Jakarta, ItWorks- Di saat pandemi Covid-19 yang masih mewabah, Youtap Indonesia, perusahaan teknologi yang memiliki fokus layanan membantu pelaku usaha mengembangkan solusi digital mencatat adanya peningkatan signifikan transaksi non tunai. Youtap juga berkomitmen untuk terus mendorong adopsi transaksi digital seiring dengan himbauan Bank Indonesia untuk menggunakan transaksi non-tunai, guna mencegah penularan virus Covid-19 tersebut.
Youtap mencatat adanya kenaikan transaksi non-tunai pada merchant-merchant di seluruh Indonesia hingga 129%, menyusul perubahan kebiasaan konsumen yang lebih memilih pembayaran non-tunai di masa pandemi Covid-19.
Youtap Indonesia di antaranya telah mengembangkan solusi digital untuk McDonald’s (McD) Indonesia, yang sudah terintegrasi dengan beberapa penerbit uang elektronik. Di antaranya LinkAja dan ShopeePay dan juga dengan aplikasi reward Cashbac. Solusi dengan scanner khusus ini telah terintegrasi untuk transaksi di kasir counter, self ordering kiosk (SOK), dan drive-thru. Metode transaksi ini sangat aman digunakan pada saat pandemi Covid-19 ini dimana transaksi dilakukan non-tunai yang tanpa kontak dan pertukaran media.
“Solusi digital non-tunai dari Youtap sangat mendukung inisiatif non tunai kami dan memberikan keleluasaan kepada pelanggan dalam melakukan pembayaran. Dengan transaksi yang cepat dan aman melalui solusi Youtap ini, kami juga melihat kenaikan yang signifikan untuk penggunaan non tunai pada transaksi drive-thru di masa pandemi ini,” ujar Yanti Lawidjaja, Direktur IT dan Keuangan dari McDonald’s Indonesia dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini, di Jakarta.
Berdasarkan data yang tercatat oleh Youtap Indonesia, kenaikan pada transaksi non-tunai pada layanan drive-thru McDonald’s ini mulai terjadi semenjak minggu pertama pengumuman pandemi, yang sekarang porsinya naik hingga 4 kali lipat dengan rata-rata nilai transaksi hariannya naik hingga sekitar 170%. Saat ini, McDonald’s menitikberatkan pada layanan McDelivery, drive-thru dan take-away yang semuanya tanpa kontak langsung untuk mendukung langkah pemerintah dalam melakukan social distancing guna mencegah laju penyebaran Covid-19.
Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia mengatakan,pandemi Covid-19 memang memberikan dampak pada banyak entitas bisnis. Saat ini pihaknya terus melakukan edukasi kepada merchant untuk program Bersih, Sehat, Aman: menjaga kebersihan, social distancing, dan bertransaksi dengan non-tunai.
“Kami pun mulai mengedukasi bagi merchant UMKM untuk memberikan layanan pesan antar dengan transaksi non-tunai. Ini adalah momentum kita untuk mendorong adopsi transaksi digital yang nyaman dan aman,” ujarnya. (AC)














