JAKARTA, Itech – IndonesianCloud telah menjadi bagian dari VMware vCloud Air Network. Kepastian tersebut dipromosikan pada ajang event VMworld 2014 di San Francisco, ekosistem provider VMware vCloud Air Network mencakup lebih dari 100 negara dengan lebih dari 3.800 penyedia layanan.
Menurut Neil Cresswell, CEO IndonesianCloud, sebagai bagian dari anggota VMware vCloud Air Network, IndonesianCloud merupakan pilihan yang tepat sebagai penyedia layananan untuk kebutuhan hybrid cloud computing perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. “Layanan kami merupakan yang terbaik di kelasnya menawarkan pelanggan berupa keamanan dan kompatibilitas infrastruktur berkelas enterprise, bersama dengan fleksibilitas dan kemudahan untuk memindahkan beban kerja antara private, public, dan hybrid cloud,” kata Neil.
IndonesianCloud menyediakan layanan VMware Hybrid Cloud Powered sebagai suatu kumpulan perangkat layanan cloud computing di seluruh platform bersama, didukung oleh kumpulan terbesar dari aplikasi yang sudah ada dan menawarkan mobilitas aplikasi istimewa yang unik dari VMware. Layanan ini memungkinkan pelanggan melakukan proses implementasi beban kerja ke public cloud secara cepat dan dengan fleksibilitas yang dimiliki mampu untuk memindahkan kembali (secara bolak-balik) diantara ekosistem internal dan eksternal jika diperlukan. Selain itu, aplikasi yang lama akan didukung tanpa konfigurasi ulang dan penulisan ulang.
Sebagai salah satu bagian dari program VMware Cloud Credits Purchasing, pelanggan dapat membeli layanan dari IndonesianCloud melalui mekanisme proses prabayar dan pelunasan di masa datang untuk layanan cloud yang diinginkan. Pelanggan dapat membeli kredit untuk layanan cloud oleh IndonesianCloud, langsung dari VMware atau reseller VMware.
Hal terpenting menjadi anggota VMware vCloud Air Network adalah IndonesianCloud memiliki akses ke dalam teknologi cloud yang paling terbaru, dapat berbagi praktek operasional, dan secara umum, berkolaborasi dengan anggota lain di seluruh dunia untuk memberikan manfaat yang lebih besar di komunitas Public Cloud,” ujar Reza Kertadjaja, COO dari IndonesianCloud . (red/ju)














