Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto minta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bangkit dengan memanfaatkan digitalisasi sehingga mampu mendorong perekonomian Indonesia.
“Kami berharap pelaku UMKM bisa memanfaatkan digitalisasi karena potensinya luar biasa,” kata Airlangga Hartarto dalam diskusi daring di Jakarta, 11/8.
Airlangga Hartarto menyatakan potensi dari pemanfaatan digitalisasi sangat besar karena pasar di Indonesia melalui platform digital mencapai 125 miliar dolar AS sampai 2025.
Ia juga mengatakan pemerintah turut berupaya meningkatkan kemampuan usaha dan pemasaran produk UMKM yaitu melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia bagi pelaku usaha mikro.
“Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia tersebut mendukung digitalisasi yang ditargetkan kepada dua juta UMKM,” ujarnya.
Oleh sebab itu saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian KUKM, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, LKPP, serta K/L lainnya sedang mendorong pembelian produk UMKM melalui platform digital.
“Diharapkan dapat membeli produk UMKM melalui aplikasi serta e-katalog dan laman UMKM untuk pengadaan barang/jasa,” kata Airlangga Hartarto.
Tak hanya itu, Airlangga menyatakan pemerintah juga sedang menyiapkan program untuk 12 juta pelaku usaha mikro yang tidak menerima kredit perbankan dengan nilai bantuan sebesar Rp2,4 juta.
“Program ini sedang disiapkan Kemenkop UKM dan akan segera diluncurkan,” tegasnya.
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia diresmikan Presiden Joko Widodo pada Mei lalu, bertujuan mendorong masyarakat untuk membeli produk-produk buatan UMKM dan ultra mikro lokal, untuk mendukung keberlangsungan bisnis sektor itu selama pandemi virus corona.
Melalui gerakan ini, pemerintah memberikan stimulus khusus UMKM dan ultra mikro sebesar Rp123,46 triliun dari total anggaran program pemulihan ekonomi nasional Rp607,65 triliun.
Stimulus juga diberikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan terutama untuk membantu UMKM beradaptasi dengan kondisi saat ini dengan berjualan di platform digital.














