ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

18 Solusi Berbasis IoT Garapan Mahasiswa XL Future Leaders Siap Implementasi

Fauzi
29 September 2020 | 10:00
rubrik: Telco
Lenovo: Pembelajaran Online Jadi Solusi Pembelajaran Ideal di Segala Kondisi

Lenovo: Pembelajaran Online Jadi Solusi Pembelajaran Ideal di Segala Kondisi

Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah mahasiswa peserta program XL Future Leaders (XLFL) tengah merampungkan belasan proyek Internet of Thing (IoT).

Ada 18 proyek IoT yang semuanya telah memiliki prototipe dan masuki tahap uji coba lapangan. Bahkan, sebagian besar di antaranya sudah mendapatkan calon pengguna yang akan mengaplikasikan proyek tersebut untuk mendukung produktivitas bisnis atau usahanya. Dimulai pada Januari 2020 lalu, diharapkan semua proyek sudah siap implementasi pada November 2020. Kini, proyek IoT menjadi salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa XLFL.

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto mengatakan, “Proyek IoT ini tugas wajib bagi mahasiswa XLFL angkatan ke-7 dan menjadi syarat kelulusan. Dengan mengerjakan tugas IoT ini, para mahasiswa juga mendapatkan pengalaman riil yang sangat langka, yang tidak setiap sejawatnya bisa mendapatkan kesempatan ini. Hasilnya sejauh ini sangat bagus untuk mereka yang baru pertama mengerjakan IoT.”

Lebih lanjut Feby mengatakan proyek-proyek IoT karya mahasiswa tersebut menyasar pada lima bidang bisnis, yaitu smart building, smart city, agrikultur, kelautan, transportasi dan logistik. Saat ini, semua proyek telah memasuki pengembangan prototipe dan market validation. Para mahasiswa kreatornya sudah melalui tahap awal seperti pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar dari Revolusi Industri 4.0, IoT, dan pengembangan bisnis. Mereka juga sudah melalui tahap survey pasar dan proposal proyeknya juga sudah lolos untuk dibuat.

Pengembangan prototipe adalah proses awal dalam mewujudkan produk IoT meliputi design hardware, aplikasi, dan integrasi dengan “flexiot”, platform IoT milik XL Axiata. Kemudian, market validation adalah proses verifikasi yang dilakukan sebelum dan selama proses pembuatan prototipe yang bertujuan untuk memastikan apakah fitur produk benar-benar menjawab masalah yang dihadapi oleh pasar.

BACA JUGA:  XL Axiata Mulai Kurangi Menara BTS 2G

Dengan demikian, proyek-proyek itu sudah menyelesaikan sekitar 60% dari keseluruhan tahap sebelum sepenuhnya jadi dan siap diimplementasi. Dua tahap lagi yang masih harus dilalui adalah pengemasan contoh produk dan uji coba lapangan. Pengemasan contoh produk berupa pembuatan pcb-assembly dan casing produk yang lebih memperhatikan aspek pemasaran, estetika, dan kegunaannya. Uji coba lapangan perlu dilakukan agar produk yang dibuat dapat bekerja dengan baik di kondisi lingkungan calon pengguna.

“Pada saat mereka mengusulkan ide proyek yang akan dikembangkan, mereka diwajibkan untuk mengobservasi calon pengguna dari ide mereka. Dengan demikian, proyek yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan dan mengarah ke komersial. Karena itu tidak mengherankan jika saat ini hampir semua proyek sudah ada calon penggunanya dan bahkan sudah ada yang ikut terlibat dalam pengembangan proyeknya,” ungkap Feby.

Dalam menggarap proyek IoT, para mahasiswa XLFL mendapatkan bimbingan dari X-Camp, laboratorium pengembangan IoT pertama di Asia Tenggara yang disertifikasi oleh GSMA dan dimiliki XL Axiata. Pengembangan proyek-proyek mahasiswa XLFL tersebut juga melibatkan tim IMDP (IoT makers Development Program) sebagai tim pengembang. Tim IMDP ini sendiri terdiri dari puluhan mahasiswa non XLFL yang berasal dari beberapa kampus. Mereka merupakan peserta program khusus pengembangan IoT.

Jadi, pembagian tugasnya, mahasiswa XLFL melakukan riset pasar, survey, mendapatkan informasi kebutuhan calon pengguna, dan membuka potensi untuk tahap komersialisasi. Lalu tim IMDP membantu membuat prototipe dari mulai perakitan hardware, firmware programming, hingga aplikasi di lapangan. Semua proses berada dalam bimbingan X-Camp.

Butuh lebih dari keahlian teknis
Para mahasiswa XLFL merasa mendapatkan banyak pelajaran dari membuat proyek IoT. Durasi waktu yang panjang untuk menyelesaikan proyek, hingga hampir setahun, juga menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Selain itu, membangun suatu proyek IoT tidak hanya membutuhkan keahlian dalam teknologi digital, namun butuh berbagai kompetensi non teknis. Misalnya manajemen tim, baik dalam membagi tugas, membangun kerja sama tim, hingga menjaga emosi. Selain itu, mereka juga harus mampu mengedukasi pasar potensial hingga bernegosiasi.

BACA JUGA:  Maraknya Penipuan Online, CBN Fiber Safe Hadirkan Internet Rumah dengan Proteksi Siber

“Awalnya saya beranggapan bahwa IoT itu hanya bisa dibuat oleh mereka yang memiliki background IT atau ilmu komputer serta mengerti tentang coding. Namun, setelah mengerjakannya, IoT ternyata bukan hanya memerlukan kemampuan teknis, namun juga skill untuk menganalisa permasalahan melalui kacamata orang yang menghadapi permasalahan secara langsung. Untuk bisa menganalisa dan mengambil kesimpulan, seseorang harus membiasakan dirinya untuk memposisikan diri di pihak lain. Oleh karena itu, skill utama yang harus dibiasakan di era digital ini adalah berempati terhadap suatu permasalahan, agar bisa membantu mengatasinya dengan tepat melalui IoT,” tutur Doni Susanto, mahasiswa Universitas Sriwijaya, peserta program XLFL.

XL Axiata memandang IoT sebagai salah satu driver Revolusi Industri 4.0 yang memberikan spektrum baru kepada para mahasiswa XLFL sebagai calon pemimpin masa depan. Sebagai teknologi yang sangat erat dengan kehidupan masyaratkat, IoT punya peran penting pada kemajuan di masa depan, di berbagai sektor bisnis maupun layanan publik. Jika ingin menjadi pemimpin yang mumpuni di masa depan, mereka setidaknya harus menguasasi teknologi digital, salah satunya IoT.

Karena itulah program XLFL mulai menempatkan proyek IoT sebagai salah satu tugas wajib bagi mahasiswa peserta program yang harus diselesaikan sebagai syarat kelulusan. Ke-18 proyek yang saat ini masih diselesaikan para mahasiswa adalah hasil dari tugas wajib tersebut. (Fauzi)

Tags: XL Axiata
Previous Post

Waspadalah, Malware Joker Ada di 17 Aplikasi Android Ini, Bisa Curi SMS dan Daftar Kontak

Next Post

Balai Industri Jadi Ujung Tombak Wujudkan Ekosistem Industri 4.0

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antares, Platform IoT Telkom Diakui Dunia Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Exynos 2200 dengan Xclipse GPU Berbasis AMD RDNA 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto