SNIPER, sebuah perusahaan pembesut aksesors smartphone memperkenalkan headset audio nirkabel HS81.
Produk ini datang dengan beberapa fitur, antara lain Noise Cancelation, Built-in Microphone, dan juga bentuk headset yang menyerupai telinga sehingga nyaman untuk dinikmati.
Headset ini memiliki diameter 50 milimeter yang berbentuk oval sehingga menyerupai telinga. Headset ini memiliki microphone yang berfungsi sebagai penangkap suara pada saat digunakan untuk menerima atau melakukan panggilan.
Berbicara tentang kualitas suara tentunya SNIPER tidak ingin kalah dengan pesaing-pesaingnya. Didukung dengan Bluetooth versi terbaru yaitu Bluetooth 5.0 HS81 mampu menghantarkan suara dengan kualitas yang lebih natural, jernih dengan dentuman bass yang serasi.
Selain kualitas yang jernih dengan teknologi nirkabel, HS81 juga mempunyai kecepatan dalam proses menghubungkan antar perangkat. Untuk menghubungkannya, pengguna harus menyalakan Bluetooth pada smartphone terlebih dahulu dan menunggu sampai perangkat HS81 teridentifikasi pada daftar deteksi perangkat Bluetooth di smartphone, pilih dan secara otomatis Headset akan terhubung. Tingkat jeda suara antara smartphone dengan Headset juga relatif kecil atau bahkan nyaris tidak ada, hal in dipengaruhi oleh jarak antar perangkat.
Kenyamanan dalam menikmati audio pun menjadi perhatian bagi HS81, SNIPER membubuhi Pasive Noise Cancelation pada HS81. Terdapat kulit elastis mengelilingi tepi dari headset sehingga berfungsi sebagai penghambat suara bising yang akan masuk ke dalam telinga kita. Seperti kita ketahui ada dua tipe Noise Cancelation yang biasa digunakan oleh para produsen Audio. Active Noise Cancelation dan Passive Noise Cancelation. Yang dimaksud dengan Active Noise Cancelation adalah penghalang bising yang dihasilkan dari rangkaian elektronik yang ditanamkan pada Headset, sehingga suara bising yang ditangkap oleh microphone akan direduksi dengan rangkaian elektronik di dalamnya.
Berbeda dengan Passive Noise Cancelation pada tipe ini, Headset akan dipasang penghalang bising yang dihasilkan dari earcups atau busa yang dipasang mengelilingi telinga sehingga menimbulkan efek kedap. Jadi, bisa disimpulkan perbedaan dari keduanya adalah pengurangan bising dengan chip elektronik dan non elektronik. Tentu saja penghalang bising dengan chip elektronik lebih mahal dari pada yang tanpa alias Passive Noise Cancelation.
Agar lebih nyaman di kepala dan nyaman di telinga Headset ini dapat menyesuaikan besar kepala penggunanya dengan melakukan penyetelan panjang dan pendek pada headband penyangga earphone. Untuk kekuatan daya, earphone HS81 dilengkapi dengan daya baterai yang mumpuni sehingga mampu digunakan dengan durasi yang cukup lama. Seperti kebanyakan audio yang dilengkapi dengan Bluetooth, Headset ini juga dilengkapi pengingat suara apabila daya pada Headset telah mendekati habis. Untuk tombol pengatur seperti tombol ‘Play’ dan juga tombol ‘Forward’ dan ‘Next’ terletak di bagian bawah speaker tepatnya pada sisi sebelah kiri. Untuk menjawab dan menghentikan panggilan HS81 meletakkan pada bagian yang sama, tepatnya pada tombol ‘Play’ atau ‘Stop’.
Terdapat satu lagi fitur yang menjadikan Headset ini pantas untuk diperhitungkan. Headset ini dapat dilipat sehingga ringkas untuk di masukkan ke dalam tas dan mudah untuk dibawa kemanapun. Untuk lebih melindungi dari tekanan agar tidak rusak, SNIPER melengkapinya dengan pouch atau tas yang berfungsi sebagai tempat pelindung. Tas mini tersebut berbentuk bulat berbahan keras sehingga mampu melindungi Headset secara maksimal. SNIPER membandrol HS81 dengan harga yang relatif bersaing, yakni Rp600 ribu. (Fauzi)














