Hasil penelitian VMware MeConomy 2014 menemukan sebuah kenyataan baru dimana lebih banyak karyawan menginginkan kemampuan untuk bekerja jauh dari kantor, di setiap waktu dan di setiap perangkat. Penelitian oleh VM Ware mempelajari dinamika perubahan New Workplace (tempat kerja baru) seiring bergantinya profil pekerja dari seorang baby boomer ke seorang millenial.
Tenaga kerja millennial (juga dikenal sebagai Pekerja Baru), adalah orang yang lahir di era mobile, menduduki posisi-posisi di korporasi, dan mereka memiliki harapan tinggi kepada IT untuk memungkinkan melakukan bisnis sesuai dengan cepatnya kehidupan. Mereka lahir setelah tahun 1982, dan sekarang berusia antara 12 sampai dengan 32 tahun. Untuk 10 tahun berikutnya, mereka akan terus memasuki tenaga kerja, merubah workplaces (tempat-tempat kerja).
Meningkatnya Permintaan Kepada IT untuk Mendukung Bekerja dari luar kantor. Dengan banyaknya titik akses seperti laptop, tablet, dan smartphone, pekerja mobile memberikan tekanan pada departemen IT untuk menghantarkan jasa dan akses tingkat tinggi tanpa adanya risiko. Rata-rata para pekerja yang disurvei mengharapkan perusahaan mereka untuk mendukung tenaga kerja mobile dengan menyediakan kebijakan kerja yang fleksibel, perangkat keras yang membenarkan mereka untuk bekerja dimana saja serta emungkinkan akses ke aplikasi yang mereka butuhkan di perangkat mereka sendiri.
“Perusahaan mendapati tantangan yang meningkat untuk menyesuaikan kebutuhan-kebutuhan ‘millenial’ – yang ingin komputasi untuk beroperasi sesuai keinginan mereka terhadapnya, dan yang ingin mendapat informasi kapan saja dan dimana saja mereka memerlukannya. IT harus mampu untuk menyediakan mereka kebebasan bekerja di perangkat apapun yang mereka inginkan, seperti desktop, laptop, tablet atau smartphone; mereka ingin kebebasan memilih aplikasi; dan mereka ingin fleksibilitas dengan penyimpanan data,” kata Andreas Kagawa, Country Manager, VMware, Indonesia.
Andreas menambahkan, “Bersama VMware, organisasi dapat mengambil pendekatan pengguna-sentris ke komputasi personal yang memungkinkan akses aman ke aplikasi dan data dari setiap perangkat, dimana pun dan kapan pun si pengguna membutuhkannya; bisnis juga tidak hanya memiliki akses ke ahli yang tepat diseluruh komponen pengguna-akhir yang berbeda tapi juga dapat mengadopsi pendekatan terpadu. Tenaga kerja cloud mobile akan dimungkinkan untuk berpindah dari desktop, ke laptop, ke tablet, ke telepon, ke mobil – dan aplikasi mereka, konten mereka, perangkat mereka hadir – dimana saja, setiap tempat, setiap waktu. VMware Horizon™ 6 memungkinkan CIO untuk menghantarkan tempat kerja virtual yang aman yang memungkinkan pengguna akhir untuk bekerja sesuai cepatnya kehidupan.
VMware Membantu Perusahaan Menghantarkan Virtualisasi Dekstop dan Aplikasi
Untuk membantu IT memberikan dukungan yang lebih baik kepada pekerja mobile, VMware baru saja mengumumkan VMware Horizon™ 6, sebuah updated portfolio solusi pengguna akhir yang dirancang untuk lebih mensederhanakan penggunaan dan manajemen desktop dan aplikasi virtual melalui satu platform tunggal. VMware Horizon™ 6 memungkinkan satu ruang kerja terpadu yang membuat IT untuk secara efisien menghantarkan, melindungi dan mengelola aplikasi dan desktop Window untuk pekerja di seluruh virtual, fisik dan perangkat pribadi mereka. VMware Horizon™ 6 tidak hanya memungkinkan IT untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja mobile, ia juga membantu IT mengendalikan biaya dan memungkinkan karyawan untuk bekerja setiap saat, dimana saja, di setiap perangkat. (red/ju)
Temuan-temuan Penting VMware MeConomy 2014
87 % pekerja dewasa di Indonesia memiliki banyak perangkat
92 % pekerja dewasa di Indonesia worked-on-the-go (bekerja saat perjalanan berangkat dan pulang kerja)
Lebih dari 60 persen responden pekerja dewasa di Indonesia menganggap “kerja adalah sesuatu yang dilakukan tidak masalah dimanapun berada”
72% responden pekerja dewasa di Indonesia percaya mereka dapat memempertahankan tingkat produktivitas diluar kantor paling sedikit 50 persen dari waktu saat bekerja di dalam kantor
64 persen pekerja dewasa di Indonesia merasa rumah mereka atau rumah merangkap tempat tinggal (home office) adalah tempat kerja ideal














