Jakarta, Itech- Seiring dengan evolusi dan matangnya layanan-layanan cloud, makin banyak bisnis serius mempertimbangkan strategi pemanfaatan cloud maksimal dan implementasi arsitektur hybrid cloud. Namun, meskipun para penyedia jasa cloud menawarkan layanan-layanan baru yang menarik, tiap-tiap dari layanan ini menciptakan data silo dan tidak kompatibel dengan yang lain.
Hal ini mengakibatkan pelanggan kehilangan kendali terhadap data mereka, tidak dapat dipindahkan dengan mudah,.Alhasil, hybrid cloud kembali menciptakan penyebaran data center yang selama ini dikonsolidasi oleh para pelanggan.
“NetApp menyelesaikan tantangan-tantangan unik dalam mengelola data di hybrid cloud dan memberikan pelanggan kendali terhadap data. Bayangkan semua elemen pengelolaan data di berbagai layanan cloud berbeda dapat diintegrasi dengan baik. Ini merupakan visi dan arsitektur dari NetApp Data Fabric untuk hybrid cloud,” Ujar Steven Law, Country Manager NetApp Indonesia.
NetApp Data Fabric memungkinkan pelanggan untuk mengintegrasikan, memindahkan, dan secara konsisten mengelola data mereka di seluruh penjuru hybrid cloud. Dengan begitu pelanggan dapat memanfaatkan nilai ekonomi dan elastisitas dari komputasi awan selagi menjaga kendali terhadap data mereka di seluruh lingkungan hybrid cloud.
Hybrid cloud akan menjadi tulang punggung TIK,” ujar George Kurian, executive vice president of Product Operations, NetApp. “Kami membantu perusahaan-perusahaan menjaga kendali atas data-data mereka selagi mereka menjembatani arsitektur fisik di lokasi mereka dengan pilihan platform cloud mereka,” katanya
. NetApp Data Fabric for the Hybrid Cloud merupakan arsitektur yang tepat untuk membangun hybrid cloud kelas enterprise. “Piranti lunak kami meningkatkan nilai ekonomi, fleksibilitas, dan dampak bisnis dari infrastruktur yang sudah dimiliki pelanggan, dimana solusi teknologi cloud kami membuat perusahaan menjadi gesit,” ujar Arief Pribadi, Senior Technical Consultant NetApp Indonesia seraya membahkan, untuk pasar Indonesia, NetApp memiliki empat cloud service providers yang menjadi partner NetApp di Indonesia. (*)














