ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bank Pelat Merah Tingkatkan Belanja Modal TI Tahun ini, Buat Apa?

adam
29 January 2020 | 14:00
rubrik: Digital
Perkembangan Teknologi Bikin Bank di Indonesia Tidak Tertarik Tambah Kantor Cabang
Share on FacebookShare on Twitter

Memasuki tahun 2020, perbankan mulai mematangkan rencana ekspansi bisnis digital. Selain untuk mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) lewat penghimpunan dana murah, pengembangan digital juga menjadi alat bagi perbankan untuk mencari tambahan pendapatan sekaligus langkah efisiensi beban operasional.

Guna mewujudkan hal tersebut, hampir setiap tahun perbankan kerap meningkatkan belanja modal alias capital expenditure (capex) teknologi informasi (TI). Salah satunya PT Bank Mandiri Tbk yang menyatakan akan meningkatkan capex TI sebanyak 30% sampai 35% dari tahun lalu.

Catatan saja, tahun lalu bank berlogo pita emas ini setidaknya menganggarkan belanja modal sebesar Rp 2,4 triliun. Anggaran tersebut merupakan separuh dari total belanja modal perusahaan yang menembus Rp 4,8 triliun. Bila dihitung, artinya tahun ini anggaran TI Bank Mandiri ada di kisaran Rp 3,12 triliun hingga Rp 3,24 triliun.

Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Rico Usthavia menjelaskan, sebagian besar kenaikan tersebut akan digunakan untuk pengembangan digital banking perusahaan.

Artinya, tahun ini Bank Mandiri akan lebih gencar memperbaharui pelayanan digital serta menambah fitur layanan digital banking terutama dari sisi kredit. “Tambahan itu juga termasuk digital financing alias kredit, dari sisi aset” tuturnya.

Rico juga menjelaskan, sejak tahun lalu pun pihaknya sudah menyiapkan rancangan tersebut. Caranya yakni dengan bekerjasama dengan beberapa e-commerce dan perusahaan teknologi finansial (tekfin) untuk penyaluran kredit.

“Di salah satu e-commerce, kami sudah menjadi digital financing,” jelasnya dalam siaran persnya, Rabu (29/1).

Asal tahu saja, Bank Mandiri di awal tahun 2019 pun sudah menggandeng dua perusahaan situs belanja daring di Tanah Air yakni Tokopedia dan Bukalapak guna mendorong penyaluran kredit.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengungkap peta bisnis pengembangan teknologi perseroan antara lain peningkatan kapabilitas digital banking, penguatan aspek keamanan informasi, serta konsolidasi perangkat dan infrastruktur perusahaan.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Terapkan Robotic Process Automation, Digitalisasi Bank CTBC Kian Efisien

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI Dadang Setiabudi menjelaskan, setidaknya ada dua fokus utama perseroan tahun ini dari sisi digital. Pertama, perluasan open banking yang akan menyasar pada ekosistem digital melalui kerjasama dengan e-commerce, tekfin hingga perusahaan rintisan lewat pemanfaatan API (application programming interface).

Kedua yakni omni banking, singkatnya BNI bakal menyasar pada kapabilitas layanan channel bank seperti mobile banking dan internet banking. “Ini untuk memberikan customer experience yang lebih mudah, nyaman dan standar yang sama,” tutur Dadang.

Tahun lalu, BNI memang gencar melakukan ekspansi digital guna menjaring dana murah. Salah satunya lewat pengadaan mesin pembukaan rekening secara digital (BNI Sonic).

Tahun ini, Dadang menjelaskan pihaknya akan melakukan digitalisasi dari sisi pembiayaan khususnya bagi sektor riil pelaku UMKM. “Cara ini untuk mensukseskan program pemerintah seperti kredit usaha rakyat (KUR) yang akan kami lakukan dalam bentuk digital loan,” tegasnya.

Sebelumnya BNI menyebut tahun 2020 capex TI bakal naik 13% dari anggaran 2019 yang mencapai Rp 1 triliun. Memakai asumsi tersebut, artinya BNI bakal menganggarkan belanja modal TI sekitar Rp 1,13 triliun.

Tak ketinggalan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga punya rencana serupa. Direktur TI dan Operasional BTN Andi Nirwoto menuturkan pihaknya akan memperluas channel perbankan elektronik khususnya mobile banking. Namun di samping itu, perseroan lebih mengincar segmen nasabah milenial.

“Kami tetap akan fokus pada ekosistem kami yaitu perumahan,” jelasnya.

Adapun, BTN sebelumnya menjelaskan total anggaran TI tahun ini mencapai Rp 500 miliar. Meningkat dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar.

Tags: bank pelat merahbelanja ti
Previous Post

Pixma Ink Efficient GM4070, Printer Infus Multifungsi Monokrom dengan Kemampuan Cetak Warna

Next Post

PLN-Pemprov NTB Kembangkan Teknologi Olah Sampah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jasa Marga Siapkan Sistem Penerus e-Toll

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • iPad Air Baru Resmi Diperkenalkan, Usung Chip A14 Bionic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalin Dukung Bank DKI Hadirkan Layanan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BSN Manfaatkan Aplikasi IT Unggulan untuk Memudahkan Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto