ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Red Hat Akuisisi Perusahaan Keamanan Kubernetes

Fauzi
19 January 2021 | 17:00
rubrik: Business Solution
Red Hat Akuisisi Perusahaan Keamanan Kubernetes
Share on FacebookShare on Twitter

Penyedia solusi open source, Red Hat hari ini (19/1) mengumumkan proses akuisisi StackRox, pemimpin dan inovator dalam container dan Kubernetes-native security.

Dengan akuisisi ini, Red Hat akan mengintegrasikan teknologi keamanan yang Kubernetes-native dari StackRox ke dalam platform Kubernetes kelas enterprise Red Hat OpenShift. Dengan demikian, Red Hat akan membawa visinya lebih jauh dengan menyajikan platform tunggal namun holistik, di mana pengguna dapat membangun, memasang, dan menjalankan hampir semua aplikasi dengan aman di hybrid cloud.

“Pengamanan pada workload Kubernetes dan infrastruktur tidak bisa dilakukan sepotong-sepotong; keamanan harus terintegrasi pada saat pemasangan, bukan sesudahnya. Red Hat menambahkan fitur Kubernetes-native dari StackRox ke dalam pendekatanan keamanan berlapis yang kami terapkan di OpenShift, untuk membawa misi kami lebih jauh, yaitu menghadirkan inovasi open source yang siap menghasilkan produk bagi setiap perusahaan di open hybrid cloud dan di seluruh footprint IT,” ujar Paul Cormier, President dan CEO, Red Hat.

Senada dengan Red Hat, Kamal Shah, CEO StackRox, pihaknya senang bergabung dengan Red Hat, menggabungkan platform keamanan Kubernetes-native pertama di industri dengan platform Kubernetes terkemuka untuk hybrid cloud, multicloud, dan edge.

“Ini adalah validasi yang luar biasa bagi pendekatan kami yang inovatif pada container dan keamanan Kubernetes. Red Hat adalah partner yang ideal untuk mengakselerasi visi kami membantu perusahaan membangun, memasang, dan menjalankan berbagai aplikasi cloud-native dengan aman di mana saja,” lanjut Kamal.

Kubernetes, salah satu proyek open source yang pertumbuhannya tercepat, adalah fondasi bagi aplikasi-aplikasi cloud-native, yang merupakan inti (core) dalam transformasi digital di berbagai industri. Ketika pengadopsian container dan Kubernetes dalam lingkungan produksi bertumbuh, tantangan pun muncul. Menurut Gartner, “Penggunaan container dalam lini produksi di berbagai enterprise masih terkendala oleh masalah keamanan, monitoring, pengelolaan data dan jaringan”.

BACA JUGA:  Cloudera Luncurkan Data Cloud Enterprise Untuk Industri

Untuk mengatasi persoalan ini, perusahaan/organisasi membutuhkan solusi yang dapat meletakkan fondasi yang aman bagi workload modern.

Keamanan container adalah keamanan Linux. Red Hat sudah sekian lama menjadi pemimpin dalam teknologi keamanan untuk solusi open source kelas enterprise. Dimulai dengan Red Hat Enterprise Linux dan berkembang terus menerus untuk menetapkan standar baru cloud-native environment yang aman. Dibangun di atas fondasi ini, OpenShift mengambil pendekatan keamanan berlapis untuk melindungi container-container, mengintegrasikan fitur keamanan di seluruh siklus hidup container, dari sejak perancangan sampai dengan menjalankan container di environment yang sangat penting.

Melalui akuisisi ini, Red Hat semakin mengembangkan kepemimpinannya di dalam teknologi keamanan. Sebab teknologi StackRox akan memperkuat keamanan yang terintegrasi di seluruh portofolio open hybrid cloud dan pada saat yang sama menciptakan simplicity dan konsistensi yang jauh lebih baik. Dengan StackRox, Red Hat akan berfokus untuk mentransformasikan cara mengamankan workload yang berbasis cloud-native, yaitu dengan memperluas dan menyempurnakan kontrol bawaan Kubernetes, serta mengalihkan masalah keamanan ke container dan fase CI/CD, sehingga tercipta suatu solusi yang kohesif untuk meningkatkan keamanan di seluruh stack dan lifecycle IT.

Berdiri sejak 2014, StackRox diciptakan dengan tujuan mengembangkan teknologi keamanan kelas enterprise dan telah berkembang selama dua tahun terakhir dengan berfokus pada keamanan Kubernetes. Tak seperti platform keamanan container generasi pertama, yang seringkali terlalu container-centric, StackRox adalah platform yang Kubernetes-native. Dengan demikian, perusahaan lebih mudah mengontrol dan menjalankan berbagi policy, menggunakan pendekatan deklaratif yang sama dengan Kubernetes untuk melakukan scaling pada aplikasi-aplikasi mereka sambil mempertahankan keamanannya.

Software StackRox menyajikan visibilitas di seluruh klaster Kubernetes dengan cara langsung memasang komponen untuk enforcement dan deep data collection di infrastruktur klaster Kubernetes. Sehingga akan mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan keamanan, dan menyederhanakan analisis keamanan, investigasi, dan remediasi. Policy engine di StackRox mengandung ratusan kontrol bawaan untuk menerapkan perlindungan terbaik dan berstandar industri seperti CIS Benchmarks dan NIST, serta manajemen konfigurasi untuk mengamankan container dan Kubernetes serta runtime.

BACA JUGA:  IBM Ungkap Dua Teknologi Pendorong Optimalisasi Bisnis di Indonesia

Sebagai tambahan di Red Hat OpenShift, StackRox akan tetap mendukung berbagai platform Kubernetes, termasuk Amazon Elastic Kubernetes Service (EKS), Microsoft Azure Kubernetes Service (AKS), dan Google Kubernetes Engine (GKE).

StackRox juga membantu menyederhanakan DevSecOps dan mengamankan lingkungan cloud-native dengan terintegrasi langsung ke dalam application pipelines dan registry pelanggan, pemindaian gambar dan tool CI/CD. Pada Oktober 2020, StackRox telah meluncurkan KubeLinter, suatu proyek open source yang menganalisis file-file Kubernetes YAML dan Helm charts, untuk memeriksa konfigurasi-konfigurasi yang tepat. KubeLinter berfokus pada penyiapan produksi dan keamanannya di fase awal pengembangan.

Konsisten dengan warisan open source, Red Hat berencana melakukan open source pada teknologi StackRox setelah proses akuisisi selesai. Red Hat akan terus mendukung komunitas KubeLinter dan komunitas-komunitas baru lainnya bersamaan Langkah melakukan open source pada berbagai penawaran StackRox.

Proses akuisisi ini diperkirakan akan tuntas pada kuartal pertama 2021 dengan tetap tunduk pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (Fauzi)

Tags: Red Hat
Previous Post

Pertamina Lakukan Integrasi Digital untuk Mengkonsolidasikan Kesiapan Di Masa Depan

Next Post

Kemenhub Tingkatkan Ramp Check Pesawat di Bandara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Instinct 3 Hadir dengan Pilihan Warna Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anker Prime Thunderbolt 5 Cable 240W, Solusi Transfer Data Super Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Luncurkan Kartu microSD T7 dan T9 Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AQUA Elektronik Luncurkan Produk Inovasi Cold Chain untuk Dukung Ekosistem Smart Home

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto