ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Alasan LinkAja Syariah Belum Kasih Diskon Besar-besaran

adam
2 June 2020 | 12:00
rubrik: Digital
LinkAja Syariah Ajak Masyarakat Gunakan Sistem Pembayaran Syariah
Share on FacebookShare on Twitter

LinkAja Syariah belum memberikan diskon atau cashback besar-besaran sejak diluncurkan bulan April lalu. Head of Group Syariah Channel LinkAja, Widjayanto Djaenudin menyampaikan hal ini disesuaikan dengan komitmen Layanan Syariah LinkAja dalam menerapkan prinsip-prinsip syariah.

“Khususnya dalam konteks akad yang digunakan antara pengguna dan kami sebagai penerbit adalah akad qard, maka Layanan Syariah LinkAja tidak memberikan diskon/cashback kepada pengguna karena kami berpendapat yang demikian termasuk dalam riba,” katanya dalam siaran persnya, Selasa (2/6).

LinkAja memberikan alternatif pilihan kepada penggunanya. Untuk pengguna yang menginginkan bertransaksi sesuai prinsip Syariah, LinkAja Syariah telah mendapatkan sertifikasi kesesuaian Syariah dari DSN-MUI.

Fitur syariah ini juga sudah mendapat persetujuan pengembangan fitur Syariah dari Bank Indonesia, sebagai uang elektronik pertama dan satu-satunya saat ini yang memenuhi prinsip-prinsip Syariah. Meski belum memberikan diskon, LinkAja Syariah optimistis dapat tetap bertahan di pasar.

Ditengah wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini, tidak terkecuali Indonesia, masyarakat dihimbau untuk stay at home dan melakukan social distancing. Hal ini membawa konsekuensi masyarakat untuk menyesuaikan mode transaksi yang dilakukan, dari face-to-face transaction menjadi digital transaction.

Salah satunya dengan memanfaatkan uang elektronik. Dengan menggunakan Layanan Syariah LinkAja, pengguna dapat menikmati kemudahan bertransaksi secara digital seperti pembelian pulsa semua operator Telekomunikasi, pembayaran listrik PLN, pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Kemudian pengguna juga bisa melakukan pembayaran zakat, infak, shodaqoh, dan wakaf melalui lembaga-lembaga amil yang telah bekerjasama. Pembelian di marketplace atau e-commerce, khususnya yang telah memiliki halal section juga bisa dilakukan dengan menggunakan Layanan Syariah LinkAja sebagai alat pembayarannya.

Layanan Syariah LinkAja juga membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan stakeholders syariah baik di level nasional maupun di daerah, demi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pengembangan ini termasuk di dalamnya, pengembangan ekosistem makanan dan minuman halal, fesyen muslim, wisata halal, media dan rekreasi halal, kosmetika halal, farmasi halal, serta keuangan syariah.

BACA JUGA:  Nih! Perbedaan LinkAja Syariah dan Konvensional

Menurut State of the Global Islamic Economy Report 2019/20, ada beberapa drivers yang turut menentukan percepatan adopsi dan peningkatan transaksi ekonomi dan keuangan syariah. Pertama, jumlah dan pertumbuhan populasi Muslim. Sebanyak 230 juta atau 87 persen penduduk Indonesia merupakan Muslim.

Kedua, meningkatnya kesejahteraan karena GDP Indonesia tumbuh di level lima persen per tahun, serta pertumbuhan kelas menengah yang tinggi. Ketiga, meningkatnya kesadaran beragama.

Dalam Marketing to the Middle Class Muslim, fenomena yang ditemukan, semakin kaya semakin sholeh, ditandai semakin seringnya pergi umrah, semakin rajin sedekah, fenomena produk dengan logo/jaminan halal semakin diminati, dan sebagainya.

Selain itu adalah konektivitas digital dan ethical consumerism. Sebesar 66 persen konsumen menyatakan rela membayar lebih untuk ethical products.

Ethical products sangat sejalan dengan produk-produk Syariah yang menerapkan kaidah Syariah seperti tidak adanya unsur maisyir (judi), gharar (ketidakjelasan), riba (tambahan), dzalim, dan barang tidak halal.

“Dukungan dan komitmen dari Pemerintah juga sudah besar,” katanya.

Pemerintah meluncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024, dengan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia. Dibentuknya Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) juga untuk mengawal terwujudnya visi tersebut.

Tags: linkaja syariah
Previous Post

Menjaga Jarak dan Memakai Masker Mengurangi Risiko Covid-19

Next Post

Buntut Sanksi AS, Huawei Lirik Chip MediaTek untuk Gantikan Kirin?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Serangan Siber Terhadap Departemen Pemasaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Resmikan Proyek Baterai Terbesar di Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengusung Transformasi Digital Mendukung SIMRS Terintegrasi, RSUD Karsa Husada Kandidat TOP Digital Awards 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Terhadap Kejahatan Modus APK Fiktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto