ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

LIPI Tak Jamin Sinar Ultraviolet Bisa Bunuh Virus Corona

adam
25 March 2020 | 10:00
rubrik: Digital
Ini Dia Purwarupa Alat Tes Corona Buatan Indonesia

Ini Dia Purwarupa Alat Tes Corona Buatan Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan sinar ultraviolet-C (UVC) tidak menjamin bisa membunuh virus corona (SARS-CoV-C).

Kepala Bidang Pengelolaan Penelitian Kimia LIPI, Akhmad Darmawan mengatakan UVC belum tentu bisa membunuh virus corona dan virus lainnya. UVC memang bisa digunakan untuk membunuh bakteri. Akhmad mengatakan virus dan bakteri merupakan dua makhluk hidup yang berbeda.

“Kalau sinar UVC itu tidak jamin bisa bunuh virus tapi bisa bunuh bakteri. Kalau bisa bunuh virus itu studinya belum banyak lampu UV itu tidak bisa jamin bisa bunuh virus,” kata Akhmad.

Akhmad bahkan mengatakan belum ada penelitian yang menjamin bahwa sinar UVC bisa menginaktivasi atau membunuh bakteri. Bukti konkret adalah galon air minum masih bisa berlumut apabila terkena sinar matahari. Padahal sebelumnya, galon sudah dibersihkan dengan sinar UVC untuk membunuh spora lumut.

“Kita tahu kalau air isi ulang supaya steril itu pakai UV tapi itu tidak jamin spora hilang 100 persen. Air isi ulang sudah pakai UV masih bisa berlumut kalau kena matahari,” kata Akhmad dalam siaran persnya, Rabu (25/3).

Akhmad mengatakan UV itu biasanya memang digunakan oleh peneliti mikrobiologi untuk sterilisasi. Akan tetapi, ia mengatakan bahkan sinar UV tersebut tidak menjamin sterilisasi sepenuhnya.

Dihubungi terpisah, Peneliti di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Ratih Asmana Ningrum mengatakan ada penelitian bahwa tipe corona SARS-CoV sebelumnya mati terkena paparan sinar UV.

“Memang pada penelitian dengan tipe corona sebelumnya SARS-CoV, paparan 60 menit sinar UV diklaim bisa menginaktivasi virus,” kata Ratih

Di sisi lain, Peneliti bidang mikrobiologi LIPI Sugiyono Saputra menjelaskan UVC mengatakan salah satu metode desinfeksi untuk udara dan air. UVC bisa menginaktifkan lebih dari 95 persen aerosol H1N1 virus influenza.

BACA JUGA:  Bersatu Melawan Coronavirus: Pakai Aplikasi PermataMobile X Untuk Transaksi Keuangan

Efektivitas UVC membunuh bakteri dan virus tergantung durasi paparan, intensitas dan panjang gelombang sinar UVC.

“Ada pula yang menyatakan berbagai jenis virus lain dan bakteri juga bisa diinaktifkan dengan UVC, dengan menghancurkan material genetiknya DNA atau RNA sehingga mereka [virus dan bakteri] tidak bereplikasi,” kata Sugiyono.

Sebelumnya, perusahaan Dimer asal Amerika Serikat menciptakan alat yang disinfektan dengan menggunakan sinar ultraviolet-C (UVC). Alat yang dinamakan GermFalcon akan memancarkan sinar UVC untuk membunuh virus dan bakteri.

Perusahaan UVD asal Denmark juga telah membuat robot pemapar sinar UVC. Secara otomatis, robot bisa berkeliling untuk membunuh mikroba virus dan bakteri. Kapasitas produksi telah meningkat tiga kali lipat, dan tim sekarang merakit satu robot desinfeksi sehari di fasilitas mereka di Odense, Denmark.

Dilansir dari BBC, robot dengan delapan lampu panjang memancarkan sinar UVC. Ini menghancurkan bakteri, virus dan mikroba berbahaya lainnya dengan merusak DNA dan RNA mereka, sehingga tidak dapat berkembang biak. Robot dibanderol dengan harga Rp1 miliar.

Tags: Covid-19LIPI
Previous Post

Gandeng iBox, Proyektor Mini Nebula Apollo Melenggang di Indonesia

Next Post

LIPI Beri Akses Unduh E-Book Gratis

Comments 2

  1. Andika says:
    6 years ago

    Saya tetap percaya bahwa dalam rangka melawan virus corona sangat penting berjemur dibawah cahaya matahari, mengapa ?. Pertama sudah terbukti secara ilmiah bahwa matahari, khususnya matahari pagi bermanfaat meningkatkan sistem imun. Kedua tidak penting apakah suhu cahaya atau ultraviolet dapat secara langsung membunuh virusnya atau tidak tapi yang jelas akan membuat droplet (cairan bersin) yang menjadi media virus diluar tubuh mengering yang artinya mengurangi resiko penyebarannya.

    Kepada orang orang yang merasa ahli mari memberi penjelasan lengkap dan utuh, jangan sepengal sepengal hanya untuk tujuan membantah ahli lain, supaya mendapat panggung. Kita dalam bahaya, mari bersatu.

    Reply
  2. Herman says:
    6 years ago

    Saya tetap percaya bahwa dalam rangka melawan virus corona sangat penting berjemur dibawah cahaya matahari, mengapa ?. Pertama sudah terbukti secara ilmiah bahwa matahari, khususnya matahari pagi bermanfaat meningkatkan sistem imun. Kedua tidak penting apakah suhu cahaya atau ultraviolet dapat secara langsung membunuh virusnya atau tidak tapi yang jelas akan membuat droplet (cairan bersin) yang menjadi media virus diluar tubuh mengering yang artinya mengurangi resiko penyebarannya.

    Kepada orang orang yang merasa ahli mari memberi penjelasan lengkap dan utuh, jangan sepengal sepengal hanya untuk tujuan membantah ahli lain, supaya mendapat panggung. Kita dalam bahaya, mari bersatu.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pameran dan Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Pusat Inovasi Logistik dan Rantai Pasok di ASEAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Red Hat Tech Day: Jakarta 2026, Red Hat Tempatkan Realitas AI Melampaui Hype

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didukung CeMAT dan CargoNOW, Pameran & Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Digelar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto