Seorang hakim Amerika Serikat pada hari Senin, 5/10, memerintahkan Cisco Systems Inc untuk membayar $ 1,9 miliar kepada perusahaan di Virginia yang menuduhnya menyalin paten keamanan sibernya. Demikian dikutip dari Reuters, 6/10.
Hakim Distrik AS Henry Morgan di Norfolk, Virginia, menyimpulkan setelah persidangan non-juri selama sebulan bahwa Cisco melanggar empat paten milik Centripetal Networks Inc, dari Herndon, Virginia. Hakim itu tidak menemukan pelanggaran paten kelima yang dituduhkan kepada Cisco.
Dalam keputusan setebal 167 halaman, Hakim Morgan mengatakan kasus itu “not a close call”, mengutip ketidakkonsistenan dalam bukti Cisco dan bahwa dokumen teknisnya sendiri, banyak di antaranya yang diperkenalkan oleh Centripetal di persidangan, “membuktikan kasus yang diajukan oleh Centripetal.”
Pembayaran itu termasuk award sebesar $ 1,89 miliar, mencerminkan $ 755,8 juta dalam kerusakan aktual yang diderita oleh Centripetal, yang dimiliki swasta, dikalikan dengan 2,5 untuk mencerminkan perilaku Cisco yang “disengaja dan mengerikan”, ditambah bunga prasangka.
“Cisco tidak mengajukan pembelaan yang masuk akal secara obyektif di pengadilan” sehubungan dengan empat paten, tulis Morgan.
“Fungsionalitas yang melanggar itu ditambahkan ke produk Ciso setelah 20 Juni 2017, dan menghasilkan peningkatan dramatis dalam penjualan yang disebut-sebut Cisco dalam dokumen teknis dan pemasaran,” tambahnya.
Cisco mengatakan kecewa dengan keputusan tersebut, “mengingat bukti substansial non-pelanggaran, ketidakabsahan dan bahwa inovasi Cisco mendahului paten itu selama bertahun-tahun.”
Perusahaan yang berbasis di San Jose, California itu berencana untuk mengajukan banding ke U.S. Federal Circuit Court of Appeals..
Cisco membukukan laba bersih $ 11,2 miliar dari pendapatan $ 49,3 miliar pada tahun fiskal terakhirnya.
Centripetal didirikan pada tahun 2009 dan berfokus pada penggunaan perangkat lunak intelijen ancaman dan perangkat keras firewall untuk melindungi jaringan cyber.
“Dengan putusan ini, pengadilan menolak doktrin primitif yang mungkin benar,” kata Paul Andre, pengacara Centripetal, dalam sebuah pernyataan. “Ini adalah kemenangan yang signifikan bagi semua perusahaan kecil yang inovatif.”
Kasusnya adalah Centripetal Networks Inc v Cisco Systems Inc, disidangkan di Pengadilan Distrik AS, Distrik Timur Virginia, No. 18-00094.
Baca: Cisco: “Untuk Berhasilnya Digitalisasi UMKM di saat Pandemi Dibutuhkan Kolaborasi”














