Jakarta, ItWorks- Setelah sukses menjaring 20 startup di gelombang (Batch) 1 dan 15 startup di Batch 2, Startup Studio Indonesia kembali mengundang startup Tanah Air untuk bergabung di Batch 3. Program yang diinisiasi dan diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia itu membidik para pelaku bisnis startup potensial untuk mendapatkan akses ke sumber daya yang berkualitas dan pengembangan bisnis mereka.
“Startup Studio Indonesia bertujuan untuk mendukung ekosistem startup nasional yang lebih berdaya saing tinggi. Memberikan pemerataan akses terhadap pengetahuan, kompetensi dan jejaring kepada early-stage startup di seluruh Indonesia,” ungkap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc dalam rilis pers (15/07/2021), di Jakarta.
Melalui ajang kegiatan ini, pihaknya berharap semakin banyak startup di daerah yang ikut berpartisipasi di Batch 3 ini agar semakin banyak pemuda-pemudi daerah yang tampil di level nasional. Adapun pada Startup Studio Indonesia ini, di antaranya mengutamakan untuk menjaring startup yang bergerak di 6 sektor fokus. Antara lain bidang pendidikan, kesehatan, maritim, agrikultur, pariwisata, dan logistik.
Untuk peserta di gelombang ketiga ini, Startup Studio Indonesia menyasar startup yang dalam tahap pendanaan Bootstrap, Angel Round, Pre-Seed, hingga Seed, dan mereka yang tengah mencari pendanaan Seed, Pre-Series A, hingga Series A.
Kategori lainnya adalah startup yang telah memiliki traction minimal 3 – 6 bulan, sudah melalui ideation stage, dan telah melakukan validasi pengguna (user). Selain startup harus telah berbadan hukum, para founder juga disyaratkan untuk sepenuhnya bekerja (full time) di usaha rintisan tersebut. Startup juga harus menunjukkan potensi menuju product market fit, dengan melihat grafik traction active users dan retention rate. Kriteria terakhir adalah startup harus menunjukkan kemampuan scale up dan memiliki path to scalability and profitability.
Pada Batch 3 ini, periode pendaftaran berlangsung pada 15 Juli – 15 Agustus 2021. Penilaian untuk dokumen persyaratan (terlampir link di bawah) akan dilakukan dengan mengkurasi startup dari seluruh pendaftar menjadi 30 besar startup yang akan mengikuti seleksi oleh Dewan Kurator. Selanjutnya proses seleksi akan dilakukan oleh dewan kurator pada 2 – 3 September 2021. Di tahapan ini, 30 besar startup akan diberikan kesempatan 15 menit yang terbagi menjadi 3 menit elevator pitch dan 10 menit tanya jawab (QnA) dengan 5 dewan kurator.
Pengumuman 15 startup yang terpilih untuk mengikuti tahap selanjutnya akan dilaksanakan pada 8 September 2021. Untuk memastikan kurikulum yang dibuat sesuai dengan kebutuhan para startup terpilih, Startup Studio Indonesia akan membuat serangkaian forum group discussion (FGD) Diagnosis Session untuk memetakan kebutuhan coaching dari tiap startup.
Mengusung tema “More Brainstorming, Less Classes”, para pendiri early-stage startup terpilih akan mengikuti serangkaian kegiatan coaching dan mentoring yakni Founder’s Camp pada 27 September-1 Oktober 2021 dan 1-on-1 Coaching oleh lebih dari 60 pendiri dan praktisi startup aktif terkemuka dari berbagai sektor bisnis pada 4 Oktober hingga 16 Desember 2021. Di akhir program, tiap startup akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan bisnis startupnya kepada para pemangku kepentingan yaitu lembaga pemerintah, dan venture capital yang menghadiri acara Milestone Day yang akan digelar pada 17 Desember 2021.
Untuk pengisian dokumen persyaratan, startup yang akan mengikuti seleksi Startup Studio Indonesia Batch 3 bisa mengunduh (download) form pendaftaran pada website Startup Studio Indonesia di https://startupstudio.id/ (AC)














