Jakarta,ItWorks- Di era digital, semua menginginkan adanya kemudahan melalui dukungan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), termasuk fasilitas hunian dengan kosep smart home. Menjawab hal ini, pengembang properti Synthesis Development kembali meluncurkan show unit terbaru dari proyek Synthesis Homes dengan fitur Smart Home.
Mencari rumah ideal bukan perkara mudah. Tentu banyak pertimbangan sebelum memutuskan dan memilih rumah idaman untuk keluarga. Hal yang selalu menjadi pertimbangan sebelum membeli rumah yakni lokasi, akses, kenyamanan lingkungan sekitar, keamanan, fasilitas, harga, dan banyak faktor lainnya yang tidak kalah penting seperti lokasi fasilitas pendidikan disekitar hunian, mal, tempat ibadah, dan sebagainya, termasuk akses dan dukungan infrastruktur teknologi digital.
Sesuai konsep, pengembang menghadirkan akses teknologi untuk smart home yang menjadi fitur utama Synthesis Homes. Di antaranya mencakup panic button yang berfungsi sebagai sarana bagi penghuni untuk melaporkan masalah keamanan, yang dapat diakses dari satu aplikasi ponsel. Fitur Smart Home, di antarahnya dilengkapi dua unit CCTV yang diinstal di garasi dan ruang tamu, saklar utama listrik, AC di kamar tamu dan kamar anak. Semua dapat diakses dari satu aplikasi di ponsel pintar. “Kalau masih mau menambah fitur lain, seperti smoke detector dan motion detector misalnya, instalasi jaringannya pun sudah siap di unit,” ujar Imron Rosyadi, Sales & Marketing General Manager Synthesis Development dalam rilis pers, di Jakarta, baru-baru ini.
Synthesis Homes juga membangun Edu Park atau area untuk belajar dengan public wi-fi, serta berbagai fassilitas pendukung, seperti Sport Park yang berfungsi untuk berolahraga, dan Fun Park yang bisa menjadi sarana bersosialisasi penghuni.
Dengan terus mengakomodir seluruh pertimbangan utama dari calon pembeli dan telah sukses meluncurkan rumah tapak di tahap pertama dan kedua di kawasan Selatan Jakarta. Pengembang properti Synthesis Development kembali meluncurkan properti serupa -show unit terbaru dari proyek Synthesis Homes.
Diharapakan ini bisa mengulang kesuksesan penjualan smart home tahap 1 pada tahun lalu, pada bulan Juli 2019 dan kembali menghadirkan unit berikutnya pada bulan Oktober 2019 yang langsung habis terjual (sold out).
“Untuk yang saat ini kami luncurkan tipe rumah dengan ukuran 6×10 dan 6×15, sekaligus menghadirkan show unit baru untuk tipe Andesit dengan 4 kamar tidur dan 3 kamar mandi, sudah bisa dilihat langsung ke lokasi proyek kami dengan mengikuti protokol kesehatan atau bisa juga dilihat secara virtual 360 lewat website kami,” ujar Imron Rosyadi.
Pada peluncuran unit kali ini Synthesis Homes memasarkan unit Blok A dan Blok L, yakni tipe Andesit dan Paras dengan ukuran standard 6×10 dan 6×15. Pembangunan fase satu saat ini sedang berjalan yang rencannya akan siap serah terima di awal tahun 2021, disusul dengan fase kedua yang akan segera dibangun.
Kawasan Synthesis Homes dengan luas lahan 4,7 hektar akan dikembangkan dengan 267 unit rumah 2 lantai yang mengusung fitur Smart Home. Kelebihan lain, lokasinya dekat dengan stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus dan Fatmawati yang memudahkan penghuni menjangkau lokasi tujuan dengan pilihan moda transportasi yang terintegrasi. Apalagi, tak lama lagi MRT akan terintegrasi dengan moda Trans Jakarta dan Lintas Rel Terpadu (LRT). (AC)














