Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia menjelaskan alasan Bank Indonesia belum mengeluarkan mata uang digital.
Pertama, karena berisiko menghancurkan keseluruhan sistem perbankan yang telah ada di dalam negeri. “Kalau sebuah bank sentral mengeluarkan CBDC (Central Bank Digital Currency) secara salah desain, dia akan menghancurkan semua bank,” kata Erwin dalam sebuah diskusi daring di Jakarta, Rabu, 25/08/2021.
Menurut Erwin, dari aspek teknologi sebetulnya sudah memungkinkan Bank Indonesia mengeluarkan mata uang digital seperti crypto currency. Namun, apabila uang digital BI dapat dipergunakan langsung oleh masyarakat, perbankan komersial berpotensi tidak lagi dibutuhkan masyarakat. “Sistem perbankan akan hancur,” ungkap Erwin.
Namun demikian, kalau ke depan arus digitalisasi menguat, bank sentral akan menyesuaikan dengan mengeluarkan uang digital. Saat ini BI sedang memikirkan cara agar uang digital tersebut dapat relevan dan tidak menghancurkan keseluruhan sistem perbankan yang telah ada di Indonesia.
Alasan kedua, pemerintah harus terlebih dahulu merevisi Undang-Undang yang selama ini hanya mengakui penggunaan mata uang fisik dalam bentuk kertas atau koin.
Namun sebelum merevisi UU terkait, setiap kementerian dan lembaga pemerintah perlu terlebih dahulu bersinergi membuat strategi nasional menghadapi digitalisasi, “Karena ada beberapa hal tentang infrastruktur digital yang harus dibangun dulu, termasuk sistem hukum, khususnya perlindungan data dan konsumen,” Erwin menerangkan.
Erwin menegaskan BI pun tidak ingin menyerahkan begitu saja sistem perbankan kepada sektor swasta yang telah mengeluarkan mata uang digital, seperti crypto currency. Karena itu, BI terus mendorong digitalisasi aktivitas penciptaan uang, penyimpanan uang, maupun penyaluran uang oleh sistem perbankan yang telah ada sekarang.
“Dan industri uang digital harus jadi industri yang harus highly regulated (diatur secara ketat),” tutupnya.
Baca: BI: Uang Digital Tak Akan Hambat Peredaran Uang Konvensional














