Fitur Face to Face Video Chat dari Tinder Sedang Diuji Coba

Penulis Teguh Suyudi

Tinder, aplikasi layanan pencarian sosial mulai menguji coba fitur Face to Face Video Chat di sejumlah negara termasuk Indonesia. Fitur ini dikembangkan dan dibuat oleh tim Trust and Safety Tinder dengan memprioritaskan keamanan pengguna.

Tinder membuat aturan, pengguna hanya bisa mengobrol ketika sesama pengguna menyukai satu sama lain. Seperti halnya video call, fitur ini tersedia jika ada kesepakatan dari dua orang yang sudah match dan sudah terjadi komunikasi.

Setelah menemukan ketertarikan yang lebih lanjut dan sudah sepakat untuk melakukan Face to Face Video Call, pengguna dapat mengetuk ikon video. Fitur ini tidak akan diaktifkan, sampai dari masing-masing individu mengaktifkan fitur ini.

Seperti saat mengaktifkan toggle video call, pengguna juga dapat keluar kapan saja. Karena masih uji coba, setelah panggilan selesai, tim Tinder akan bertanya bagaimana pengalaman pengguna ketika menggunakan fitur video call tersebut.

Fitur ini memprioritaskan hak pengguna agar mereka tetap merasa nyaman ketika memutuskan untuk melangkah ke tahap lebih lanjut dari sekadar chat, jika dari masing-masing pengguna merasa waktunya sudah tepat.

“Fitur video chat kami memberikan cara baru kepada para pengguna untuk tetap dapat saling berkenalan melalui tatap muka di aplikasi Tinder walaupun mereka tidak berada di tempat yang sama,” ujar Head of Trust and Safety Product Tinder, Rory Kozoll, dalam siaran pers, 9/7.

Selain di Indonesia, fitur Face to Face Video Chat di aplikasi Tinder juga diuji coba di Amerika Serikat, Brasil, Australia, Spanyol, Italia, Prancis, Peru, Chili, Vietnam, Korea, Taiwan dan Thailand.

Baca: Bayar Langganan Tinder Plus Kini Bisa Pakai Pulsa Telkomsel

BACA JUGA

Leave a Comment