QRIS: Pembayaran Digital ala Milenial.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan ekonomi dan teknologi terkini akan semakin meningkat melalui BI Netifest 2020.

“Ini acaranya spesifik, Netizen Festival (Netifest) 2020. Targetnya adalah anak-anak muda yang usianya dominan di Indonesia. Anak muda melakukan pembayaran tidak pakai cash, tapi melalui pembayaran digital pakai smartphone. Itulah yang kita gunakan untuk meningkatkan sistem pembayaran kita,” kata Destry, ditemui di Museum Bank Indonesia, Kawasan Kota Tua, Jakarta, belum lama ini.

Destry menuturkan terdapat 25 penyelenggara jasa sistem pembayaran atau dompet elektronik yang menggunakan QRIS. Sementara, jumlah merchant yang terdaftar mencapai 1,9 juta. Implementasi QRIS berjalan sesuai ekspektasi sejak diwajibkan pada 1 Januari 2020.

“Sejauh ini implementasinya berjalan cukup baik dan diharapkan akan terus berjalan sesuai rencana dan ekspektasi kami,” ucapnya dalam siaran persnya, Senin (27/1).

Selain QRIS, Bank Indonesia juga mempersiapkan sejumlah insiatif lain dalam mendorong aktivitas ekonomi digital di Indonesia, yaitu open banking, konfigurasi sistem pembayaran ritel, infrastruktur pasar keuangan, pengembangan data nasional dan konfigurasi pengaturan, perizinan, pengawasan, dan pelaporan.

“Target kita sebanyak mungkin merchant UMKM masuk digital payment (pembayaran digital) Indonesia,” katanya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko menambahkan sosialisasi QRIS melalui lomba blog dan video cukup efektif bagi generasi muda. Pasalnya, banyak peserta mampu mengemas kebijakan BI tersebut menjadi menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat umum.

“Saat melakukan proses penjurian, saya melihat langsung hasil dari kreativitas tersebut dan cukup kaget ternyata mereka semua bisa membungkus kebijakan BI menjadi sesuatu yang lebih mudah dipahami tanpa menghilangkan key message atau inti dari pesan kami, yaitu mengenai QRIS dan penggunaannya,” kata Onny.

Sebelumnya, Bank Indonesia telah menyelenggarakan Festival Edukasi BI (FeskaBI). Acara tersebut merupakan inisiatif baru dalam mengasah kreativitas publik, sekaligus menyosialisasikan pembayaran digital QRIS.

“Seluruh anak muda dapat mempelajari, memahami, mendukung kebijakan terkini Bank Indonesia dan mengkomunikasikannya kepada khalayak yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat yang teredukasi mengenai kebijakan-kebijakan tersebut,” katanya.

Kompetisi yang berlangsung sejak November hingga Desember 2019 ini diikuti 1.700 peserta dengan lima kategori kompetisi. Penghargaan atas pemenang kompetisi diserahkan saat penyelenggaraan Netifest 2020 di Museum Bank Indonesia, Jakarta.

Penghargaan kepada pemenang diberikan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, dan jajaran pimpinan Bank Indonesia seperti Onny Widjanarko, Hamid P. Wibowo, Junanto Herdiawan, dan Jeffri D. Putra.

Kegiatan BI Netifest 2020 merupakan puncak dari rangkaian acara FeskaBI yang memfasilitasi generasi muda dalam melihat peluang berkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Berikut ini daftar para pemenang Video dan Blog Competition BI Netifest 2020.

Kategori Blog Competition:

Juara 1: Masruro
Juara 2: Umi Marfathonah
Juara 3: Dian Restu Agustina l

Kategori One Minute Video Competition:

Juara 1: Leonard Gahansa
Juara 2: Bhekti Setyowibowo
Juara 3: Diego Armando Takaredase

Kategori Vlog Competition:

Juara 1: Steeve Muntu
Juara 2: Mahendrayana Setiawan Triatmaja
Juara 3: Sigit Rizky Ramadhan

Kategori Animation Movie Competition:

Juara 1: Sudibyo Saputro
Juara 2: Catya Wido Ahmad
Juara 3; Mohammad Najib

Kategori Short Movie Competition:

Juara 1: Sarwadiono
Juara 2: Muh Irwan Setiawan
Juara 3: Ali Mulyaman

BACA JUGA

Leave a Comment