Banyak pelaku UMKM Indonesia belum mengadaptasi peran data yang sebetulnya justru menguntungkan bagi bisnis karena data pendukung yang diolah menjadi market insight dapat meningkatkan penjualan dengan menyasar audiens dan mengaplikasikan strategi bisnis yang tepat.
Padahal, UMKM Indonesia menjadi salah satu penopang ekonomi nasional. Di Indonesia sendiri, terdapat 64,2 juta unit UMKM yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik dimana 13% dari keseluruhannya telah go digital.
Potensi pasar UMKM digital yang terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang, inilah yang digarap oleh Telunjuk.com, platform layanan rekomendasi dan perbandingan harga belanja daring untuk membantu memberikan keputusan pembelian terbaik bagi masyarakat.
Dalam siaran pers, 7/8, Hanindia Narendrata sebagai CEO & Co-Founder Telunjuk.com menuturkan, “Berada dalam lingkup data-driven company membuat kami memiliki tugas untuk mengedukasi pemilik usaha atas pentingnya data bagi perkembangan bisnisnya agar tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat.”
Berdiri sejak tahun 2012 silam, Telunjuk.com telah mendampingi 3 juta pembelanja setiap bulannya untuk berbelanja di lebih dari 65 e-commerce dan marketplace Indonesia hingga 140 juta produk pilihan dari berbagai kategori.
Tujuannya agar transformasi digital dan perkembangan teknologi yang terus berkembang memberikan pengaruh terhadap pemanfaatan data yang semula hanya menunjang bisnis-bisnis tertentu, hingga kini dapat diadaptasi oleh industri yang lebih luas, termasuk UMKM digital.
Baca: Kreditplus: “Ada Pencurian Data dan Investigasi Sedang Dilakukan”














