Buntut Sanksi AS, Huawei Lirik Chip MediaTek untuk Gantikan Kirin?

Penulis Fauzi

Perselisihan Huawei dengan Amerika Serikat (AS) masih terus berlanjut. Imbasnya sejumlah produk Huawei menjadi target pelarangan dari pemerintah AS. Konon, target larangan terbaru adalah TSMC, perusahaan semikonduktor terbesar di dunia dan otak di balik chip Kirin besutan Huawei.

Huawei merupakan satu dari tiga pabrikan besar smartphone yang mampu mengembangkan prosesor sendiri. Bahkan, chip besutah Huawei HiSilicon telah menyumbang 70-80% dari smartphone besutannya. Namun, tahun ini situasinya mungkin akan berubah. Huawei pun secara aktif mencari alternatif lain untuk Kirin. Sejurus dengan itu, berdasarkan beberapa laporan, jumlah pesanan Huawei dengan MediaTek telah meningkat lebih dari 300%.

Laman Gizchina yang melansir laporan terbaru dari Nikkei Asia Review menyebutkan bahwa Huawei sedang menjajaki langkah-langkah antisipasi pengetatan pembatasan ekspor oleh pemerintah AS. Karena transaksi langsung dengan TSMC akan dipersulit, Huawei telah mulai membahas pembelian semikonduktor yang diproduksi oleh TSMC melalui MediaTek.

Huawei sendiri disebut telah mulai menjalin hubungan baru dengan MediaTek. Huawei juga berencana untuk membeli chip semikonduktor untuk ponsel 5G dari MediaTek. Namun, menurut klaim sumber yang relevan, Huawei diharuskan untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Selain dengan MediaTek, Huawei juga dikabarkan melakukan negosiasi dengan pabrikan semikonduktor lainnya, yakni UNISOC. Selain diharapkan dapat memperdalam kerja sama di bidang semikonduktor, Huawei juga dimungkinkan untuk membeli chip semikonduktor dari UNISOC. (Fauzi)

BACA JUGA

Leave a Comment