Gojek, platform layanan on-demand dan pembayaran serta finansial terkemuka di Asia Tenggara, dan Tokopedia, perusahaan teknologi dengan marketplace terdepan di Indonesia, secara resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo, pada Senin, 17/05/2021.
Grup GoTo memiliki sejumlah investor blue-chip. Sebagai investor, mereka pasti sangat peduli dengan bersatunya kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global.
Ini sejumlah komenter mereka sebagaimana dikutip dari siaran pers, 17/05/2021:
Michael Yao, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan Senior Vice President, Alibaba Group, berkata, “Tokopedia, di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya, telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun terakhir sejak investasi kami. Dengan percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, kami melihat peluang yang luar biasa di wilayah ini. Kami yakin bahwa dengan kolaborasi dua perusahaan terkemuka ini, mereka memiliki posisi yang kuat untuk menciptakan nilai tambah bagi karyawan, konsumen dan industri secara keseluruhan.”
“Merupakan sebuah kehormatan bagi Sequoia India untuk menjadi bagian dari perjalanan Gojek dan Tokopedia selama 6-7 tahun terakhir,” kata Shailendra Singh, Managing Director, Sequoia Capital (India) Singapura, investor awal di kedua perusahaan.
“GoTo itu unik, strategis dan kuat – tidak ada perusahaan internet modern, di mana pun di dunia yang saya ketahui, yang mempunyai kepemilikan mendalam atas begitu banyak kategori di saat yang bersamaan. Setelah bekerja sama dengan masing-masing dari Andre, Kevin, William dan Patrick selama beberapa tahun terakhir, saya sangat senang mereka bersatu untuk membentuk salah satu perusahaan internet paling menarik di era ini,” tambah Shailendra.
Baca: Akhirnya Resmi Merger, Gojek dan Tokopedia Jadi GoTo
James Mitchell, Chief Strategy Officer dan Senior Executive Vice President of Tencent, berkata, “Kami sangat senang dengan peluang yang diciptakan oleh GoTo, yang mengombinasikan kapabilitas Gojek dan Tokopedia yang saling melengkapi di layanan e-commerce, layanan pengiriman dan pembayaran on-demand, serta membangun tim yang kuat untuk mendorong inovasi internet di tingkat regional dan global dari Indonesia. Kami berharap dapat terus mendukung kombinasi usaha GoTo secara grup di Indonesia dan di seluruh Asia Tenggara pada tahun-tahun mendatang.”
Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan Gojek. Davis Polk & Wardwell LLP dan Assegaf Hamzah & Partners bertindak sebagai penasihat hukum Gojek.
Citi bertindak sebagai penasihat keuangan Tokopedia. Allen & Overy LLP bertindak sebagai penasihat hukum Tokopedia.
Sebagai informasi, Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip termasuk (sesuai abjad) Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.
Gojek adalah grup teknologi terkemuka di Asia Tenggara, dan pelopor aplikasi super terintegrasi dan model ekosistem. Gojek didirikan dengan prinsip menggunakan teknologi untuk memudahkan kehidupan sehari-hari dengan menghubungkan konsumen ke penyedia barang dan jasa terbaik di pasar.
Pada awalnya, perusahaan fokus pada layanan kurir dan ride-hailing berbasis sepeda motor atau ojek, sebelum meluncurkan aplikasinya pada Januari 2015 di Indonesia. Sejak itu, Gojek telah berkembang ke Asia Tenggara, menyediakan akses ke berbagai layanan mulai dari transportasi dan pembayaran digital, hingga pengiriman makanan, logistik, dan belasan layanan atas permintaan (on-demand) lainnya. Gojek berdedikasi untuk menyelesaikan tantangan sehari-hari yang dihadapi konsumen, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia, memiliki misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Visi Tokopedia adalah membangun sebuah Super Ecosystem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun. Saat ini, Tokopedia memberdayakan jutaan penjual dan pengguna melalui marketplace dan produk digital, fintech dan pembayaran, logistik dan fulfillment, serta Mitra Tokopedia.














