Dalam beberapa tahun terakhir, banyak anak muda yang bermimpi mencapai kesuksesan dalam membangun perusahaan rintisan teknologi di pasar yang sangat kompetitif. Banyak di kalangan anak muda ini yang telah menggunakan teknologi yang cukup canggih, dalam mengembangkan perusahaan rintisannya, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dan computer vision.
Dulu kita memerlukan pendidikan tinggi untuk mengetahui cara menggunakan kecerdasan buatan. Sekarang berkat teknologi cloud seperti dan pendidikan daring seperti , teknologi ini jadi sangat terjangkau.
Begitu juga dengan computer vision, sistem perangkat lunak yang dirancang untuk melihat dunia secara visual, melalui kamera, gambar, dan video, yang kemudian diproses oleh komputer untuk membuat keputusan. Sistem ini bisa digunakan untuk mengemudi mobil secara otonom atau memeriksa tanda tangan di dokumen keuangan.
Untuk mempelajari computer vision, dapat menggunakan kombinasi model machine learning khusus dan solusi platform-as-a-service (PaaS) – termasuk layanan kognitif di .
Untuk menerapkan computer vision, kita harus menggunakan proses untuk mendeteksi objek, mengkategorikan gambar, mengekstrak wawasan dengan layanan pengindeks video, dan menerapkan solusi penglihatan khusus. Ini bisa dipelajari .
Dan untuk yang berada di Indonesia, ada juga program #BelajarMSCloud secara gratis di
Jadi, kecerdasan buatan sudah digunakan setiap hari di mana-mana dan bisa dijangkau oleh siap pun.














