ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

IBM Ungkap Dua Teknologi Pendorong Optimalisasi Bisnis di Indonesia

Fauzi
15 December 2021 | 14:00
rubrik: Business Solution
Kolaborasi IBM dan Palantir Mudahkan Perusahaan Bangun dan Sebar Aplikasi AI
Share on FacebookShare on Twitter

Transformasi digital dan proses modernisasi di pemerintah, industri, dan bisnis mengalami percepatan seiring adanya pandemic Covid-19. Dalam bisnis, disrupsi ini dapat menciptakan peluang bagi setiap organisasi untuk maju, tumbuh, bahkan memenangkan persaingan dengan perusahaan lainnya. Tak ayal, hal ini pun membuat hybrid cloud dan Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci untuk ketahanan dan pemulihan bisnis. Hanya dengan bekerja lebih cerdas, lebih terbuka, dan lebih kolaboratif, bisnis dan ekonomi akan mulai pulih.

Presiden Direktur IBM Indonesia Cin Cin Go mengatakan, “Mereka yang telah menggunakan teknologi hybrid cloud dan AI saat ini, dapat menggunakan momen ini sebagai peluang untuk mengatur ulang prioritas dan strategi bisnis mereka menjadi lebih cepat, dan melibatkan pelanggan mereka dengan cara yang lebih inovatif – sehingga mereka dapat bertahan dan menjadi lebih tangguh pasca-pandemi.”

Menurut IBM, hybrid cloud dan AI adalah dua kekuatan dominan yang mendorong transformasi digital. Global System Integrator Leader IBM Asia Pacific Tan Wijaya dalam presentasinya menyampaikan platform teknologi ini akan menentukan seberapa cepat perusahaan dapat berpusat ke peluang pasar yang baru, seberapa baik perusahaan melayani pelanggan, seberapa besar perusahaan dapat meningkatkan skala, dan seberapa cepat perusahaan dapat merespons krisis seperti yang kita hadapi saat ini. Seiring dengan kemajuan Indonesia menuju negara berbasis ekonomi digital, peningkatan penggunaan cloud dan AI tidak hanya akan membantu mengubah dunia bisnis tetapi juga telah mengubah kehidupan kita sehari-hari. IBM secara konsisten mendukung visi pemerintah untuk mengembangkan masyarakat digital berbasis pengetahuan yang akan mendukung Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi melalui sosialisasi teknologi transformatif.

Berdasarkan IBV CEO Study, teknologi seperti cloud, AI, Internet of Things (IoT), Robotic Process Automation (RPA), dan juga security adalah teknologi teratas yang akan memberikan manfaat pada bisnis di Indonesia ke depannya. Di Indonesia, IBM bekerja sama dengan pemerintah, perusahaan lintas sektor untuk menanamkan AI dan cloud ke dalam berbagai area, seperti keterlibatan pelanggan, kesehatan, perbankan, manufaktur, serta operasi dan proses bisnis.

BACA JUGA:  Multipolar Technology Hadirkan Lini Server IBM Power10 Baru

IBM membantu pelanggan di Indonesia dengan menawarkan solusi teknologi, layanan, dan keahlian yang akan memungkinkan perusahaan mendapatkan manfaat dari kombinasi hybrid cloud, AI, dan platform teknologi lainnya. Pendekatan hybrid multicloud yang terbuka dan aman dari IBM memberikan perusahaan fleksibilitas untuk menerapkan aplikasi dan layanan AI dan aplikasi kognitif dalam skala besar, dengan ribuan kasus penggunaan baru di seluruh telekomunikasi, perbankan, manufaktur, ritel, dan industri lainnya.

IBM hari ini

IBM saat ini lebih fokus dan lebih strategis, lebih mampu secara teknologi, lebih gesit, dan lebih sehat secara finansial. IBM terfokus kepada hybrid cloud dan AI karena kami memahami bahwa bisnis memerlukan arah yang jelas dan kredibel untuk memodernisasi sistem utamanya.

Pelanggan IBM di setiap industri ingin mengimplementasikan hybrid cloud dan AI untuk mengubah cara kerja bisnis mereka. Oleh karena itu, IBM telah me-re-orientasi portofolionya pada model yang berpusat pada platform, dengan Red Hat sebagai intinya, menanamkan perangkat lunak IBM dengan standar terbuka yang mempercepat adopsi hybrid cloud dan penerapan AI di seluruh layanan IBM dan juga diantara para pesaing IBM.

Yang membedakan IBM dengan pesaingnya adalah kemampuan unik IBM dalam mengambil bagian teknologi yang berbeda – baik itu perangkat keras, perangkat lunak, dan konsultasi – yang kemudian menyatukan semuanya dengan cara menciptakan nilai jangka panjang bagi kliennya dan memecahkan masalah bisnis utama mereka.

IBM Indonesia bangga telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak awal. Selama 84 tahun, IBM selalu bercita-cita untuk menjadi pemimpin teknologi, menyediakan solusi mutakhir untuk sektor swasta dan publik, dan memainkan peranan dengan penuh semangat sebagai warga korporat yang akuntabel dan bertanggung jawab.
Melalui teknologi dan budaya inovasi yang diterapkan, IBM telah membantu mengubah Indonesia menjadi pemimpin Ekonomi Digital saat ini.

BACA JUGA:  IBM menyelesaikan akuisisi Red Hat senilai US$ 34 miliar

Security sebagai jantung transformasi digital
Data adalah kunci untuk transformasi perusahaan, dengan cloud sebagai sarananya, AI sebagai akselerator, dan security yang merupakan suatu keharusan. IBM percaya bahwa penting bagi perusahaan Indonesia untuk membangun fondasi teknologi yang kuat untuk memenuhi permintaan online yang terus meningkat dari konsumen di tahun mendatang, terutama dalam masa pemulihan dari pandemi COVID-19. IBM Security pada pertengahan tahun ini, telah mengungkapkan bahwa pelanggaran data yang merugikan perusahaan yang disurvei rata-rata USD4,24 juta (sekitar IDR 60,6 miliar) per insiden.

Ketika perusahaan memodernisasi infrastruktur digital mereka melalui hybrid cloud untuk mencapai tingkat kecepatan dan kelincahan yang lebih tinggi, perusahaan besar sering kali menggunakan 50-100 alat keamanan yang berbeda dan berasal dari berbagai vendor yang berbeda pula. Semakin kompleks arsitektur keamanan, semakin banyak titik kelemahan atau blind spot bagi tim keamanan yang ada. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya berbagai kesalahan, seperti pengaturan yang salah dikonfigurasi, ancaman yang terlewatkan, dan peningkatan waktu untuk mendeteksi dan merespons. X-Force menemukan bahwa kesalahan konfigurasi adalah penyebab dua dari tiga insiden keamanan di lingkungan cloud yang diteliti tim IBM, sementara tinjauan global tahunan tentang insiden siber menggambarkan bahwa mengeksploitasi kerentanan yang unpatched adalah cara paling umum yang dilakukan penjahat siber untuk membobol organisasi.

Salah satu cara organisasi dapat beradaptasi dengan pergeseran lanskap keamanan adalah dengan beralih ke pendekatan ‘zero-trust’ untuk beradaptasi dan menangani pelanggaran data. Pendekatan ini mengimplementasikan AI dan analitik untuk memvalidasi koneksi antara pengguna, data, dan sumber daya sehingga menemukan potensi ancaman.

Tenaga kerja masa depan
Mengingat kontribusi AI pada tahun 2030 akan mencapai sekitar USD 15.7 triliun pada ekonomi global, perusahaan Indonesia perlu fokus untuk menciptakan tenaga kerja ‘baru’ yang dilengkapi dengan keterampilan di cloud, AI, dan teknologi baru lainnya. Namun, Cin Cin Go percaya bahwa hambatan utama bagi perusahaan di Indonesia adalah keahlian di bidang AI dan keterampilan ilmu data yang masih terbatas sedangkan kompleksitas data terus meningkat.

BACA JUGA:  Ansible Lightspeed, Solusi Baru Red Hat untuk Otomatisasi IT Berbasis AI

Ia menambahkan, “Kami percaya bahwa teknologi seperti AI akan melengkapi pekerjaan manusia, bukan menggantikannya. Inilah sebabnya mengapa setiap pekerja di Indonesia perlu mempersiapkan keterampilan teknis dan keterampilan untuk solusi teknologi. Pekerjaan masa depan akan diisi oleh apa yang kami sebut ‘new collar workers.’”

IBM terus berkomitmen untuk memberikan keterampilan baru bagi 30 juta orang pada tahun 2030. Untuk itu, di Indonesia, IBM mendukung agenda transformasi digital nasional dengan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dalam program Digital Talent Scholarship (DTS). Dalam kolaborasi tersebut, IBM berbagi wawasan tentang Data Science dan Machine Learning melalui platform IBM Skills Academy. Tidak hanya itu, IBM juga berkerja sama dengan Dicoding terkait peningkatan pengetahuan mengenai machine learning.

Tags: IBM
Previous Post

Report: Perdagangan Lintas Batas di Kawasan Asia Pasifik Kian Terdigitalisasi

Next Post

Canon Siap Gelar ECI Virtual Conference 2021, Ajang Bagi para Pecinta Foto dan Videografi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar FGD, Telkomsel Berupaya Hadirkan Solusi Inovatif untuk Dukung Bisnis Ritel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Ungkap Melesatnya Tren Lari di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Cek Penerima Bansos di Cekbansos.Kemensos.go.id

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto