ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Awas Group APT Secara Aktif Menargetkan Serangan Server Linux

Ahmad Churi
23 September 2020 | 12:38
rubrik: Research
Awas Group APT Secara Aktif Menargetkan Serangan Server Linux
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Selama ini ada anggapan Linux bebas malware” – setidaknya itulah yang diyakini banyak orang selama bertahun-tahun. Namun, waktu telah berubah, seiring meningkatnya penggunaan sistem berbasis Linux di beberapa area, hal ini juga telah meningkhatkan perhatian para aktor kejahatan siber untuk melakukan serangan pada sistem ini.

Di tengah wabah pandemi covid-19, banyak pekerja tak berada di kantor atau melakukan WFH yang juga menjadi perhatian para penjahat siber untuk melakukan aksinya. Dengan WFH, sistem jaringan dan kekayaan intelektual tetap berada di pusat data atau server perusahaan yang sebagian besar berjalan di Linux.

Terdapat tren signifikan di banyak negara yang menggunakan Linux sebagai ruang lingkup desktop, terutama di berbagai perusahan besar, serta entitas pemerintahan, sehingga mendorong actor ancaman untuk mengembangkan malware yang menargetkan platform ini. Mitos bahwa Linux, sebagai system operasi yang kurang popular dan tidak berpotensi menjadi sasaran malware, mengundang risiko keamanan siber tambahan.

Walaupun Linux mungkin tidak memiliki visibilitas seperti yang dimiliki oleh sistem operasi front-office lain, namun beberapa organisasi besar mengandalkan Linux untuk mendukung operasoinal sistem IT. Seperti untuk menjalankan situs web, lalu lintas jaringan proxy, hingga menyimpan data yang berharga.

Banyak organisasi memilih Linux sebagai server dan system penting secara strategis, paling tidak karena system operasi ini dianggap lebih aman dan tidak terlalu rentan terhadap ancaman siber dibandingkan sistem operasi Windows yang jauh lebih populer. Seperti untuk menjalankan situs web, lalu lintas jaringan proxy, hingga menyimpan data yang berharga.

Hal ini rupanya juga menjadi target penjahat siber, di mana riset dari pakar Kaspersky menemukan, bahwa sebagian besar grup penyerang saat ini juga sangat tertarik menyasar target pada sistem Linux ini. Bahkan bukan sekadar kasus serangan malware massal, namun lebih bersifat ancaman persisten tingkat lanjut (APT).

BACA JUGA:  Awas Video Game Populer Palsu Penyebar Malware

Ancaman persisten tingkat lanjut ( APT ) merupakan aktor ancaman tersembunyi, biasanya grup yang disponsori untuk melakukan intrusi berskala besar yang ditargetkan untuk tujuan tertentu. Motivasi pelaku ancaman tersebut bisa bersifat politik atau ekonomi. Kejadian serangan dunia maya yang dilakukan oleh aktor tingkat lanjut bertujuan untuk mencuri, memata-matai, atau mengganggu. Sektor-sektornya bisa meliputi pemerintahan, pertahanan , jasa keuangan , jasa hukum , industri, telekomunikasi , barang konsumsi dan banyak lagi.

Para peneliti Kaspersky telah mengidentifikasi tren di mana semakin banyak aktor ancaman APT melakukan serangan yang ditargetkan terhadap perangkat berbasis Linux sembari mengembangkan lebih banyak alat yang berfokus pada Linux. “Tren pengembangan perangkat APT telah diidentifikasi oleh para ahli kami secara terus menerus di masa lalu, dan tidak terkecuali alat yang berfokus pada Linux. Kami menyarankan para pakar keamanan siber untuk mewaspadai dan memantau tren ini, serta menerapkan tindakan tambahan demi melindungi server dan workstation mereka,”- komentar Yury Namestnikov, Head of Kaspersky’s Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky di Rusia.

Disebutkan, selama delapan tahun terakhir, lebih dari selusin aktor APT yang diamati telah menggunakan malware Linux atau beberapa modul berbasis Linux. Ini termasuk kelompok ancaman terkenal seperti Barium, Sofacy, Lamberts, dan Equation, serta kampanye lebih baru seperti, LightSpy oleh TwoSail Junk dan WellMess.

Diversifikasi persenjataan mereka dengan alat Linux, memungkinkan aktor ancaman untuk melakukan operasi secara lebih efektif dengan jangkauan lebih luas. Meskipun serangan yang ditargetkan pada sistem berbasis Linux masih jarang terjadi, terdapat malware yang dirancang untuk mereka – termasuk webshell, backdoors, rootkit, dan bahkan eksploitasi yang diciptakan secara khusus.

Selain itu, sejumlah kecil serangan menyesatkan akibat keberhasilan kompromi dari server yang menjalankan Linux sering kali mengakibatkan konsekuensi signifikan. Ini termasuk para aktor ancaman tidak hanya dapat mengakses perangkat yang terinfeksi, tetapi juga titik akhir yang menjalankan Windows atau macOS, sehingga memberikan akses lebih luas kepada mereka dan mungkin tidak terdeteksi.

BACA JUGA:  Awas! Telah Ditemukan Proxy Baru Trojan Macos Mendompleng Software Bajakan

Sebagai contoh, Turla – grup produktif berbahasa Rusia yang terkenal karena taktik eksfiltrasi terselubungnya – telah mengubah perangkatnya secara signifikan selama bertahun-tahun, termasuk penggunaan backdoor Linux. Modifikasi baru dari backdoor Penguin_x64 Linux, yang dilaporkan awal tahun 2020.”Menurut telemetri kami, telah menginfeksi lusinan server di Eropa dan Amerika Serikat, baru-baru ini pada Juli 2020,” ujarnya.

Contoh lainnya adalah Lazarus, grup APT berbahasa Korea, yang terus mendiversifikasi perangkatnya dan mengembangkan malware non-Windows. Kaspersky baru-baru ini melaporkan kerangka kerja multi-platform yang disebut MATA dan pada Juni 2020, para peneliti menganalisis sampel baru yang berhubungan dengan kampanye Lazarus ‘Operation AppleJeus’ dan ‘TangoDaiwbo’, yang digunakan dalam serangan financial dan spionase. Salah satu sampel yang dipelajari termasuk malware Linux.

Guna menghindari menjadi korban serangan yang ditargetkan pada Linux oleh para actor ancaman, peneliti Kaspersky di antaranya merekomendasikan untuk menerapkan langkah-langkah berikut:
• Mengelola daftar sumber perangkat lunak tepercaya dengan baik dan hindari menggunakan saluran pembaruan yang tidak terenkripsi.
• Tidak menjalankan binary dan skrip dari sumber yang tidak tepercaya.
• Melakukan prosedur pembaruan sistem keamanan otomatis
• Meluangkan waktu untuk menyiapkan firewall dengan tepat: pastikan firewall mencatat aktivitas jaringan, memblokir semua port yang tidak digunakan, dan meminimalkan jejak jaringan.
• Gunakan otentikasi SSH berbasis kunci dan lindungi kunci dengan sandi yang aman
• Gunakan 2FA (otentikasi dua faktor) dan simpan kunci sensitive pada perangkat token eksternal (mis. Yubikey)
• Gunakan ketuk jaringan out-of-band untuk secar aman diri memantau dan menganalisis komunikasi jaringan sistem Linux Anda
• Menjaga integritas file sistem yang dapat dieksekusi dan meninjau perubahan file konfigurasi secara teratur
• Bersiaplah untuk serangan orang dalam/fisik: gunakan full-disk enkripsi, boots aman dan tepercaya, serta letakkan pita keamanan tamper-evident pada perangkat keras yang digunakan.
• Rutin melakukan audit system dan periksa log untuk indicator serangan
• Jalankan uji penetrasi pada konfigurasi Linux yang digunakan.
• Menggunakan solusi keamanan khusus dengan perlindungan Linux sepert iIntegrated Endpoint Security. Ini akan memberikan perlindungan web dan jaringan untuk mendeteksi phishing, situs web berbahaya dan serangan jaringan serta control perangkat. Upaya ini juga memungkinkan pengguna untuk menentukan aturan dan mentransfer data keperangkat lain.

BACA JUGA:  Ada 23.000 Perangkat Android Hilang Setiap Bulan

Untuk membaca secara lengkap tentang serangan APT Linux dan rangkuman mendalam mengenaik rekomendasi keamanan dapat di akses di Securelist.com. (AC)

Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Keren Nih, Bukalapak dan Justika Luncurkan Fitur TanyaHukum

Next Post

Sebegini Besaran Bantuan Kuota Data Internet IM3 Ooredoo untuk PJJ

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BCA Syariah Jalin Masjid Istiqlal untuk Mendigitalisasikan Pengelolaan ZISWAF

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trafik Petikemas IPC TPK Tumbuh 6,1 %, Capai 1,49 Juta TEUs

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • USC Rossier Tawarkan Program Doktoral Secara Daring untuk Perkuat Kepemimpinan Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BP Batam – Koarmada I Tanjungpinang Bahas Keamanan Pelabuhan Gunakan Teknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto