Pemerintah Indonesia telah menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk mengurangi penyebaran virus corona, termasuk mengikuti kebijakan di seluruh dunia untuk mendorong sistem bekerja dari rumah sebagai salah satu upaya memperkuat pembatasan sosial.
Berikut tips cara kerja dari rumah yang dibagikan oleh Lenovo:
Tetapkan jadwal kerja yang fleksibel. Mulai dan akhiri pekerjaan pada waktu yang sama setiap hari akan membantu Anda memisahkan waktu profesional dan pribadi. Pada saat yang sama, pahamilah bahwa orang lain mungkin juga bekerja dari rumah. Di sinilah headphone ekstra peredam bising dapat berguna dengan baik.
Tetapkan beberapa batasan. Penelitian kami menemukan 61% karyawan merasa mereka menjadi produktif atau bahkan lebih ketika bekerja dari rumah vs bekerja di tempat lain, alasan utama karyawan memilih untuk tidak melakukannya dalam kondisi normal, atau bahkan merasa kurang produktif bekerja di rumah, adalah gangguan. Seperti suara TV atau ketidakmampuan untuk memisahkan pekerjaan dan kehidupan keluarga. Tetap berlakukan jam istirahat, karena di lingkungan tempat kerja orang tidak bekerja penuh 100%.
Sering berkomunikasi, ini mungkin norma baru. Sebagai manajer, tugas kita adalah memastikan tim kita merasa terhubung dan bahagia. Karena karyawan tidak yakin seberapa baik operasi bisnis normal jika mayoritas karyawan perlu bekerja dari rumah, komunikasi yang jelas dan terbuka sangat penting selama periode transisi ini. Kirim pesan instan kepada seseorang, atau minta mereka mengikuti obrolan video untuk membicarakan sesuatu selama 5 menit. Di kantor Anda dapat berbalik dan mengetuk bahu seseorang jika Anda memiliki pertanyaan. Dari rumah, Anda harus menggunakan teknologi untuk menjembatani koneksi itu.
Bekerja Berbeda dari Rumah. Orang-orang berpendapat bahwa ketika mereka bekerja dari rumah mereka perlu bekerja secara berbeda dari yang mereka lakukan di kantor. Jika Anda berada di kantor, Anda dapat mulai di meja Anda, pindah ke ruang ngerumpi, beralih ke sofa, atau pergi ke treadmill berjalan jika perusahaan Anda memilikinya. Demikian pula, ketika bekerja dari rumah, pilih tempat di rumah Anda untuk menjadikannya “basis kantor” Anda di rumah.
Tetaplah bersosialisasi secara remote. Banyak orang yang mempertanyakan visibilitas ketika bekerja dari rumah. Anda tidak memiliki kesempatan untuk bertemu dengan rekan kerja anda. Sehingga, anda harus menciptakan visibilitas tersebut. Jangan pernah meremehkan kekuatan ruang obrolan atau jendela pesan instan. Orang-orang perlu menggunakan teknologi lebih sering untuk memaksakan sosialisasi kantor. Jika Anda memiliki waktu istirahat 15 menit, pikirkan tentang siapa yang belum Anda lihat untuk sementara waktu dan gunakan sebagai kesempatan untuk menjangkau dan memaksakan adanya pertemuan virtual, bahkan jika Anda tidak bertatap muka. Mungkin Anda ping rekan yang akan makan siang dan makan siang virtual bersama.
Baca: Teknologi Cerdas Lenovo Tingkatkan Produktivitas Saat Work from Home














