ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Serangan Stalkerware di Indonesia Menurun

Ahmad Churi
9 March 2020 | 13:00
rubrik: Research
Serangan Stalkerware di Indonesia Menurun

pengguna smartphone (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Indonesia telah mengalami penurunan sebagai pengguna perangkat mobile (smart phone) yang terpengaruh oleh stalkerware pada 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, sebanyak 2.720 pengguna di Indonesia terpengaruh oleh stalkerware, menurun dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 3.381 pengguna.


Laporan terbaru Kaspersky menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami penurunan signifikan dalam pengguna yang terpengaruh oleh stalkerware selama 2019 dibandingkan periode sama tahun selumnya. Statistik ini sekaligus menempatkan Indonesia di peringkat ke-17 secara global dalam hal pengguna yang terpengaruh oleh stalkerware. Stalkerware merupakan situasi dimana pengguna setidaknya menghadapi satu kali upaya instalasi spyware komersial yang sering digunakan sebagai alat untuk spionase domestik.

Program yang disebut sebagai Stalkerware ini memungkinkan untuk melakukan intrusi ke dalam kehidupan pribadi seseorang. Dengan menggunakan stalkerware, pelaku dapat mengakses pesan, foto, media sosial, geolokasi, dan rekaman audio atau kamera korbanny. Dalam beberapa kasus, ini dapat dilakukan secara waktu nyata atau real-time.

Selain menganggu ruang privasi pengguna, akibat lain yang dapat ditimbulkan dari kehadiran stalkerware salah satunya adalah ruang untuk terjadinya sebuah hubungan yang mengganggu. Ketika sebuah privasi seseorang dilanggar, pada saat itulah hak mereka pun dilanggar. Sebuah kasus nyata, di mana seorang suami melakukan pemantauan pada ponsel istrinya menggunakan stalkerware telah menyebabkan hubungan yang seharusnya dijalani dengan kepercayaan, berubah menjadi suatu hal yang tidak sehat. Ini juga membuat stalkerware dikenal luas oleh masyarakat dengan nama “spouseware”.

“Kami selalu menjadi penganjur perlindungan privasi untuk semua pengguna, terlepas dari jenis kelamin dan lokasi dimanapun mereka berada. Dari data terbaru kami, saya harapkan, dapat menjelaskan ancaman online saat ini yang menargetkan perempuan dan langkah-langkah hukum serta tindakan pencegahan lebih lanjut untuk melindungi mereka terhadap bahaya ini. Maret adalah bulan di mana kami berdedikasi untuk memberdayakan perempuan di seluruh dunia. Mari kita lakukan lebih banyak lagi upaya untuk melindungi para ibu, istri, anak perempuan, dan para perempuan independen di luar sana terhadap penguntit virtual,” papar Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara Kaspersky, melalui rilis pers yang diterima ItWorks (9/3), di Jakarta.

BACA JUGA:  Apa saja 6 Tren Pemasaran Mobile di Indonesia Tahun ini?

Disebutkan, meskipun angka tersebut mungkin tampak lebih kecil dari jumlah deteksi jenis malware lainnya, stalkerware penting untuk diwaspadai karena sifatnya yang sudah melanggar privasi dari perspektif konsumen. Untuk mengetahui sejauh mana risiko yang dapat ditimbulkan dari malware ini, di tahun 2019 saja, produk Kaspersky telah mendeteksi 222.434 instalasi stalkerware pada pengguna perangkat Windows, dengan tiga negara yang paling terkena dampak termasuk Rusia (40.912), India (18.549), dan Jerman (15.217).

Dalam kaitan ini, Kaspersky menyarankan langkah-langkah berikut untuk menghindari atau agar terhindar dari serangan stalkerware:
• Jangan pernah ungkapkan kata sandi perangkat seluler (smart phone) Anda, meskipun itu dengan seseorang yang Anda percayai.
• Ubah semua pengaturan keamanan di perangkat seluler, bahkan saat Anda memutuskan koneksi. Orang-orang yang sebelumnya pernah menjalin hubungan dengan Anda bahkan dapat berupaya untuk mendapatkan informasi pribadi dan memanipulasinya.
• Jangan mengklik tautan dalam email yang tidak dikenal terlebih jika Anda tidak yakin apakah itu legal atau tidak. Selalu periksa keaslian email dengan mengunjungi situs web resmi terlebih dahulu.
• Menggunakan solusi keamanan andal yang dapat memberikan notifikasi tentang keberadaan program spyware komersial yang bertujuan menyerang privasi Anda di ponsel, seperti Kaspersky Internet Security.

Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Imoo Watch Phone Kini Punya 21 Brandzone di Indonesia

Next Post

Apa saja Keunggulan Aplikasi POSGIRO Mobile di Indonesia?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto