ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Waspada Cybercrime Berkedok Kompensasi Pandemi Covid-19

Ahmad Churi
9 June 2020 | 13:03
rubrik: Research
Waspada Cybercrime Berkedok Kompensasi Pandemi Covid-19
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Di tengah pandemi covid-19, pemerintah di banyak negara mencoba mengurangi beban untuk mendukung bisnis dan warga negaranya, melalui keringanan pajak, skema kompensasi, pemeriksaan stimulus, dan sejenisnya. Namun hal ini juga dimanfaatkan para penjahat siber melakukan aksinya, di antaranya penipuan berkedok dukungan financial kompensasi akibat pandemi.

Jika Anda menerima email yang menyatakan bisa mengklaim jumlah tertentu sebagai bentuk bantuan terkait pandemi, jangan buru-buru gembira. Boleh jadi Nada sedang menjadi target penjahat siber. Sebab Pemerintah ternyata bukan satu-satunya yang menjanjikan bantuan keuangan, para penjahat atau para scammers, juga menawarlkan hal serupa yang mereka mengarah ke yang sebaliknya.

Berdasarkan temuan Kaspersky yang dirilis hari ini (09/06), banyak spam saat ini menggunakan pembayaran terkait pandemi sebagai umpan untuk mendistribusikan malware. Target mungkin diminta untuk membuka lampiran atau mengklik tautan dalam pesan untuk mendapatkan dana yang dijanjikan. Misalnya, scammers yang menargetkan pengguna di Brasil mengklaim bahwa pemerintah telah menghapus pembayaran listrik karena pandemi. Memang tidak bisa begitu saja berhenti membayar, namun; pertama, diharuskan mendaftar online menggunakan tautan yang disediakan dalam pesan.

Para pelaku cybercime (penjahat siber) juga memanfaatkan phising yang membuat penerima bantuan seolah-olah mendapat email dari pemerintah yang menawarkan kompensasi pandemic. Meskipun tautan tersebut tampaknya mengarah ke situs web pemerintah, alamat pengirim email terlihat tidak resmi. Jika penerima gagal mencium hal aneh dan mengklik tautan tersebut, maka Trojan loader Sneaky (produk Kaspersky mengidentifikasinya sebagai Trojan-Downloader.OLE2.Sneaky.gen) diinstal pada komputer, dan kemudian mengunduh dan menjalankan Trojan lain.

Jika pengguna cukup tertarik untuk mengklik tautan, mereka memang melihat formulir yang menanyakan nama depan dan belakang mereka, serta nomor jaminan sosial (SSN) dan alamat saat ini. Anehnya, formulir ini tampaknya ditujukan untuk penduduk AS (negara lain tidak menggunakan SSN), tetapi tombol pengiriman (“Отправить”) menggunakan bahasa Rusia.

BACA JUGA:  Terimbas Covid-19, APJII Minta Pemerintah Tunda Pembayaran BHP dan Kontribusi USO

Selain itu masyarakat mungkin juga menerima tawaran bantuan dari organisasi internasional dan bahkan negara lain. Para dermawan asing itu Nampak sangat royal. Misalnya, seseorang dengan nama Kristalina Georgieva dari International Monetary Fund (IMF) tampaknya membagikan hampir satu juta euro. Program untuk memberikan kompensasi kepada mereka yang harus berada di rumah selama pandemi yang di klaim merupakan inisiatif bersama dengan pemerintah Cina.

Untuk menerima uang, pengguna harus menghubungi pihak kantor menggunakan alamat Gmail di email. Mereka yang merespons kemungkinan akan diminta untuk membayar semacam biaya pemrosesan, tanpa dana tersebut, transfer dianggap tidak dapat dilanjutkan. Dalam email lain, tampaknya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), file terlampir dikatakan berisi semua detail yang diperlukan untuk menerima kompensasi.

Dokumen tersebut terlihat cukup resmi, dengan cap, tanda tangan, dan lambang WHO, meskipun penulis jelas-jelas melebihkan tanda seru pada bagian header. Para scammer menjanjikan korban uang sebesar USD150.000.
Para pelaku kejahatan siber tidak secara eksplisit mengatakan bagaimana cara memperoleh uang tersebut, tetapi menyebutkan bahwa mereka membutuhkan informasi tertentu dan menyarankan penerima untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang email “karena alasan keamanan.” Dalam hal ini, masyarakat pengguna internet, diminta waspada dan berhati-hati saat menerima tawaran apa pun melalui dunia maya (internet). (AC)

Tags: Covid-19Kaspersky Lab
Previous Post

Segera Meluncur di Indonesia, Realme Narzo Dijual Sekitar Rp 2 Jutaan

Next Post

GoPlay Menggalang Pendanaan Independen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Kenalkan Jajaran Workstation dan Komputer Desktop Veriton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto