Toshiba Corporation mengumumkan ‘cabut’ atau tidak lagi menggeluti bisnis laptop. Setelah perusahaan asal Jepang itu mentransfer 19,9 persen kepemilikan di Dynabook Inc yang dipegangnya kepada Sharp Corporation. Demikian mengutip siaran pers, dikutip 11/8.
Bisnis laptop Toshiba sejak 2018 lalu sudah diambil alih oleh Sharp, dalam keterangan tersebut, berdasarkan kesepakatan pada Juni 2018 Toshiba menyerahkan 80,1 persen kepemilikan Toshiba Client Solutions Co pada Sharp.
Perpindahan tersebut selesai pada Oktober 2018, Toshiba Client Solutions kemudian berganti nama menjadi Dynabook pada Januari 2019.
Sharp pada 30 Juni lalu, menurut keterangan resmi dari Toshiba, melakukan langkah bisnis untuk mengambil sisa saham Toshiba di Dynabook.
“Toshiba sudah menyelesaikan prosedur pengalihan,” kata Toshiba.
Lini laptop Portege, yang identik dengan Toshiba, beberapa waktu lalu diluncurkan atas nama Dynabook.
Toshiba memasuki pasar laptop pada tahun 1985.
Perusahaan ini memperkenalkan jajaran laptop ‘Satellite’ untuk mengikuti seri ‘ThinkPad’ IBM. Perusahaan mengalih dayakan produksi laptopnya hingga tahun 2015, meskipun mulai memproduksi model yang lebih baru di fasilitasnya di China.
Selama tahun 1990-an dan awal 2000-an, Toshiba termasuk di antara produsen PC teratas, tetapi pertumbuhan Lenovo, HP, dan Dell membuat Toshiba semakin sulit untuk melanjutkan kesuksesannya di pasar.
Pangsa pasar PC Toshiba telah menyusut dari puncaknya pada 2011 sebanyak 17,7 juta PC yang terjual menjadi sekitar 1,4 juta pada tahun 2017.
Toshiba telah membuat keputusan sulit untuk tetap menjalankan bisnis selama beberapa tahun terakhir. Masalahnya dimulai dengan akuisisi Westinghouse Electric, divisi nuklir perusahaan AS yang berakhir dengan kegagalan.
Unit proyek itu runtuh dan Westinghouse terpaksa mengajukan perlindungan kebangkrutan. Toshiba harus melakukan pencatatan kewajiban sebesar $ 6,3 miliar, sehingga memaksa perusahaan untuk memangkas bagian lemah dari bisnisnya – seperti bisnis PC – serta menjual Toshiba Memory, salah satu aset perusahaan yang paling berharga.
Baca: Sharp Akuisisi Bisnis Komputer PC Toshiba Rp499 miliar














