ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

OPPO Kenalkan Teknologi Pencitraan Inovatif untuk Smartphone Masa Depan

Fauzi
26 August 2021 | 14:00
rubrik: Event, Product
OPPO Kenalkan Teknologi Pencitraan Inovatif untuk Smartphone Masa Depan
Share on FacebookShare on Twitter

OPPO memperkenalkan beberapa terobosan teknologi yang diperkenalkan OPPO termasuk: sensor RGBW generasi berikutnya, zoom optik berkelanjutan 85-200mm, teknologi OIS lima sumbu, dan kamera bawah layar generasi terbaru dengan serangkaian algoritma kecerdasan buatan baru yang telah dipatenkan. Berbagai terobosan itu diperkenalkan OPPO di ajang 2021 OPPO Future Imaging Technology Launch Event yang digelar secara daring.

Dengan berbagai teknologi baru ini, OPPO telah mencapai lompatan besar dalam teknologi pencitraan smartphone yang mencakup berbagai kemampuan pencitraan, termasuk sensitivitas cahaya, kemampuan zoom, stabilisasi, hingga penelitian bentuk produk smartphone masa depan.

Sensor baru RGBW
Sensor baru RGBW yang dikembangkan OPPO secara signifikan dapat meningkatkan sensitivitas cahaya dengan memperkenalkan sub-piksel putih tambahan (W), teknologi DTI (Deep Trench Isolation) yang inovatif, dan algoritma 4-in-1 piksel yang dikembangkan mandiri oleh OPPO. Sebagai hasil dari inovasi ini, sensor baru memungkinkan 60% lebih banyak cahaya untuk ditangkap dibandingkan sensor sebelumnya sekaligus melakukan pengurangan noise pada gambar hingga 35% untuk menghasilkan gambar yang jauh lebih jelas dan lebih cerah dalam kondisi rendah cahaya.

Sensor RGBW generasi terbaru ini dibuat dengan menggunakan teknologi dan pemrosesan canggih, meningkatkan tingkat daya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan algoritma yang cukup kompleks dan memaksimalkan jumlah data yang diekstraksi melalui sensor white pixel.

Algoritma piksel 4-in-1 OPPO akan membantu secara substansial meningkatkan kinerja sensor warna, mencegah masalah ketidakakuratan warna dan pola moiré. Selain itu, teknologi isolasi piksel DTI terdepan di industri secara efektif mencegah sub-pixel crosstalk dan meningkatkan kualitas gambar.

Tidak sekadar meningkatkan pengambilan foto pada situasi rendah cahaya, sensor RGBW generasi terbaru juga mampu membuat portrait lebih ekspresif baik untuk foto maupun video dengan penyempurnaan pada kulit, tekstur, dan kontras. Sensor terbaru ini akan dirilis secara komersial pada produk OPPO mulai Q4 2021.

BACA JUGA:  Pre-order OPPO R5 dengan Harga Khusus

OPPO 85-200mm Continuous Optical Zoom
Selain sensor, OPPO memperkenalkan modul kamera baru: Zoom Optik Berkelanjutan 85-200mm, yang mendesain ulang modul dasar kamera pada perangkat keras:

  • Mengadopsi teknologi lensa G+P (kaca + plastik) untuk pertama kalinya, memperkenalkan dua lensa ultra-tipis dengan presisi tinggi aspheric glass lenses yang akan meningkatkan efek optik secara signifikan, seperti meminimalkan penyimpangan cahaya.
  • Aplikasi inovatif dari tunnel magnetoresistance sensor (TMR sensor) memungkinkan lensa di dalam modul kamera bergerak dengan lebih stabil dan presisi.
  • Motor poros pemandu baru dibuat dengan meningkatkan kemiringan dinamis di mana sistem lensa dapat dipindahkan, dengan mudah mendukung zoom optik berkelanjutan pada perbesaran yang lebih tinggi.

Inovasi ini mendukung continuous optical zoom pada rentang fokus 85mm hingga 200mm, menangkap gambar yang tajam di setiap tingkatan pembesaran tanpa memerlukan pemotongan secara digital. Pengguna dapat menikmati transisi halus di seluruh rentang zoom dengan kualitas gambar yang sebanding dengan kamera profesional. Selain itu, teknologi ini dapat menghindari berbagai kendala umum seperti ketidakakuratan white balance atau bias warna yang ditemui pada sistem zoom konvensional pada perangkat multi-kamera.

Selain itu, pengembangan OPPO terhadap OIS Lima sumbu memungkinkan prosesor sistem menerima data pergerakan dari giroskop, menganalisisnya, dan memecahnya ke masing-masing komponen melalui algoritma. Data kemudian diteruskan ke dua komponen yang dapat dipindahkan: lensa dan sensor, yang masing-masing digerakkan oleh ball-bearing motors dan shape memory alloys.

Saat pergerakannya relatif kecil, gambar akan distabilkan melalui pergeseran lensa OIS mencakup pergeseran horizontal (X) dan vertikal (Y). Namun, ketika amplitudo gerakan relatif besar, pergeseran sensor OIS akan digunakan, yang meliputi pergeseran horizontal (x), pergeseran vertikal (y), dan rolling. Bersama dengan kompensasi algoritma, untuk mencapai stabilisasi dalam lima sumbu gerakan.

BACA JUGA:  Rangkaian Laptop Terbaru Tipis dan Ringan Kini Hadir di Indonesia

Teknologi ini memungkinkan sudut stabilisasi maksimum ±3°, tiga kali lebih besar dari teknologi OIS tradisional pada perangkat smartphone, sementara sensor juga dapat bergeser dengan presisi 2μm. Untuk pemotretan malam hari atau gerakan, teknologi algoritma OPPO dapat membantu meningkatkan stabilitas, kejernihan, dan performa warna secara signifikan; meningkatkan kinerja kompensasi getaran hingga 65%. OPPO Five-axis OIS akan dirilis secara komersial pada produk OPPO mulai Q1 2022.

Pengembangan mandiri algoritma kecerdasan buatan sebagai dukungan generasi terbaru Under Screen Camera (USC)
Terakhir, OPPO juga memperlihatkan solusi kamera bawah layar generasi berikutnya untuk smartphone masa depan. Geometri piksel yang inovatif memastikan tampilan layar berkualitas tinggi 400-PPI di sekitar area kamera bawah layar. Menggunakan kabel transparan dan desain baru memberikan kualitas tampilan dan pengalaman visual yang lebih halus. Menganut teknologi dimana setiap rangkaian piksel hanya menggerakkan 1 piksel (“1-ke-1”) pada layar dan teknologi kompensasi algoritmik yang tepat, kromatisitas dan kecerahan keseluruhan layar diatur lebih presisi, dengan penyimpangan sekitar 2% dan meningkatkan masa pakai layar hingga 50%.

Selain itu, Institut Penelitian OPPO di Amerika Serikat telah mengembangkan serangkaian algoritma kecerdasan buatan untuk pencitraan, termasuk pengurangan difraksi, anti-kondensasi, HDR, dan AWB untuk mengoptimalkan kualitas pencitraan kamera bawah layar dengan lebih baik.

Model pengurangan difraksi berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan OPPO telah dilatih menggunakan puluhan ribu gambar untuk mengontrol masalah yang disebabkan oleh difraksi pada sumber cahaya, memungkinkan pengguna untuk menangkap gambar yang lebih jelas dan lebih alami.

Untuk memenuhi tuntutan pencitraan yang selalu berubah dari pengguna di seluruh dunia, OPPO semakin memperkuat kapasitas R&D dalam skala global. Saat ini, OPPO telah memiliki 6 Research Institute, 5 R&D Center, dan puluhan Imaging Labs di seluruh dunia, termasuk Imaging Lab baru di Hyderabad, India, dan Imaging Lab di Yokohama, Jepang, yang bertanggung jawab untuk menciptakan sejumlah produk OPPO dengan teknologi pencitraan yang dikembangkan sendiri seperti yang ditemukan pada seri Reno.

BACA JUGA:  Begini Cara OPPO Indonesia Dukung UMKM Berbisnis di Era Digital

Ke depan, OPPO akan terus fokus pada penerapan teknologi pencitraan pengembangan mandiri dan semakin memperkuat kerja samanya dengan mitra industri untuk memberikan pengalaman pencitraan yang lebih baik kepada pengguna.

Tags: OPPO
Previous Post

Ini Alasan BI Belum Keluarkan Mata Uang Digital

Next Post

Mulai 28 Agustus Kemenhub Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di Seluruh Moda Transportasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termasuk Monitor QD-LED, Ini Deretan Produk Visual Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto