Program Emerge X adalah bagian dari inisiatif ‘Microsoft’s Highway to a 100 Unicorns’, yang diluncurkan di Asia Pasifik pada Oktober 2020 setelah sukses luar biasa di India. Microsoft terlibat dengan lebih dari 70 pemain ekosistem startup terkemuka dan pemerintah di 16 negara, yang kemudian menominasikan lebih dari 300 tim paling menjanjikan untuk program tersebut.
16 negara yang terlibat dalam program tersebut adalah Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Nepal, Selandia Baru, Filipina, Sri Lanka, Singapura, Thailand, Vietnam.
79 startup dipilih untuk mengikuti program Microsoft Emerge X, termasuk tujuh startup Indonesia Crowde, GREDU, Kiddo.id,Konvergen AI, Neurosensum, Ritase danTjetak. Sebagai startup Emerge X, mereka akan berpartisipasi dalam program bimbingan selama setahun dengan Microsoft for Startups yang dirancang untuk membantu mereka meningkatkan kapasitas dan mempercepat pertumbuhan. Mereka juga akan menerima kredit GitHub dan Azure, memiliki kesempatan untuk menghadiri Founder Bootcamp selama 3 hari, mendapatkan akses ke klien perusahaan secara global melalui program penjualan bersama yang unik dari Microsoft, serta berinteraksi dengan pakar Microsoft dan para pelaku industri.
“Kami bangga melihat startup anak bangsa mampu bersaing di panggung dunia dengan startup dari negara-negara lain di Asia Pasifik. Ini menunjukkan besarnya potensi startup yang dimiliki oleh Indonesia. Microsoft berkomitmen untuk mendorong setiap orang untuk mencapai lebih, dan melalui Microsoft Emerge X, kami berharap dapat berkontribusi dalam upaya membangun ekosistem startup yang bertaraf dunia yang akan memberikan kontribusi kepada ekonomi kreatif dan ekonomi digital di Indonesia,” kata Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia.
Baca: Inisiatif “Highway to a 100 Unicorns” Mendukung Startup di Asia Pasifik














